Takalar – waspada24.com | Kegiatan unras di warnai aksih bakar ban yang di lakukan oleh Sapma PP Gowa di tegah jalan raya kabupaten takalar depan SPBU kalampa kabupaten Takalar sabtu,14/02/2026
Unras yang lakakun oleh Sapma PP gowa ini menjadi pusat sorotan dari pengguna jalan dan beberapa petani merasa geram atas tindakan yang mengatas namakan untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat yang terjadi di kecamatan pattallasang kelurahan bajeng
di mana kegiatan ini yang diduga kuat hanya untuk kepentingan pribadi salaseorang oknum yang tidak bertanggung jawab hingga harus mengorbankan sapma pp asal kabupten gowa untuk melakukan akshi di depan spbu kalampa kabupaten takalar
sontak wahyu dan para petani lainnya yang berdomisili di kelurahan bajeng mengeluarkan sikap tegas untuk menghadang para unjuk rasa yang melakukan aksih yang mengatas namakan perjuangan masyarakat takalar karena hal itu tidak benar dan malah membuat kami para petani geram atas sikap mereka mengingat jika spbu kalampa tutup maka kami para petani harus mengambil bahan bakar di mana lagi
karena mengingat spbu kalampa adalah jarak yang paling dekat untuk kami mengambil bahan bakar tapi jika spbu kalampa harus tutup karna ulah para pengunjuk rasa sapma pp asal kabupaten gowa ini
bukan untuk memperjuangkan hak-hak warga kab.takalar tapi malah menambah beban kami selaku warga takalar tekhusus lagi yang bedomisili di kecamatan pattallassang kelurahan bajeng.
Wahyu juga menyoroti salasatu pengunjuk rasa yang mengatakan perkataan yang sangat tidak pantas di lontarkan didepan umum di mana perkataan tersebut mengambargan buruknya sikap sapma pp asal kabupaten gowa yang sudah mencoreng nama baik pemuda pancasila indonesia”ungkapnya”Wahyu



































