Ahli Nilai MK Harus Diskualifikasi Cabup Madina Tak Penuhi Syarat LHKPN

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 15 Februari 2025 - 13:07 WIB

50933 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Waspada24.com Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang atas gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (PHPU Kada) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dengan agenda pemeriksaan persidangan (mendengarkan keterangan saksi/ahli, memeriksa dan mengesahkan alat bukti tambahan). Dalam sidang itu, ahli yang dihadirkan pihak penggugat menilai MK harus mendiskualifikasi calon yang tidak memenuhi syarat LHKPN.

Dalam video yang dilihat di akun YouTube Mahkamah Konstitusi RI, Sabtu (15/2/2025), Peniliti dan Praktisi Kepemiluan Titi Anggraini awalnya menjabarkan soal kewajiban LHKPN sebagai salah satu syarat pencalonan sudah diatur jelas dalam beberapa aturan. Titi juga menjabarkan putusan-putusan MK terkait dengan rekrutmen dan seleksi calon.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Titi juga menjelaskan jika ketua dan anggota KPU Madina juga telah diputus oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) telah lalai memedomani Surat Edaran KPK Nomor 13 Tahun 2024 dan Surat Ketua KPU RI Nomor 1536/PL.02.2-SD/05/2024 dalam memverifikasi dokumen LHKPN calon Bupati Nomor Urut 2 atas nama Saipullah Nasution. Dalam putusan DKPP itu, alasan para teradu yang menyatakan tidak ditemukan adanya ketentuan yang menyatakan kewajiban bagi calon untuk menyerahkan tanda terima LHKPN terbaru atau tahun kirim LHKPN sesuai dengan tahun pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah yaitu Tahun 2024 tidak dibenarkan menurut hukum dan etika.

 

“Para teradu terbukti tidak akuntabel, tidak berkepastian hukum, tidak tertib, dan tidak profesional dalam melakukan verifikasi berkas dokumen LHKPN calon Bupati Nomor Urut 2 atas nama Saipullah Nasution,” kata Titi Anggraini dalam video tersebut.

 

Masuk ke Agenda Pembuktian

Oleh karena itu, Titi menyimpulkan jika keikutsertaan calon yang tidak memenuhi syarat calon membuat suara pemilih menjadi tidak berharga dan terbuang sia-sia. Sebab, prinsip satu orang satu suara satu nilai (one person one vote one value atau OPOVOV) hanya bisa diberlakukan pada suatu pemilihan yang diikuti oleh kontestan yang berhak, sah, dan konstitusional. Membiarkan calon yang tidak memenuhi syarat mengubah pemilihan dinilai tindakan ilegal dan inkonstitusional.

 

“Membiarkan calon yang tidak memenuhi syarat mengikuti pemilihan adalah tindakan ilegal dan inkonstitusional yang dapat diklasifikasi sebagai perbuatan subversif terhadap pemilu demokratis yang jujur, adil, dan berkepastian hukum (election subversion). Karena memaksakan meloloskan calon yang tidak memenuhi syarat dapat dinilai sebagai pelanggaran berat terhadap hak politik rakyat untuk memilih calon yang sah dan legitimate,” ucapnya.

 

“Atas hal itu, maka MK harus mengambil tindakan tegas untuk mendiskualifikasi pasangan calon yang terbukti tidak memenuhi persyaratan calon. Sebagaimana secara konsisten telah dijalankan MK melalui banyak Putusan tentang perselisihan hasil. Antara lain, pada Pilkada Boven Digoel Tahun 2020 dan Pilkada Sabu Raijua Tahun 2020,” tutupnya.

 

 

Untuk diketahui, pasangan calon Harun Mustafa Nasution-Muhammad Ichwan Husein Nasution mengajukan gugatan ke MK dengan nomor perkara 32/PHPU.BUP-XXIII/2025. Dalil utama gugatan tentang keberadaan pasangan calon Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi yang tetap diikutsertakan pada kontestasi Pilkada Madina oleh KPU Madina.

(Magrifatulloh)

Berita Terkait

Pesan Kapolda Riau “Green Policing” Diabaikan”, Galian C “Ilegal” KM 18 Kulim di Wilkum Polsek Tenayan Raya Diduga Milik Timbul Pdd.“Kebal Hukum”, Dua Nama Oknum Aparat Mencuat
Ketika Kreativitas Bertemu Kemerdekaan, Lapas Binjai Hadirkan Kreasi Tumpeng
AviaMasters Crash Game – Kako Hitro‑igralci Lahko Poleti do Hitrih Zmag
Kinbet Casino Review: Quick‑Hit Wins and Intense Play
Minimum Deposit Casino – Quick‑Hit Slots, Lightning Roulette & Fast‑Track Wins
Vinci Spin Casino Online – Quick‑Hit Slots, Live Action & Fast Payouts
RollXO Casino: Quick‑Play Slots and Game Show Thrills for the Fast‑Lane Player
CrownPlay Slots Review: Quick Wins, Big Thrills

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:17 WIB

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:53 WIB

PW GP Al Washliyah Pertanyakan Keistimewaan Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: “Semua Warga Negara Sama di Mata Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:02 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:19 WIB

Jangan Bangun Opini Tendensius! DPP LPPI : Pencekalan Eks Jampidsus Sudah Sesuai Aturan UU dan permintaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:13 WIB

TANGAN DINGIN PMA, PADANG LAWAS MAJU

Senin, 13 Juli 2026 - 15:59 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Berita Terbaru