​Pesan Terakhir di Ujung Seragam, Jejak Dedikasi Empat Personel Polres Bitung

Tamrin L.

- Redaksi

Senin, 2 Maret 2026 - 11:26 WIB

50237 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com Angin di Lapangan Upacara Polres Bitung, Senin, 2 Maret 2026, membawa suasana yang berbeda.

Tidak ada ketegangan operasi, yang ada hanyalah gema penghormatan yang dalam.

Di bawah langit pagi itu, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai berdiri tegak, memimpin sebuah ritus perpisahan bagi mereka yang telah menggenapkan baktinya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Ritual purna tugas ini bukan sekadar urusan administrasi pensiun. Ia adalah panggung terakhir bagi para seragam cokelat yang telah menghabiskan puluhan tahun menjaga keamanan.

Ada rasa bangga yang berbaur dengan keharuan saat nama-nama personel yang memasuki masa purna bakti dipanggil ke barisan depan.

​Empat sosok menjadi pusat perhatian:


AKP (Purn) Destam Dumat, AKP (Purn) Petrus Katiandagho Lumikis, AKP (Purn) Maksion Makawimbang, dan AIPTU (Purn) Louke Tawaluyan.


Bagi Polres Bitung, mereka bukan sekadar angka dalam daftar personel, melainkan fragmen sejarah yang telah memberikan warna pada institusi ini.

​Di deretan kursi undangan, Wakapolres Bitung Kompol JH. Daniel Korompis dan Ketua Bhayangkari Cabang Bitung tampak mengikuti prosesi dengan khidmat.

Hadirnya para Pejabat Utama hingga bintara muda di sana seolah ingin memastikan bahwa para senior mereka dilepas dengan cara yang paling terhormat.

​Suasana kian merenyuh saat AKBP Albert Zai membacakan amanatnya.

Kalimat-kalimat yang keluar dari lisan sang Kapolres terdengar lebih seperti ungkapan hati seorang kawan lama ketimbang instruksi komandan.

Ia menggarisbawahi bahwa loyalitas yang telah diberikan para purnawirawan adalah warisan yang tak ternilai.

​”Hari ini bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan babak baru dalam kehidupan,”

ujar Albert. Ia menekankan bahwa meski atribut dinas ditanggalkan, integritas yang telah terpahat selama bertahun-tahun tidak akan pernah luntur dimakan usia.

Jejak mereka, menurutnya, telah menjadi bagian dari identitas Polres Bitung.

Albert juga menyelipkan pesan reflektif bahwa dunia di luar institusi Polri masih sangat membutuhkan tangan-tangan dingin para purnawirawan.

Dengan bekal kebijaksanaan dan pengalaman lapangan yang matang, mereka diharapkan tetap menjadi suluh di tengah masyarakat sipil.

​Puncak emosi pecah saat tradisi pedang pora dimulai.

Kilatan pedang yang membentuk gerbang kehormatan menjadi saksi bisu langkah tegap para purnawirawan.

Ini adalah simbolisasi sakral, sebuah salam perpisahan bagi para ksatria yang telah menuntaskan tugasnya tanpa cela.

​Kapolres bersama Ketua Bhayangkari dan jajaran pejabat utama mengiringi langkah para senior ini hingga ke ujung barisan.

Di sana, jabatan tangan dan pelukan hangat dari rekan sejawat menjadi penanda bahwa meski tugas kedinasan berakhir, ikatan kekeluargaan di tubuh Polri tetap abadi.

​Dalam kesempatan yang sama, Albert menoleh kepada para personel muda yang masih aktif.


Ia mengingatkan bahwa setiap seragam yang dikenakan mengandung amanah berat.


Momen ini dimintanya menjadi cermin agar para anggota tetap bekerja dengan hati nurani, meneladani keteguhan para senior mereka.

​”Mari kita lanjutkan estafet ini,”

serunya sebagai penutup. Upacara pagi itu akhirnya usai, meninggalkan pesan kuat bahwa di balik ketegasan hukum, Polri adalah sebuah keluarga besar yang menjaga nilai-nilai penghormatan hingga garis finis pengabdian. (74M)

Berita Terkait

Komandan Satrol Kodaeral VIII Dukung Edukasi Kemaritiman Siswa Taruna Nusantara
​Penyegaran di Gerbang Utara: Upaya Polres Bitung Menjinakkan Kompleksitas Kamtibmas
Emi Maturbongs Resmi Lantik Pengurus DPD LPM Kota Bitung Periode 2026–2031
Paulus Denny Liemintang Terpilih Aklamasi Pimpin DPD LPM Kota Bitung Periode 2026–2031
​”Sinergi Jaga Kota: Kapolres Bitung Anugerahi Piagam Khusus untuk Tokoh Muda Mario Mamuntu”
Mengalirkan Air, Membedah Nestapa di Ujung Dinas
​Usung Tema ‘Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat’, Rakernas XVIII APEKSI 2026 Resmi Bergulir
Kelas Khusus di Markas AL: Babinsa Kodim Bitung Bekali Prajurit Sathantai Ilmu Binter

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:33 WIB

Kodim Abdya Selesaikan Tiga Jembatan, Warga Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Senin, 20 Juli 2026 - 17:51 WIB

Program Manunggal Air Bergulir di Abdya, Kodim 0110 Bangun Sumur Bor hingga Jaringan Pipanisasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:49 WIB

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:38 WIB

Momen Mengharukan di Penutupan TMMD Abdya, Anak-anak SD Sambut TNI dengan Penuh Semangat

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:11 WIB

Warga Gunung Cut Kagum Lihat Drama Kolosal Patriotik Prajurit TNI

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:28 WIB

Aksi Memukau Prajurit Yon TP 958/RM Hibur Masyarakat di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:05 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 Diwarnai Peninjauan Infrastruktur oleh Pejabat TNI dan Pemda

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:28 WIB

Penutupan TMMD di Abdya Penuh Kepedulian, TNI Bantu Kursi Roda untuk Warga Membutuhkan

Berita Terbaru