Lewat Safari Ramadan, DPP LIPPI Nyatakan Dukungan pada Program MBG Pemerintahan Presiden Prabowo

WASPADA24.COM

- Redaksi

Senin, 9 Maret 2026 - 01:13 WIB

50176 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Independen Pemuda Pemerhati Indonesia (DPP LIPPI) melaksanakan kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama yang dirangkaikan dengan diskusi publik pada Minggu, 8 Maret 2026. Kegiatan tersebut digelar di Caffe Jempol, yang berlokasi di Jalan Raya Tengah RT 01 RW 012 No. 1, Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan tersebut mengusung tema “Spirit Ramadan: Mempererat Ukhuwah, Mengokohkan Kedaulatan, dan Sinergi Pemerintah Tingkatkan Ekonomi Rakyat.” Acara ini dihadiri oleh jajaran pengurus DPP LIPPI, tokoh pemuda, serta sejumlah aktivis yang turut berdiskusi mengenai berbagai isu strategis kebangsaan, khususnya terkait ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, dan peran pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Ketua Umum DPP LIPPI, Dedi Siregar, dalam keterangannya menyampaikan bahwa momentum Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat ukhuwah, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun ini, kondisi pasokan bahan pangan di Indonesia masih dalam keadaan aman dan stabil. Hal ini dapat dilihat dari ketersediaan stok bahan pokok di berbagai daerah serta harga yang relatif terjangkau bagi masyarakat.

“Kami melihat kesiapan pemerintah dalam menjaga pasokan dan harga bahan pangan menjelang Idul Fitri cukup baik. Ketersediaan cadangan pangan nasional masih memadai, sementara harga di pasaran secara umum masih dalam kondisi stabil dan dapat dijangkau oleh masyarakat,” ujar Dedi Siregar.

Lebih lanjut, DPP LIPPI juga memberikan apresiasi kepada Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, yang dinilai berhasil menjaga stabilitas pasokan bahan pangan nasional sehingga masyarakat tidak mengalami kekhawatiran terhadap ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Kami mengapresiasi langkah dan kebijakan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan yang dinilai berhasil memastikan ketersediaan stok bahan pangan nasional tetap aman. Stabilitas harga yang relatif terjaga di pasaran juga menjadi indikator bahwa kebijakan pemerintah berjalan dengan baik,” tambahnya.

Selain itu, DPP LIPPI juga menyatakan dukungannya terhadap berbagai program strategis yang dijalankan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam sektor ketahanan pangan nasional. Salah satu capaian penting yang mendapat perhatian adalah keberhasilan Indonesia dalam mencapai swasembada pangan, terutama komoditas beras, pada awal tahun 2026.

Menurut Dedi, capaian tersebut merupakan langkah besar bagi Indonesia dalam memperkuat kedaulatan pangan dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

“Keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan, khususnya beras, dalam waktu relatif singkat merupakan pencapaian strategis yang patut diapresiasi. Ini menjadi langkah penting bagi bangsa Indonesia untuk berdiri di atas kaki sendiri dalam pemenuhan kebutuhan pangan nasional,” jelasnya.

Tidak hanya itu, DPP LIPPI juga mendukung penuh Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas pemerintah. Program tersebut dinilai tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Menurut Dedi Siregar, program MBG memberikan efek berganda bagi perekonomian karena mampu menyerap hasil produksi petani, peternak, serta pelaku usaha kecil di berbagai daerah.

“Program Makan Bergizi Gratis memiliki dampak yang sangat luas. Selain meningkatkan kualitas gizi masyarakat, program ini juga menggerakkan ekonomi daerah karena menyerap hasil panen petani, peternak, serta pelaku UMKM. Bahkan dapur-dapur MBG yang tersebar secara nasional juga membuka banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya.

Dalam diskusi publik yang digelar dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, para peserta juga membahas pentingnya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kalangan pemuda dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
DPP LIPPI menilai bahwa semangat Ramadan harus menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas sosial, memperkokoh persatuan bangsa, serta meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Spirit Ramadan harus menjadi energi kolektif bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat ukhuwah, menjaga kedaulatan bangsa, dan bersama-sama mendorong kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan rakyat,” ungkap Dedi.

Melalui kegiatan Safari Ramadan dan buka puasa bersama ini, DPP LIPPI berharap semangat kebersamaan dan persatuan dapat terus terjaga, sekaligus memperkuat dukungan masyarakat terhadap berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional.

“Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat ukhuwah, memperkuat dialog kebangsaan, serta mendorong sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam membangun ekonomi rakyat yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tutup Dedi Siregar. (REF)

Berita Terkait

Kabar Gembira! Febiona & Agnesia Korban Keracunan MBG di Karo Kondisi Membaik, Segera Pulang Akhir Pekan Ini RSCM Bantah Isu Hilang Ingatan & Gangguan Psikotik  
Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan
Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan
Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029
Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!
Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar
Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online
“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:47 WIB

Wadan Kodaeral VIII Pimpin Kerja Bakti Lintas Instansi di Pasar Bersehati Manado

Kamis, 10 September 2026 - 17:48 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI AL, Kodaeral VIII Manado Tegaskan Kesiapsiagaan Menjaga Kedaulatan Laut Nusantara

Senin, 7 September 2026 - 21:57 WIB

Wakili Dankodaeral VIII, Wadan Kodaeral VIII Pimpin Ziarah Rombongan Peringati HUT ke-81 TNI AL

Senin, 7 September 2026 - 02:58 WIB

​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau

Senin, 7 September 2026 - 02:17 WIB

Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius

Kamis, 3 September 2026 - 18:41 WIB

Percepat Akses Ekonomi dan Pendidikan, TNI Targetkan Puluhan Jembatan di Minahasa Utara Rampung Bulan Ini

Selasa, 1 September 2026 - 16:09 WIB

Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi

Berita Terbaru