Kutacane, Waspada24.com — 03 Desember 2025. Masyarakat bersama TNI Danpos Ramil Bukit Tusam turun langsung membantu pembersihan masjid-masjid di dua desa, Kute Lengat Pagan dan Kute Bambel Baru, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara.
Setelah fasilitas ibadah tersebut terdampak banjir, air membawa lumpur tebal hingga masuk ke area masjid dan rumah warga. Kegiatan pembersihan dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu.

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bukit Tusam menyebabkan masjid serta permukiman warga terendam air dan dipenuhi lumpur, sehingga memerlukan penanganan segera agar fasilitas ibadah kembali bisa digunakan.
Di Desa Bambel Baru, dua alat berat jenis excavator dan grader dikerahkan untuk membersihkan lumpur setebal sekitar 50 cm yang menutupi badan jalan. Alat berat tersebut telah bekerja selama tiga hari, namun proses pembersihan masih berlangsung karena tebalnya material lumpur yang menutupi akses jalan.

Sementara itu, rumah-rumah warga juga dipenuhi lumpur setinggi 40 hingga 60 cm. Warga terlihat membersihkan bagian dalam rumah, halaman, dan saluran air menggunakan peralatan manual serta semprotan air agar seluruh area kembali bersih dan aman.

Masyarakat di Desa Kute Lengat Pagan bekerja sama dengan TNI Danpos Ramil Bukit Tusam turut membantu membersihkan masjid dan lingkungan sekitar. Warga juga membantu mengangkat peralatan, membersihkan perlengkapan masjid, serta menata kembali ruangan yang terdampak banjir. Upaya ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sarana ibadah pasca banjir.
Ketika dikonfirmasi, salah seorang warga, Hasan Basri (45), Rabu 03/12/25 sekitar pukul 08.30 WIB, menjelaskan kepada Waspada24, “Kami masyarakat dibantu oleh TNI dari Danpos Ramil Bukit Tusam. Sudah empat hari kami membersihkan masjid dan pekarangan rumah warga di Desa Telengat Pagan ini,” jelasnya.
Laporan: (M. Jeni)
Waspada24.com.

































