Bitung | Waspada24.com – Personel Team Tarsius Presisi Polres Bitung berhasil membekuk seorang remaja yang kedapatan membawa senjata tajam jenis panah wayer di Kompleks Nabati, Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa, Kota Bitung.
Penangkapan tersebut berlangsung saat aparat menggelar patroli cipta kondisi pada Minggu (6/9/26) dini hari sekitar pukul 02.30 WITA.
Langkah cepat jajaran kepolisian ini menjadi bagian dari komitmen nyata dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Kota Bitung.
Katim Aipda Angky Koagow memimpin langsung Team Tarsius saat menyisir sejumlah titik rawan guna mengantisipasi potensi aksi kriminalitas jalanan.
Patroli rutin tersebut menyasar area-area yang sering menjadi tempat berkumpulnya para pemuda pada jam rawan malam hari.
Petugas kemudian menghampiri sekumpulan pemuda yang tengah nongkrong di Kompleks Nabati untuk melakukan pemeriksaan identitas serta penggeledahan badan.
Melihat kedatangan aparat, beberapa pemuda di lokasi kejadian mendadak panik dan langsung melarikan diri dari sergapan petugas.
Merespons tindakan mencurigakan tersebut, personel Team Tarsius langsung melakukan pengejaran cepat terhadap para pemuda yang berhamburan.
Petugas mendeteksi salah satu remaja yang memegang senjata tajam berbahaya jenis panah wayer saat berlari.

Dalam upaya meloloskan diri dari kejaran polisi, remaja tersebut sempat berupaya menghilangkan jejak dengan membuang senjata tajam yang dibawanya ke tanah.
Kesigapan personel di lapangan membuat pelarian remaja itu terhenti dan petugas berhasil meringkusnya tanpa perlawanan berarti.
Dari hasil penyisiran di lokasi penangkapan, petugas menemukan barang bukti berupa dua bilah panah wayer beserta satu buah pelontar (peluncur) panah wayer.
Tim langsung mengamankan remaja tersebut bersama seluruh barang bukti dan memboyongnya ke Mako Polres Bitung guna menjalani pemeriksaan intensif.
Mewakili Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., Kasat Reskrim Polres Bitung AKP Ahmad Anugrah, S.Tr.K., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian akan terus mengintensifkan patroli pencegahan serta penegakan hukum secara terukur.
”Kami terus melakukan patroli cipta kondisi, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Terkait peristiwa ini, kami akan melakukan pendalaman dan penanganan sesuai prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku,”
tegas AKP Ahmad Anugrah.
Kasat Reskrim juga melemparkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama para orang tua, agar memperketat pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka pada malam hingga dini hari.
”Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda. Peran keluarga dan lingkungan sangat penting dalam memberikan pengawasan serta pembinaan agar anak-anak tidak terjerumus dalam tindakan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,”
tambah Kasat Reskrim.
Polres Bitung berjanji untuk terus hadir di tengah masyarakat demi mengawal kondusifitas daerah melalui sinergi kuat antara polisi, keluarga, dan warga.
Saat ini, penyidik Polres Bitung masih terus melakukan proses penyelidikan serta pendalaman lebih lanjut terhadap remaja yang bersangkutan. (74M)

































