Bitung | Tribuneindonesia.com – Puluhan siswa-siswi SMA Taruna Nusantara Kampus Langowan menyerbu KRI Bima Suci yang tengah bersandar di Dermaga Satrol Kodaeral VIII, Bitung, Jumat (18/07/26).
Kehadiran para pelajar ini bertepatan dengan gelaran Open Ship kapal latih legendaris milik TNI Angkatan Laut tersebut. Suasana dermaga seketika riuh oleh antusiasme tinggi dari para calon pemimpin bangsa yang ingin melihat lebih dekat simbol kejayaan maritim Indonesia.
Pihak penyelenggara mengemas kegiatan ini sebagai sarana edukasi aplikatif bagi para siswa.
Melalui program ini, yang berlangsung pada Kamis (17/07) mereka dapat mendalami seluk-beluk dunia kemaritiman serta memahami kehidupan sehari-hari para prajurit TNI AL.
Selain itu, para siswa juga mempelajari peran strategis KRI Bima Suci dalam menempa generasi pelaut yang profesional, berkarakter kuat, dan berwawasan kebangsaan luas.
Selama berada di atas geladak, para pelajar aktif menyusuri berbagai sudut dan fasilitas modern yang dimiliki kapal layar tiang tinggi tersebut.
Mereka menyerap informasi sejarah serta fungsi vital KRI Bima Suci sebagai duta bangsa di kancah internasional. Kesempatan emas ini juga mereka gunakan untuk berdialog langsung dengan para awak kapal guna memetik inspirasi tentang kedisiplinan dan pengabdian.
Interaksi hangat antara siswa dan prajurit ini berhasil memantik rasa ingin tahu yang besar mengenai dunia penjelajahan samudra.
Pihak sekolah berharap kegiatan tersebut mampu menyuntikkan semangat cinta tanah air, mengasah jiwa kepemimpinan, dan menumbuhkan kecintaan yang mendalam terhadap laut sejak usia muda.
Komandan Satrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits E.D., S.E., M.Tr.Hanla., CRMP, mengawal dan memberikan dukungan penuh terhadap kesuksesan kunjungan edukatif ini.
Ia memastikan seluruh jajarannya menyambut dan memandu para siswa dengan standar pelayanan terbaik agar pesan edukasi tersampaikan secara maksimal.
Perwira menengah TNI AL tersebut menegaskan bahwa kegiatan Open Ship menjadi media paling efektif untuk mendekatkan TNI AL dengan generasi muda.
Menurutnya, metode pengenalan langsung seperti ini jauh lebih membekas dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, jiwa kemaritiman, serta semangat bela negara yang kokoh di dada para remaja.
Melalui inisiatif ini, jajaran TNI AL menaruh harapan besar agar generasi muda semakin sadar akan potensi maritim luar biasa yang dimiliki Indonesia.
Langkah awal ini sekaligus bertujuan melecut motivasi mereka agar mau terlibat aktif dalam menjaga kedaulatan serta mengembalikan kejayaan laut nusantara di masa depan. (kiti)
































