Minut | Waspada24.com — Tepat satu tahun mengarungi periode kedua kepemimpinan, Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J. E. Ganda, hadir langsung dalam gelaran Diskusi Publik yang dihelat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Minahasa Utara, Rabu (11/03/26).
Forum strategis ini dirancang sebagai wadah transparansi untuk membedah capaian serta tantangan pembangunan di bawah komando pasangan Joune Ganda dan Wakil Bupati Kevin W. Lotulung.
Melalui diskusi yang digelar pada senin (09/03), pemerintah daerah berupaya menyerap aspirasi sekaligus mempertanggungjawabkan mandat publik secara terbuka.
Mengangkat tema besar mengenai konsolidasi tata kelola dan akselerasi transformasi, kegiatan ini menitikberatkan pada pembangunan berbasis inovasi dan kolaborasi.
Fokus utama yang dibahas adalah bagaimana mendorong pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya cepat, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Minahasa Utara.
Bupati menekankan bahwa transformasi digital dan efisiensi birokrasi menjadi fondasi utama dalam mengejar target pembangunan di sisa masa jabatan.
Untuk membedah visi tersebut secara objektif, panitia menghadirkan panelis dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Dekan FISIP Unsrat Dr. Ferry Daud Liando dan Ketua ISEI Manado Prof. Joy E. Tulung.
Pandangan dari sudut pandang data statistik juga dipaparkan oleh Kepala BPS Minut, Abdulah Kango, guna memastikan kebijakan ke depan berpijak pada indikator yang akurat.
Kehadiran para pakar ini memberikan bobot akademis dalam mengevaluasi efektivitas program kerja yang telah berjalan selama setahun terakhir.
Tak hanya pakar lokal, dimensi industri dan pariwisata juga turut diperkaya dengan pemaparan daring dari Panca R. Sarungu selaku Ketua Umum TEPANAS dan FASTRI.
Keterlibatan tokoh nasional secara virtual ini menunjukkan bahwa pengembangan Minahasa Utara kini tengah diproyeksikan untuk bersaing di level yang lebih luas.
Diskusi berlangsung dinamis, menyoroti pentingnya integrasi antara sektor pariwisata dengan pemberdayaan ekonomi kreatif di wilayah Bumi Tonsea.
Sebagai penutup, Bupati Joune Ganda menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai melalui kerja tunggal pemerintah semata.
Diperlukan sinergi yang solid antara pemerintah, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat luas sebagai kunci utama mewujudkan visi Minahasa Utara yang lebih hebat.
Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan menjadi motor penggerak untuk mengakselerasi setiap program strategis yang telah direncanakan hingga akhir periode kepemimpinan. (74M)



































