Bitung | Waspada24.com – Tim Resmob Polsek Maesa yang didukung penuh oleh Tim Resmob Polres Bitung berhasil meringkus komplotan pelaku pemalakan berdarah yang menyasar siswa SMKN 2 Bitung, Selasa (21/04/26).
Penangkapan cepat ini dilakukan setelah para pelaku diduga kuat melakukan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam jenis panah wayer di area kantin samping sekolah, Kelurahan Bitung Barat Dua, Kecamatan Maesa.
Operasi penangkapan tersebut merupakan respons kilat kepolisian setelah insiden pada Senin (20/04) pagi tersebut memicu keresahan di lingkungan pendidikan.
Berdasarkan hasil penyelidikan di lapangan, petugas berhasil mengidentifikasi para tersangka yang sebelumnya sempat melarikan diri usai menyerang korban yang mencoba mempertahankan diri dari aksi pemerasan tersebut.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K.,M.H. menegaskan bahwa tindakan premanisme di wilayah hukumnya, terutama yang mengincar pelajar, tidak akan diberi toleransi sedikit pun.
Keberhasilan tim gabungan dalam mengamankan para terduga pelaku diharapkan dapat memberikan rasa aman kembali bagi para siswa dan guru yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian.
Saat ini, para pelaku beserta barang bukti telah diamankan di markas kepolisian untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Pihak penyidik tengah mendalami motif serta keterlibatan pihak lain guna melengkapi berkas perkara sebelum dilimpahkan ke kejaksaan demi mempertanggungjawabkan perbuatan mereka secara hukum. (74M)



































