TANGAN DINGIN PMA, PADANG LAWAS MAJU

WASPADA24

- Redaksi

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:13 WIB

5074 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Menyongsong ulang tahun Kabupaten Padang Lawas yang ke-19, dimana era remaja mulai berakhir dan usia dewasa segera tiba.

Perjalanan dimulai sejak lahirnya UU Nomor 38 Tahun 2007 tentang pembentukan Kabupaten sebagai daerah otonom di Sumatera Utara perhelatan pemilihan nakhoda lewat Pemilihan Kepala Daerah sudah dilaksanakan berkali-kali.

Pilihan rakyat demi dan untuk sebuah Harapan terwujudnya kemakmuran, rakyat menjatuhkan pilihan berdasarkan janji dan visi misi calon saat kampanye. Akantetapi, harapan demi harapan yang menjadi tujuan belum tercapai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah 2024 menjadi momentum nyata bagi rakyat Padang Lawas. Saat malam dengan gelap gulita, Bulan tidak menampakkan sinar, Bintang bertebaran tidak terlihat di awan, namun ia hadir mensugesti bagaikan anurika di pagi hari.

Sosok yang humble bersama dengan pasangan jiwa yang religius yaitu Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE dan Achmad Fauzan Nasution meretas kebuntuan mandeknya harapan rakyat Padang Lawas.
Kelihaian dua macan Padang Lawas meracik jawaban nyata atas keluh kesah rakyat Padang Lawas.

Pemerataan Pembangunan Infrastruktur, berupa fasilitas Pendidikan dan Kesehatan serta akses yang selama ini menjadi kebuntuntuan peningkatan ekonomi Masyarakat. Tidak pernah pandang buluh kepada Masyarakat, baik pendukung maupun tidak, Pembangunan betul-betul direncanakan secara matang dan kontinyu, Ucap Sahala Pohan.

Aktivis yang selama ini berkiprah di Ibu Kota, juga Ketua PW HIMMAH DKI Jakarta mengacungkan jempol atas tangan dingin Putra Mahkota Alam Hasibuan (PMA) menjamah dan menjawab tantangan yang selama ini menjadi kebuntuan di Padang Lawas.

Baru dua tahun kepemimpinannya namun sudah terasa sentuhannya, jiwa muda tidak sia-sia, sang Ustadz pun ikut berperaan serta. Untuk itu, secara bersama mari kita bahu membahu dan mendukung kepemimpinan ini berhasil secara kaffah dan untuk Padang Lawas periode berikutnya. Jakarta 17/7/26 (*)

Berita Terkait

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
PW GP Al Washliyah Pertanyakan Keistimewaan Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: “Semua Warga Negara Sama di Mata Hukum
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:39 WIB

Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru