sejak tahun 2014. Namun, hingga saat ini, upaya untuk mewujudkan proyek ini masih menghadapi hambatan

Redaksi laikang jaya grup

- Redaksi

Minggu, 7 Desember 2025 - 17:16 WIB

50268 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pangkep – waspada24.com | Proyek Bandung Tombolo yang direncanakan untuk Desa Padang Lampe, Mangkrak, telah menjadi perhatian utama sejak tahun 2014. Namun, hingga saat ini, upaya untuk mewujudkan proyek ini masih menghadapi hambatan yang signifikan, sehingga tidak menunjukkan kemajuan yang berarti. Di tengah situasi ini, Legislator MUH AIDIL dari Fraksi DPI PERJUANGAN telah secara konsisten dan gigih memperjuangkan nasib para petani di lima wilayah yang berada di Kabupaten Pangkep. Wilayah-wilayah tersebut meliputi: 1. Desa Padang Lampe, 2. Desa Bara Batu, 3. Desa Alesipitto, 4. Kelurahan Attangsalo, dan 5. Kelurahan Ma’rang.

 

Para petani di kelima wilayah tersebut telah menunggu lama untuk penyelesaian lanjutan proyek bendung yang diharapkan dapat mengatasi masalah ketidaksempurnaan sistem irigasi. Saat ini, tidak ada tanda-tanda realisasi langkah selanjutnya dalam penyelesaian bendung tersebut, yang membuat harapan para petani semakin tertekan. Selama ini, produksi pertanian di daerah tersebut hanya sepenuhnya bergantung pada curah hujan yang tinggi sebagai sumber pengairan. Meskipun curah hujan yang melimpah kadang-kadang dapat memenuhi kebutuhan, sistem ini sangat tidak stabil dan rentan terhadap perubahan cuaca, yang berdampak langsung pada hasil panen para petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sebagai Wakil Rakyat yang mewakili aspirasi masyarakat, bersama dengan warga setempat, kami menyampaikan harapan yang mendalam kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta Kementrian yang terkait untuk memberikan perhatian yang serius dan tanggapan yang cepat terhadap masalah ini. Penyelesaian proyek bendung tidak hanya akan meningkatkan hasil produksi pertanian secara signifikan, tetapi juga akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi para petani dan masyarakat secara luas, serta memastikan ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Pangkep. Kami sangat berharap bahwa pihak berwenang akan segera mengambil langkah konret untuk mewujudkan harapan ini menjadi kenyataan.

Berita Terkait

Peduli Kesehatan Masyarakat, PT MBK Ventura Salurkan Bantuan Alat Kesehatan untuk Posyandu di Pasirjambu
PKC PMII Jawa Barat Soroti Paradoks Pembangunan, Angka Anak Tidak Sekolah hingga Program MBG
BADKO HMI Jawa Barat Gelar HMI GEMBIRA, Tebar Kebahagiaan Lewat Aksi Sosial
Pemasangan Gateway Parking Pasar Cipeundeuy, Sudah Sesuai prosedur Dan Direncanakan Jauh Hari,
Wali Kota Bandung Terancam Diperiksa Kejari, Kasus Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Menghangat
Menjaga Hal Ekologis Masyarakat Jawa Barat Di Tengah Alih Fungsi Lahan Dan Krisis Iklim
Provinsi Jawa Barat Kembali Menjadi Sorotan Nasional Sebagai Provinsi Dengan Tingkat Intoleransi Tertinggi
Jelang Nataru, Ustad Ismail Hasan (Eks Napiter) Nyatakan Komitmen Jaga Kedamaian dan Tolak Terorisme

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:18 WIB

Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu

Jumat, 21 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Surat Wali Kota,Untuk CV.Lae Saga,Dianggap Angin Lalu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:45 WIB

Ingkari Kesepakatan, CV Lae Saga Kembali Tuai Protes: Warga Minta APH Bongkar Legalitas HGU dan Warkah Perolehan Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 01:15 WIB

Sekolah Rakyat Subulussalam Bukan Hasil Lobi, Melainkan Kebijakan Nasional Presiden Prabowo

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:02 WIB

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku

Minggu, 22 Maret 2026 - 19:53 WIB

“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak

Berita Terbaru