Satrol Kodaeral VIII Bitung Bergerak Cepat, Evakuasi Penumpang KM Alisa yang Terancam

Tamrin L.

- Redaksi

Jumat, 6 Februari 2026 - 13:23 WIB

50328 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Minut, Sulut | Waspada24.com

Insiden laut mencekam menimpa KM Alisa saat tengah menempuh rute pelayaran menuju Desa Talise pada Kamis (5/2/) petang.

Kapal penumpang tersebut dilaporkan lumpuh total di sekitar perairan Pulau Gangga, Minahasa Utara, akibat kerusakan fatal pada struktur tiang atap yang patah secara tiba-tiba.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi ini menciptakan situasi risiko tinggi yang mengancam keselamatan puluhan nyawa di atas dek kapal yang terombang-ambing.

​Merespons sinyal bahaya tersebut, sinergi tanggap darurat langsung tercipta antara personel TNI, Polri, dan masyarakat nelayan setempat.

Langkah mobilisasi cepat diambil guna mencegah jatuhnya korban jiwa di tengah kondisi laut yang tidak menentu.

Operasi penyelamatan terpadu segera dipacu untuk menjangkau titik koordinat kapal sebelum situasi berkembang menjadi tragedi maritim yang lebih mematikan.

​Dalam upaya penyelamatan ini, Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII Bitung mengintervensi keadaan dengan menerjunkan Kapal Selar ke lokasi kejadian.

Proses pemindahan penumpang berlangsung di tengah laut, di mana setiap individu dievakuasi dengan hati-hati dari lambung KM Alisa menuju unit penolong.

Seluruh korban diarahkan ke fasilitas darat guna memastikan mereka mendapatkan perlindungan dan pemeriksaan lebih lanjut.

​Komandan Satrol Kodaeral VIII Bitung, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E. D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, menginstruksikan jajarannya untuk bergerak tanpa kompromi dalam penanganan korban.

Beliau menegaskan bahwa prioritas pasca-evakuasi adalah memastikan tidak ada penyintas yang terlantar tanpa pengawasan.

Koordinasi ketat dilakukan agar pusat komando Satrol siap menerima para penumpang yang membutuhkan pertolongan darurat segera.

​”Segera bawa ke Satrol untuk mendapatkan penanganan medis jika ditemukan penumpang yang sakit,”

Tegas Dansatrol.

​Perintah tersebut menutup rangkaian operasi kritis ini dengan fokus tunggal, menjamin stabilitas kesehatan para korban setelah mereka berhasil lolos dari situasi hidup dan mati di perairan Likupang. (74M)

Berita Terkait

Aksi Kemanusiaan Dua Personel Bitung Tuai Apresiasi Tinggi dari Kapolres
​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau
Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius
Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia
Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi
Sabet Juara Utama Kategori TNI/Polri, Aipda Irfan Harumkan Nama Polres Bitung di Muscle War 2026
Kapolres Bitung Tekankan Respons Cepat dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
​Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polres Bitung Salurkan Bansos ke Panti Asuhan Karunia Allah

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:33 WIB

Wilayah Rawan Menjadi Fokus, Kapolres Bireuen Berikan Penekanan Pada Edukasi Masyarakat dan Deteksi Dini Titik Api

Rabu, 2 September 2026 - 12:50 WIB

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:49 WIB

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Kapolres Bireuen Tekankan Haul ke-2 Tusop Jeunieb sebagai Wadah Sinergi Ulama dan Aparat di Tengah Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:21 WIB

Kepedulian Polres Bireuen kepada Masyarakat Kembali Terwujud melalui Program Jum’at Berkah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:09 WIB

Kapolres Bireuen Terima Penghargaan sebagai Inisiator Penggerak Literasi Digital Kamtibmas Tahun 2026

Kamis, 17 Juli 2025 - 16:22 WIB

Gakkum DLHK Aceh Amankan Excavator dan Tiga Terduga Pelaku Perambahan Hutan di Bireuen

Berita Terbaru