Minut | Waspada24.com – Langkah preventif demi menjaga kondusivitas wilayah terus digencarkan di Kabupaten Minahasa Utara, Minggu (24/05/26).
Pada Sabtu (23/05) malam, personel Kodim 1310/Bitung bersama aparat gabungan lintas instansi turun ke jalan menggelar patroli berskala besar.
Langkah ini diambil guna memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terjaga secara total.
Aksi nyata di lapangan ini menjadi bukti mempererat sinergitas antara TNI, Polri, dan unsur pemerintah daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, stabilitas keamanan wilayah diharapkan dapat dipertahankan secara berkelanjutan.
Di sisi lain, kehadiran petugas juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman yang langsung dirasakan oleh warga setempat.
Kekuatan penuh dikerahkan dalam operasi kali ini dengan melibatkan personel Kodim 1310/Bitung dan jajaran Polres Minahasa Utara.
Tidak hanya dari unsur TNI-Polri, perkuatan instansi samping seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Perhubungan (Dishub) turut dikerahkan untuk menyisir berbagai titik strategis.
Petugas gabungan secara saksama memetakan jalur operasi dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.
Kawasan pemukiman penduduk yang sepi, pusat-pusat keramaian warga, hingga jalur-jalur utama di wilayah Minahasa Utara menjadi fokus utama penyisiran sepanjang malam hingga dini hari.
Komandan Kodim 1310/Bitung, Letkol Inf Dewa Made DJ, menegaskan bahwa pergerakan pasukan ini merupakan bentuk deteksi dini terhadap segala bentuk potensi kejahatan.
Beberapa atensi yang diantisipasi di antaranya adalah aksi kriminalitas jalanan, peredaran serta konsumsi minuman keras, hingga tindakan anarkis yang berpotensi merusak ketertiban umum.
“Patroli gabungan ini merupakan bentuk komitmen bersama dalam menjaga situasi wilayah agar tetap aman dan kondusif. Kehadiran aparat gabungan di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas,”
ujar Letkol Inf Dewa Made DJ dalam keterangannya.
Saat melintasi kawasan Desa Karegesan, Kabupaten Minahasa Utara, rombongan petugas sempat menghentikan laju kendaraan untuk membubarkan kerumunan warga.
Petugas memberikan imbauan humanis kepada sejumlah pemuda yang kedapatan masih berkumpul hingga larut malam agar segera membubarkan diri demi menghindari tindakan yang melanggar hukum.
Lebih dari sekadar berpatroli, para personel di lapangan juga aktif melakukan dialog interaktif dengan melebur bersama warga setempat.
Strategi jemput bola ini sengaja diterapkan untuk menyerap informasi langsung, sekaligus mendengarkan masukan maupun keluhan masyarakat terkait kondisi keamanan di lingkungan tempat tinggal mereka.
Secara keseluruhan, operasi yang berjalan hingga menjelang subuh tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan tanpa kendala berarti.
Kehadiran petugas di lapangan mendapat respons positif dan apresiasi tinggi dari warga, yang merasa lebih tenang dengan adanya pengawasan ketat dari aparat hukum.
Sejumlah pejabat penting tampak memimpin langsung pergerakan di lapangan.
Di antaranya Wakapolres Minut Kompol Thely Mawidingan, S.E., Kasat Sabhara Polres Minut Iptu Hany Baworong, perwakilan Dansubden Pom Minut Sertu Rivaldo, serta Kabid Tibum Satpol PP Kabupaten Minut, Noldy.
Sebagai langkah berkelanjutan, patroli serupa dipastikan akan digelar secara rutin dan berkala ke depan. (74M)



































