​Di Antara Saf dan Pesan Kamtibmas, Ikhtiar Polres Bitung Merawat Kedamaian dari Balik Masjid

Tamrin L.

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 08:53 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com — Malam di Kelurahan Manembo-nembo Atas terasa lebih hangat dari biasanya. Di balik pilar-pilar Masjid At-Taubah, Kecamatan Matuari, ratusan warga berkumpul bukan sekadar untuk menunaikan kewajiban religius, melainkan menyambut rombongan korps berseragam cokelat yang datang membawa pesan damai.

​Jumat, 27 Februari 2026, jarum jam menunjuk pukul 19.30 Wita saat Tim Safari Ramadhan 1447 H Polres Bitung tiba di lokasi.

Tak ada kesan kaku; para personel kepolisian ini langsung melebur bersama jamaah, mengawali kegiatan dengan sujud bersama dalam jamaah Sholat Isya yang khusyuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Usai salam terakhir diucapkan, suasana beralih menjadi ruang diskusi keagamaan.

Mimbar masjid malam itu diisi oleh Dai Polres Bitung, AIPDA Didi Bachmid, yang membawakan tausiyah dengan diksi yang menyentuh sisi spiritualitas para jamaah.

​Dalam ceramahnya, Didi menekankan bahwa Ramadhan adalah fase krusial bagi setiap muslim untuk melakukan refleksi diri.

Ia mengajak sekitar 200 jamaah yang hadir untuk tidak membiarkan bulan suci berlalu begitu saja tanpa adanya peningkatan kualitas iman.

​”Bulan puasa adalah kesempatan emas untuk memperbaiki diri,”

ujar Didi dengan nada rendah namun bertenaga.

Ia mendorong warga agar memenuhi malam-malam Ramadhan dengan qiamul lail, tadarus, dan memperbanyak sedekah, meneladani perilaku Rasulullah SAW.

​Namun, pesan Didi tak berhenti di urusan sajadah. Dengan gaya komunikatif yang humanis, ia menyelipkan poin-poin penting mengenai ketertiban masyarakat, menyasar langsung pada fenomena sosial yang kerap terjadi di kalangan anak muda saat bulan puasa.

​Sorotan tajam diberikan pada aksi balapan liar yang sering menjamur usai sholat subuh maupun menjelang waktu berbuka.

Didi mengingatkan bahwa jalanan umum bukanlah sirkuit, dan nyawa bukan barang murah yang bisa dipertaruhkan demi hobi sesaat.

​Polisi juga memberikan atensi khusus pada penggunaan knalpot brong yang bising.

Bagi Polres Bitung, suara bising tersebut bukan sekadar polusi suara, melainkan bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat yang sedang menjalankan ibadah dengan tenang.

​”Perilaku tersebut tidak dibenarkan dalam agama dan membahayakan nyawa. Selain itu, kenyamanan warga yang sedang beribadah terganggu secara langsung,”

tambah Didi, menegaskan kaitan antara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial.

​Di sisi lain masjid, Kasi Humas Polres Bitung AKP Abdul Natip Anggai menjelaskan peta jalan program ini.

Masjid At-Taubah terpilih sebagai pemberhentian kedua, menyusul kesuksesan agenda serupa yang sebelumnya digelar di Masjid Al Muttaqien, Girian Weru Satu.

Natip memaparkan bahwa korps Bhayangkara Bitung telah menjadwalkan empat kunjungan ke berbagai titik strategis.

Bagi mereka, Safari Ramadhan adalah jembatan komunikasi langsung agar pesan keamanan tidak hanya sampai melalui selebaran, tapi melalui jabat tangan.

​”Kehadiran kami di sini adalah sebagai sahabat masyarakat. Kami ingin memastikan situasi tetap aman dan kondusif sehingga warga bisa beribadah tanpa rasa was-was,”

ungkap Natip, menggambarkan peran kepolisian yang lebih organik dan persuasif.

​Kehadiran tim yang dipimpin Kasat Polair AKP La Ali dan jajaran perwira lainnya ini pun mendapat apresiasi dari Imam Masjid At-Taubah, Abdul Rohim.

Baginya, kunjungan kepolisian ini membawa kesejukan tersendiri dan mempertebal rasa percaya warga terhadap aparat negara. (74M)

Berita Terkait

Wakili Dankodaeral VIII, Wadan Kodaeral VIII Pimpin Ziarah Rombongan Peringati HUT ke-81 TNI AL
Aksi Kemanusiaan Dua Personel Bitung Tuai Apresiasi Tinggi dari Kapolres
​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau
Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius
Percepat Akses Ekonomi dan Pendidikan, TNI Targetkan Puluhan Jembatan di Minahasa Utara Rampung Bulan Ini
Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia
Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi
Sabet Juara Utama Kategori TNI/Polri, Aipda Irfan Harumkan Nama Polres Bitung di Muscle War 2026

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:36 WIB

Discover why Instant Withdrawal Casino Canada is the top choice for crypto enthusiasts in

Rabu, 9 September 2026 - 21:59 WIB

Step into real money games at Instant Withdrawal Casino Canada: what you need to

Rabu, 9 September 2026 - 20:47 WIB

M88 trong 2026: làm thế nào để tận dụng tối đa các ưu đãi

Rabu, 9 September 2026 - 20:04 WIB

Discover the best Fast Withdrawal Casino for instant payouts and welcome bonuses

Rabu, 9 September 2026 - 19:23 WIB

What to expect from casino games at non UK casinos: a player’s perspective

Rabu, 9 September 2026 - 19:17 WIB

Play with peace of mind: Secure payment options at PayID Pokies Australia

Rabu, 9 September 2026 - 19:06 WIB

Comparing Online Pokies NZ and offshore casinos: Which offers the best gaming experience?

Rabu, 9 September 2026 - 18:45 WIB

Fast and secure: Payment methods at Neosurf Casino Australia you can trust

Berita Terbaru