​Ikhtiar Menambal Kebocoran Solar di Kota Cakalang

Tamrin L.

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:48 WIB

50131 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com – Aroma solar menyengat di salah satu sudut Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Bitung, Jumat pagi, 5 Juni 2026.

Di tengah deru mesin dan antrean truk yang mengular, sejumlah pria berseragam sibuk memelototi layar gawai dan bagian bawah bak kendaraan.

Mereka bukan montir, melainkan tim gabungan dari Polres Bitung dan otoritas sabuk hijau Pemerintah Kota Bitung yang sedang menggelar operasi senyap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Langkah taktis ini menjadi bagian dari ikhtiar panjang meredam laju penyimpangan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang kerap bocor ke tangan para spekulan.

Kota Bitung, sebagai urat nadi logistik dan pelabuhan di Sulawesi Utara, memang menjadi wilayah yang rawan terhadap praktik lancung penimbunan bahan bakar murah ini.

​Jarum jam baru menunjuk pukul 08.00 WITA ketika para personel dari Unit Tipidter Satuan Reserse Kriminal dan Satuan Lalu Lintas Polres Bitung mulai menyebar.

Di bawah komando bersama, mereka disokong oleh petugas Dinas Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) serta Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) setempat, memotong celah permainan di pelataran SPBU.

​Operasi terpadu ini bukanlah gerakan tanpa dasar. Ketukan palu penertiban ini merupakan pengejawantahan dari instruksi langsung Kapolres Bitung, Ajun Komisaris Besar Alber Zai, yang mengendus adanya potensi ketidakberesan di jalur distribusi energi bersubsidi tersebut.

​Alber membakar semangat dua lini utamanya Kasat Lantas dan Kasat Reskrim untuk segera berkolaborasi dengan jajaran pemkot.

Mandatnya tunggal dan tegas, pastikan tangki-tangki dispenser di pom bensin mengucurkan hak masyarakat miskin secara aman, tertib, dan tanpa ada manipulasi aturan.

​Di lapangan, petugas langsung memasang barikade pemeriksaan. Setiap kendaraan yang masuk dalam radar kecurigaan dihentikan secara selektif, di mana petugas mencocokkan kode batang (barcode) subsidi digital dengan nomor polisi yang tertera di pelat kendaraan.

​Pemeriksaan tak sekadar formalitas di atas kertas digital. Kejelian petugas diuji saat mereka harus merunduk, mengetuk, dan memeriksa tangki-tangki kendaraan yang dicurigai telah dirombak secara ilegal sebuah modus klasik para “pengerat” solar untuk menampung BBM dalam volume yang tak masuk akal.

​Menariknya, operasi ini tidak melulu berwajah garang. Di sela-sela pemeriksaan katup tangki yang ketat, petugas gabungan tetap menyelipkan pendekatan humanis dengan memberikan edukasi berkendara yang aman kepada para sopir dan pengendara yang tengah menjemput antrean.

​Meski demikian, hukum tetaplah hukum yang harus tegak di jalan raya. Pengendara yang tertangkap tangan melakukan pelanggaran kasat mata mulai dari yang enggan memakai helm, kendaraan bodong tanpa Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB), hingga motor dengan knalpot brong langsung diberikan tindakan di tempat.

​Operasi ini rupanya juga menjadi “ranjau” bagi para penunggak pajak daerah.

Tim dari Dispenda dan Sat Lantas menjaring sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang kedapatan alpa memenuhi kewajiban fiskal tahunan mereka terhadap negara.

​Bagi para pelanggar pajak tersebut, petugas menyodorkan surat teguran tertulis seraya menyuntikkan edukasi agar mereka segera menyambangi kantor Samsat terdekat.

Di sisi lain, dari 15 kendaraan yang diperiksa secara acak (sampling), petugas memastikan seluruh dokumen STNK masih akurat dan sesuai dengan fisik kendaraan.

​Menutup rangkaian operasi hari itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal AKP Ahmad Anugrah Ari Pratama, mewakili Kapolres, menegaskan bahwa genderang perang terhadap mafia BBM ini akan ditabuh secara berkelanjutan.

Setali tiga uang, Kepala Satuan Lalu Lintas AKP Dwi Dea Anggraini menyebut sinergi ini adalah komitmen mutlak untuk menjaga hak masyarakat kecil sekaligus memastikan hukum di jalan raya tetap dipatuhi. (74M)

Berita Terkait

Mario Mamuntu: Tanpa Aturan Tegas, Masa Depan Generasi Muda Kota Bitung Jadi Taruhan
Aksi Cepat Polsek Matuari dan Polres Bitung Selamatkan Pria Nekat Panjat Tower Sinyal di Girian Bawah
Cegah Kekerasan dan Intoleransi Sekolah, Tim LDMT Dorong Pemkot Bitung Perluas Program ke Sekolah Lain
Dandim 1310/Bitung Dorong Budaya Keselamatan Pelayaran bagi Nelayan dan Warga Pesisir
Sinergi TNI-Polri Amankan Penutupan FPSL 2026 hingga Tradisi Pengucapan Syukur Bitung
Sentuhan Budaya di HUT ke-36 Kota Bitung, Kapolres Tebarkan Pesan Persatuan dan Kedamaian
Kejutan HUT ke-81 TNI, Polres Bitung dan Minut Sambangi Makodim 1310/Bitung
Kawal Keamanan FPSL 2026, Kapolres Bitung Hadiri Pembukaan Beserta Jajaran PJU

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Online o terrestre dove si trova l'ottimale esperienza di gioco con app Superbet

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:45 WIB

PLN Perkuat Sinergi dengan DPRD Kepulauan Anambas untuk Tingkatkan Layanan Kelistrikan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Jamin Pasokan BBM Subsidi, Kapolres Bitung Kawal Langsung Distribusi Pertalite dari Terminal Integrated

Minggu, 11 Oktober 2026 - 21:21 WIB

Profesor Dr Sutan Nasomal,SH,MH Harapkan Konferensi XXIII PGRI Cabang Pulau Banyak Tahun 2026: Perkuat Solidaritas Guru, Wujudkan Transformasi Pendidikan Menuju Indonesia Emas

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Alumni SMANSAKA 1 Kabanjahe Angkatan 1996 Laksanakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pos Piket Sekolah

Senin, 18 Mei 2026 - 20:07 WIB

Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar

Senin, 18 Mei 2026 - 18:53 WIB

Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika

Berita Terbaru

REGIONAL

Karhutla Berulang, Hutan Terbakar atau Sengaja Dibakar?

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:44 WIB