Bidang Kesehatan Kota Bandung Siaga Hadapi Hidrometrologi

WASPADA24

- Redaksi

Sabtu, 8 Maret 2025 - 20:41 WIB

50384 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG | Menghadapi curah hujan dengan risiko hidrometrologi, Dinas Kesehatan Kota Bandung menyiagakan 80 puskesmas. Termasuk tim kesehatan dan ambulans.

“Jika di luar jam kerja, ada tim surveillance siaga 24 jam. Tim ini akan melaksanakan penilaian cepat untuk rekomendasi jika dibutuhkan di lapangan. Misalnya perlu ambulans, posko kesehatan atau kunjungan tim kesehatan. Rekomendasi dikeluarkan oleh tim ini,” beber Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Anhar Hadian .

“Kesiapan rumah sakit ada 42 unit, UGD siap 24 jam. Kami juga akan prioritaskan jika ada korban banjir,” imbuhnya.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Dirut Rumah Sakit Bandung Kiwari, Yorisa Sativa menjelaskan dari sisi pelayanan terdapat dua tipe pelayanan yaitu statis dan mobile.

“Kalau statis kami siapkan masing – masing rumah sakit dengan SDM. Pastinya kesiapan kami akan lebih ekstra, manajemen SDM, peralatan dan sebagainya ditingkatkan,” tuturnya.

“Sedangkan mobile itu bisa bentuk posko, ini bisa berkolaborasi dengan beragam unsur. Mulai dari spesialis, psikiater, dan dokter lainnya,” jelasnya.

Yorisa mengungkapkan, penyakit yang biasa terjadi saat ada bencana banjir yaitu diare, ISPA, dan DBD.

“Ini perlu antisipasi. Puskesmas, klinik swasta juga harus membantu jangan sampai peningkatan penyakit,” harapnya.

Sedangkan Dirut RSUD Bandung, Nita Kurniati Somantri memastikan rumah sakit yang dipimpinnya siaga 24 jam.

“Fasilitas, tim medis, logistik dan obat-obatan sudah siap,” ungkapnya.(yan)**

Berita Terkait

Pemasangan Gateway Parking Pasar Cipeundeuy, Sudah Sesuai prosedur Dan Direncanakan Jauh Hari,
Wali Kota Bandung Terancam Diperiksa Kejari, Kasus Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Menghangat
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
sejak tahun 2014. Namun, hingga saat ini, upaya untuk mewujudkan proyek ini masih menghadapi hambatan
Jelang Nataru, Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Nyatakan Komitmen Jaga Kedamaian dan Tolak Terorisme
Aktivis dan Ketua Viking Campus, Serukan Perdamaian Menjelang Hari HAM se-Dunia Kepada Masyarakat Jabar
Astanaanyar Jadi Surga Pemburu Obat Haram: Toko Obat Nakal Runtuhkan Generasi, Negara Kehilangan Wibawa

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:40 WIB

Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?

Selasa, 23 Juni 2026 - 23:10 WIB

Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:58 WIB

Dorong Swasembada Pangan KSDM Polda Riau Panen Raya Jagung 4 Hektare Bersama Petani

Senin, 22 Juni 2026 - 05:45 WIB

Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:24 WIB

Program Ketahanan Pangan Berlanjut, Polsek KKH Cek Tanaman Jagung di Desa Simalinyang

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:46 WIB

Kapolda Irjen Herry Heryawan: Sebaik-baiknya Polisi Adalah yang Bermanfaat Bagi Sesama

Sabtu, 6 Juni 2026 - 20:59 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 08:21 WIB

Top Naale Limited Casino’s bonusgids: welkomstbonus, inzetvereisten en extra promoties voor Nederlandse spelers

Berita Terbaru