​Diplomasi Destroyer di Selat Lembeh

Tamrin L.

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:05 WIB

50181 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com Debur ombak Laut Sulawesi pada Jumat, 27 Februari 2026, menjadi saksi pertemuan tiga siluet abu-abu milik TNI Angkatan Laut dengan dua tamu besi dari utara.

Hari itu, Satuan Patroli (Satrol) Kodaeral VIII menjalankan mandat diplomasi di atas gelombang.

Mereka menjemput JS Yamagiri dan JS Shiranui, sepasang kapal penghancur (destroyer) kebanggaan Japan Maritime Self-Defence Force (JMSDF) yang tengah melintas menuju Pelabuhan Bitung.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kedatangan dua kapal kelas Asagiri dan Asahi ini bukan sekadar mampir untuk urusan logistik atau Goodwill Port Visit and Replenishment.

Sebelum kedua kapal raksasa itu diizinkan melepas jangkar di ketenangan Selat Lembeh, mereka harus melewati serangkaian protokol militer yang ketat namun bersahabat.


Di sinilah peran KRI Selar-879, KAL Patola, dan KAL Tedung Naga menjadi krusial sebagai tuan rumah sekaligus pengawal di garda terdepan.


​Di tengah laut yang memisahkan daratan Sulawesi dengan perairan internasional, mesin-mesin kapal menderu dalam harmoni latihan Passing Exercise (Passex).

Ini adalah tarian taktis di permukaan air, di mana koordinasi antar-anjungan diuji dalam jarak yang presisi.

Tak sekadar seremonial, latihan ini menjadi panggung bagi para prajurit untuk menunjukkan ketangkasan mereka dalam berkomunikasi dan bermanuver di bawah terik matahari khatulistiwa.

​Dansatrol Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Marvill Marfel Frits, menegaskan bahwa pertemuan ini adalah laboratorium hidup bagi profesionalisme prajuritnya.

Melalui serial latihan taktis terpadu yang digelar, TNI AL berupaya mengasah interoperabilitas kemampuan untuk bekerja sama dalam satu frekuensi teknis dengan militer asing.

“Ini adalah upaya meningkatkan standar profesionalisme prajurit kita,”

ujarnya dalam sebuah penjelasan resmi.

​Namun, di balik deretan meriam dan radar canggih tersebut, terselip pesan diplomasi pertahanan yang kental.


Kehadiran unsur TNI AL dalam menyambut kapal perang negara sahabat ini merupakan manifestasi dari komitmen Indonesia dalam mempererat hubungan bilateral di bidang kemaritiman.


Di atas gelombang Sulawesi, kepercayaan antar-negara dibangun bukan lewat meja perundingan, melainkan lewat kesigapan di lapangan.

​Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi jangkar bagi stabilitas dan keamanan kawasan regional yang kian dinamis.

Dengan berakhirnya latihan di mulut Selat Lembeh, JS Yamagiri dan JS Shiranui akhirnya memasuki area anchorage dengan pengawalan penuh.

Sebuah penegasan bahwa di laut yang sama, kerja sama dan saling percaya adalah komoditas paling berharga untuk menjaga kedamaian perairan. (74M)

Berita Terkait

​Pererat Sinergi, Satrol Lantamal VIII Fasilitasi Perayaan Paskah Jemaat GMIM Bitung
​Skenario Bitung Menjaga Pintu Ekonomi
​Jejak Buronan Kayu Ilegal Berakhir, Tim Tabur Kejati Sulut Amankan Ical di Malalayang
​Sajadah Cinta di Girian: Saat Dua Bhayangkara Mengikat Janji
​Hadiri Paskah Nasional 2026, Bupati Joune Ganda Ajak Jemaat Perkuat Kerukunan di Sulawesi Utara
​Jamin Kenyamanan Warga, Kapolsek Matuari Intensifkan Patroli Malam Tim Pantera
​Optimalkan Kinerja OPD, Pemkab Minut Terapkan Manajemen Talenta dalam Rotasi Jabatan
​Dampingi Wapres Gibran ke Tateli dan Rumengkor, Gubernur YSK Pastikan Percepatan Pemulihan Pasca-Gempa

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28 WIB

Dari Bantaran Sungai Brantas, TNI Hadir Bangun Jembatan Harapan Warga Malang

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Kebenaran Akhirnya Terungkap: Mantan Warga Binaan Tegaskan Berita Negatif Sebuah Media Online Terhadap Lapas Narkotika Pematangsiantar Adalah Hoaks

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:31 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:01 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!