Aneh Bin Ajaib Pasokan BBM Lancar, Pengencer di Aceh Tenggara Bandrol Pertalite Rp 30 Ribu Perliter

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 4 Desember 2025 - 15:58 WIB

50155 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com- Empat SPBU se Aceh Tenggara untuk Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang berada di tiga Kecamatan yakni Desa kampung Karo, Kecamatan Babul makmur, Desa Kuning dan Desa Lawe kihing Kecamatan Bambel dan Desa Kampun Melayu, Kecamatan Babussalam Kabupaten Aceh Tenggara.

Memang ada pasca banjir di Kabupaten Aceh Tenggara untuk Bahan Bakar Mesin sempat macet dua hari langka karna Mobil tangki tidak masuk dari medan ke kutacane Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah itu,mobil tangki minyak sudah beroperasi dari medan ke kutacane mengisi minyak di empat SPBU yang ada di Aceh Tenggara .Minyak di bawa mobil tangki tersebut perharinya 16 Ton pertalit dan 10 Ton pertamax.Itu satu SPBU aja sedangkan SPBU di Aceh Tenggara ada empat bearti berapa banyak minyang di pasokan minyak mungkinkah minyak begitu banyak habis setiap hari.

,” Jujur dan bingung kami dari masyarakat begitu banyak minyak yang sudah masuk setiap hari kerja kok bisa terjadi antrean setiap SPBU Padahal pasokan BBM kita masuk setiap hari,” kata Aliyas warga Agara

Dari hasil pantauan awak media waspada24.com Rabu 03/12/25 di tiga SPBU Kuning dan SPBU lawe kihing,SPBU kampung melayau pukul 10,30 WIB untuk pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) tetap berjalan lancar tanpa ada kendala. Dimana setiap hari pasokan BBM yang diterima puluhan ton perharinya minyak yang masuk.

Tapi kenyataannya terlihat di lapangan justru berbeda, sudah enam hari mobil tangki yang membawa minyak dari medan ke kutacane Aceh Tenggara minyak masuk terlihat lancar di empat SPBU.Kenapa minyak bisa mahal di pihak pengecer harga mencekek leher dari 25 perliter sampai dengan 30 perliternya. Itu namanya harga ke untungan 100%akan tetapi 1000%.

Ketka di konfirmasi salah satu warga dari Kute kelapa Gading jumpa di saat antrean di SPBU kuning Rabu 03/12/25 pukul 11.30 WIB ,”.Alyas Spd kepala sekolah SMA 1 ketambe dia mengatakan pada waspda24.com-Ada sebuah penomena yang saya lihat dalam kelangkaan BBM di Aceh Tenggara ini, dari 4 SPBU yang setiap harinya beroperasi dari pagi sampai dengan tengah malam namun tetap saja BBM langka.

Bahkan antrian Panjang yang mengular sampai satu kilometer di setiap Sentral pengisian bahan bakar umum/SPBU di setiap harinya terjadi, kemana perginya bahan bakar jenis Pertamax, Pertalite dan solar tersebut, imbuh Aliyas

Mohon pemerintah Daerah tanggap dengan kejadian ini terutama pihak Aparat Penegak Hukum (APH). Dan dinas yang bersangkutan cek dulu kelapangan bagaimana nasib masyarakat di Aceh Tenggara ini di situ ada bencana di situ juga minyak mencekek leher harganya.

Ini harapan masyakat banyak yang ada di Aceh Tenggara ini.pada pemerintah daerah,secepatnya mensetabilkan minyak di pengecer yang tidak ada bertanggup kawab tersebut.

Berarti dengan kelangkaan bahan bakar tersebut diduga ada oknum2 yang melakukan penimbunan yang paling ironis harga di eceran mencapai Rp. 30.000/liternya,diminta pihak APH dapat menindak tegas,”jelas Alyas Spd.

,” kapan berakhir kelangkaan minyak di Aceh Tenggara ini, sudah enam hari mobil tangki masuk di empat SPBU tersebut namun BBM menghilang begitu cepat bak ditelan bumi saya mau pergi kesekolah saya mau isi BBM tetap aja antrean,”jelasnya Aliyas

Setiap hari antrian masih juga terlihat panjang baik dia kendaraan bermotor mau pun mobil atau becak mesin. Hal tersebut menimbulkan pertanyaan besaar dan kekecewaan dikalangan masyarakat apa lagi saat ini masih dalam penanganan bencana di Aceh Tenggara.

Laporan(M.Jeni)
Waspada24.com.

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Selasa, 1 September 2026 - 21:51 WIB

Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:19 WIB

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman

Berita Terbaru