Ancam Kelestarian Hutan, Tambang Emas Ilegal di Kebun Raya Megawati Kini Jadi Incaran Polisi

Tamrin L.

- Redaksi

Rabu, 24 Desember 2025 - 09:00 WIB

50262 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Bitung, Sulut | Tribuneindonesia.com

Akses masuk kawasan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, Ratatotok, kini dijaga ketat secara visual melalui pemasangan baliho larangan aktivitas pertambangan tanpa izin (PETI), Rabu (24/12/25).

Langkah preventif ini diambil oleh Kepolisian Resor (Polres) Minahasa Tenggara sebagai bentuk ketegasan dalam memitigasi kerusakan lingkungan di area konservasi tersebut.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, pemasangan spanduk imbauan ini menjadi peringatan dini bagi siapa saja yang berniat melakukan penambangan ilegal di wilayah tersebut.

​Sementara itu, Kapolres Minahasa Tenggara, AKBP Handoko Sanjaya, S.I.K., M.Han., menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk memutus rantai aktivitas ilegal yang selama ini merusak ekosistem.

Menurutnya, keberadaan tambang liar tidak hanya mengancam kelestarian alam, tetapi juga berisiko tinggi memicu konflik horizontal di tengah masyarakat.

Selain itu, aspek keselamatan dan kesehatan kerja yang terabaikan dalam praktik PETI menjadi perhatian serius pihak kepolisian.

​Dalam keterangan resminya, AKBP Handoko mengingatkan adanya konsekuensi hukum yang berat bagi para pelanggar sebagaimana diatur dalam undang-undang yang berlaku.

Pihaknya tidak akan segan mengambil tindakan hukum jika peringatan persuasif ini diabaikan oleh para pelaku penambangan emas ilegal.

“Kami mengingatkan para pelaku tentang ancaman pidana yang nyata jika mereka tetap nekat melanjutkan aktivitas tanpa izin tersebut,”

Tegas Kapolres.

​Pendekatan persuasif sengaja dikedepankan oleh Polres Mitra untuk menyentuh kesadaran kolektif warga akan bahaya jangka panjang dari kerusakan hutan.

Tak hanya itu, Kepolisian menilai bahwa pemahaman masyarakat mengenai dampak negatif pertambangan liar merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan potensi gesekan sosial yang sering mengiringi sengketa lahan tambang dapat diredam sedini mungkin.

​Menutup pernyataannya, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk proaktif dalam menjaga norma sosial dan menaati regulasi pemerintah.

Warga diminta tidak hanya menjauhi aktivitas ilegal, tetapi juga berani melaporkan adanya indikasi praktik PETI di wilayah mereka.

Upaya kolaboratif ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi Kebun Raya Megawati Soekarnoputri sebagai paru-paru daerah yang bebas dari eksploitasi merusak. (74M)

Berita Terkait

​Bupati Ronald Kandoli Resmi Lantik Sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Mitra
​Penegakan Disiplin Internal di Polres Minahasa Tenggara
Nakhodai PSSI Minahasa Tenggara, Stevi Keintjem Komit Rangkul Tim Anggota Lewat Ajang Junior Cup
Ketua PersMitra Apresiasi Kinerja Pelatih Usai Menang Telak atas Pandabo FC
Perkuat Sinergitas, Bupati Ronald Kandoli dan Sekda Mitra Gelar Safari Natal ke Forkopimda Sulut
Kejati Sulut Segel Aset PT HWR, Aroma Korupsi Tambang Emas Ratatotok Kian Terkuak
​Minahasa Tenggara Perkuat Digitalisasi dan Stabilitas Harga Lewat HLM TPID-TP2DD
Pemkab Mitra Perkuat Birokrasi, Bupati Kandoli Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:31 WIB

Permudah Petani, TMMD Abdya Bangun Jalan 2,5 Km di Medan Pegunungan

Kamis, 30 April 2026 - 18:28 WIB

Kepala Desa Gunung Cut Puji Kepedulian TMMD Abdya terhadap Kesehatan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 18:02 WIB

Warga Gunung Cut Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis TMMD Abdya

Kamis, 30 April 2026 - 16:53 WIB

Dipercaya Satgas TMMD Jadi Kepala Tukang, Warga Gunung Cut Raup Upah Lebih Tinggi

Kamis, 30 April 2026 - 16:39 WIB

Dari Pembangunan ke Kebersamaan, TMMD Abdya Tunjukkan Kedekatan dengan Masyarakat

Kamis, 30 April 2026 - 16:14 WIB

Rehab 5 RTLH Dikebut, Satgas TMMD Abdya Catat Progres 20 Persen

Kamis, 30 April 2026 - 15:38 WIB

Satgas TMMD Abdya Tunjukkan Empati, Ikut Tahlilan Malam ke-7 Warga Gunung Cut

Rabu, 29 April 2026 - 19:31 WIB

Satgas TMMD Bangun Akses Vital, Petani Gunung Cut Segera Nikmati Jalan Baru

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Permudah Petani, TMMD Abdya Bangun Jalan 2,5 Km di Medan Pegunungan

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:31 WIB

ACEH BARAT DAYA

Warga Gunung Cut Apresiasi Layanan Kesehatan Gratis TMMD Abdya

Kamis, 30 Apr 2026 - 18:02 WIB

error: Content is protected !!