Yahdi Hasan Ajak Masyarakat Nikmati Durian Kutacane, Panen Alami Jadi Keunggulan Tanah Alas

REDAKSI GAYO LUES

- Redaksi

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:14 WIB

5083 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Memasuki musim panen raya durian, Kabupaten Aceh Tenggara kembali menjadi tujuan para pecinta “raja buah”. Durian khas Kutacane yang dipanen secara alami setelah jatuh dari pohonnya dinilai memiliki cita rasa khas dan menjadi salah satu komoditas unggulan daerah.

Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, mengajak masyarakat dari berbagai daerah datang langsung ke Tanah Alas untuk menikmati durian yang matang secara alami.

“Kalau ingin menikmati durian dengan rasa manis, legit, dan aroma yang benar-benar alami, datanglah ke Kutacane. Durian di sini bukan dipetik, tetapi jatuh sendiri dari pohonnya saat benar-benar matang,” ujar Yahdi Hasan di Kutacane, Minggu (12/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yahdi, metode panen alami menjadi keunggulan utama durian Kutacane karena menghasilkan rasa, tekstur, dan aroma yang khas.

Ia menyebut Aceh Tenggara memiliki beragam varietas unggulan, di antaranya durian kampung, Bawor, Musang King, Duri Hitam, hingga durian daun yang dikenal memiliki aroma menyerupai cempedak dengan daging buah tebal.

Selain menjadi andalan petani, Yahdi menilai komoditas durian memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor agrowisata dan pengembangan produk olahan. Karena itu, ia mendorong pelaku usaha memanfaatkan peluang dengan memproduksi durian kupas maupun durian beku agar memiliki nilai tambah dan jangkauan pasar yang lebih luas.

“Durian Kutacane memiliki kualitas yang mampu bersaing. Jika terus dijaga mutunya, saya optimistis komoditas ini dapat menembus pasar nasional bahkan internasional,” katanya.

Ia juga mengimbau para petani tetap mempertahankan tradisi memanen durian setelah buah matang dan jatuh secara alami sebagai upaya menjaga kualitas sekaligus mempertahankan reputasi durian Kutacane.

“Jangan tergoda memetik durian sebelum waktunya. Mari kita jaga nama baik durian Kutacane dengan mempertahankan kualitas dan cara panen yang benar. Itulah kekuatan utama yang membuat durian Tanah Alas selalu dirindukan penikmat durian setiap musim panen,” tegas Yahdi Hasan.

( RED )

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:34 WIB

Pinup y fútbol en vivo: disfruta de la emoción de las apuestas en tiempo

Jumat, 18 September 2026 - 22:14 WIB

Pin Up Casino: какие игровые автоматы предлагают лучшие выплаты?

Jumat, 18 September 2026 - 21:54 WIB

How Spinita Casino UK enhances live gaming: a comprehensive review for UK players

Jumat, 18 September 2026 - 21:27 WIB

Why bonus hunting is key to successful online gaming in 2026

Jumat, 18 September 2026 - 20:46 WIB

Online Casino Australia 2026 mobile experience: Seamless access to pokies and live gaming

Jumat, 18 September 2026 - 20:35 WIB

Waarom kiezen voor Beste Online Casino’s Zonder Limiet? Een blik op bonussen en snelle

Jumat, 18 September 2026 - 20:24 WIB

Nhà Cái Uy Tín 2026: Top 10 ưu đãi cho người chơi mới và

Jumat, 18 September 2026 - 18:30 WIB

Die aufregendsten Spiele im Online Casino ohne LUGAS: Von Slots bis Live-Casinos

Berita Terbaru

REGIONAL

Why bonus hunting is key to successful online gaming in 2026

Jumat, 18 Sep 2026 - 21:27 WIB