Masyarakat Bersama TNI Bersihkan Masjid di Dua Desa Pasca Banjir di Kecamatan Bukit Tusam

WASPADA24.COM

- Redaksi

Rabu, 3 Desember 2025 - 20:52 WIB

50443 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, Waspada24.com — 03 Desember 2025. Masyarakat bersama TNI Danpos Ramil Bukit Tusam turun langsung membantu pembersihan masjid-masjid di dua desa, Kute Lengat Pagan dan Kute Bambel Baru, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara.

Setelah fasilitas ibadah tersebut terdampak banjir, air membawa lumpur tebal hingga masuk ke area masjid dan rumah warga. Kegiatan pembersihan dilakukan bersama masyarakat setempat sebagai bentuk gotong royong untuk mempercepat pemulihan pasca bencana banjir yang terjadi beberapa hari lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Banjir yang melanda wilayah Kecamatan Bukit Tusam menyebabkan masjid serta permukiman warga terendam air dan dipenuhi lumpur, sehingga memerlukan penanganan segera agar fasilitas ibadah kembali bisa digunakan.

Di Desa Bambel Baru, dua alat berat jenis excavator dan grader dikerahkan untuk membersihkan lumpur setebal sekitar 50 cm yang menutupi badan jalan. Alat berat tersebut telah bekerja selama tiga hari, namun proses pembersihan masih berlangsung karena tebalnya material lumpur yang menutupi akses jalan.

Sementara itu, rumah-rumah warga juga dipenuhi lumpur setinggi 40 hingga 60 cm. Warga terlihat membersihkan bagian dalam rumah, halaman, dan saluran air menggunakan peralatan manual serta semprotan air agar seluruh area kembali bersih dan aman.

Masyarakat di Desa Kute Lengat Pagan bekerja sama dengan TNI Danpos Ramil Bukit Tusam turut membantu membersihkan masjid dan lingkungan sekitar. Warga juga membantu mengangkat peralatan, membersihkan perlengkapan masjid, serta menata kembali ruangan yang terdampak banjir. Upaya ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pemulihan sarana ibadah pasca banjir.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang warga, Hasan Basri (45), Rabu 03/12/25 sekitar pukul 08.30 WIB, menjelaskan kepada Waspada24, “Kami masyarakat dibantu oleh TNI dari Danpos Ramil Bukit Tusam. Sudah empat hari kami membersihkan masjid dan pekarangan rumah warga di Desa Telengat Pagan ini,” jelasnya.

Laporan: (M. Jeni)
Waspada24.com.

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Selasa, 1 September 2026 - 21:51 WIB

Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:19 WIB

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman

Berita Terbaru