Minut | Waspada24.com – Panglima Kodam (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., menginspeksi langsung proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda “Kamanga” di Desa Kokoleh Satu, Kecamatan Likupang Selatan, Kabupaten Minahasa Utara, Kamis (03/09/26).
Kunjungan lapangan ini mengonfirmasi komitmen nyata TNI Angkatan Darat dalam mempercepat penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat pedesaan.
Komandan Kodim (Dandim) 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menyambut langsung kedatangan Pangdam bersama jajaran prajurit, jajaran pemerintah daerah, perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Antusiasme tinggi terlihat dari kehadiran sekitar 250 warga yang memadati lokasi peninjauan untuk melihat dari dekat perkembangan akses penghubung desa mereka.
Langkah strategis jenderal bintang dua ini menegaskan kepedulian TNI AD terhadap pemenuhan aksesibilitas warga. Kehadiran bentangan jembatan baru tersebut terbukti sangat vital untuk memperlancar arus mobilitas warga Desa Kokoleh Satu serta kawasan di sekitarnya.
Saat mengamati struktur bangunan Jembatan Perintis Garuda “Kamanga”, Pangdam meminta Hukum Tua beserta seluruh warga Desa Kokoleh Satu untuk menumbuhkan rasa memiliki.
Ia mengimbau masyarakat agar bersama-sama merawat fasilitas umum tersebut setelah beroperasi penuh nantinya supaya masa pakainya bertahan lama.

”Apabila ada hal kecil yang berkaitan dengan konstruksi selama beberapa bulan kedepan ini ada yang kurang pas silahkan disampaikan secara hirarki sehingga bisa lebih baik dan intinya adalah kita harus membuat produk yang terbaik untuk masyarakat sehingga bisa dipakai dalam jangka waktu panjang,”
tegasnya, pada Rabu (02/09).
Mayjen TNI Mirza Agus membeberkan bahwa jajarannya telah merampungkan pembuatan 97 jembatan di wilayah hukum Kodam XIII/Merdeka, sementara 25 unit jembatan lainnya masih dalam tahap penyelesaian.
Pihaknya menargetkan seluruh proyek jembatan tersebut rampung secara keseluruhan pada bulan ini.
”Mohon dorongan dan dukungan dari seluruh masyarakat dan instansi terkait, apabila di wilayah ada yang perlu dibantu mari kita dukung bersama yang intinya ada syarat – syarat yang harus di penuhi terutama untuk kebutuhan fasilitas masyarakat, anak sekolah, kesehatan dan lain – lain,”
tambahnya.
kesempatan yang sama, Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ menaruh harapan besar agar Jembatan Perintis Garuda “Kamanga” ini menjadi urat nadi baru masyarakat.
Kehadiran infrastruktur fisik ini diyakini mampu mendongkrak denyut perekonomian warga sekaligus mempermudah akses layanan pendidikan dan kesehatan.
”Sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat diharapkan dapat terus terjaga sehingga pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal,”
ujar Dandim menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
Sejumlah pejabat penting turut mengawal agenda kunjungan kerja tersebut, di antaranya Danrem 131/Stg Brigjen TNI Yuri Elias Mamahi, S.I.P., M. Han, CGCAE., Kapok Sahli Pangdam XIII/Mdk Brigjen TNI Saptono Siwarudin, serta Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J. E. Ganda, S.E., M.A.P., M.Si., M.M.
Hadir pula perwakilan Kemensos RI Yesmi, Ketua DPRD Minahasa Utara Vonny Adel Rumipunu, S.E., jajaran pejabat Pemkab, tokoh agama, hingga puluhan siswa sekolah dan insan pers. (74M)






























