KABANJAHE | Waspada24.com – Tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah Kecamatan Kabanjahe dalam beberapa hari terakhir menyebabkan sejumlah ruas jalan tergenang air. Genangan terlihat di ruas Jalan Jamin Ginting, tepatnya di sekitar Simpang Tiga Masjid Agung dan Jalan Mariam Ginting. Hal ini sempat memunculkan berbagai tanggapan di media sosial yang menilai pemerintah kurang tanggap terhadap kondisi tersebut.
Padahal, dalam dua tahun terakhir Pemerintah Kabupaten Karo telah melakukan perbaikan dan peningkatan kapasitas saluran drainase di sepanjang jalan tersebut. Namun, masalah genangan air masih kerap terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes melalui Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Edward Pontianus Sinulingga, ST, beserta jajarannya melakukan peninjauan langsung ke lokasi saat hujan turun pada Rabu (15/04) siang.
Hasil pengecekan di lapangan mengungkapkan penyebab utama terjadinya luapan air. Edward menjelaskan bahwa saluran drainase yang sudah diperbaiki tersebut justru tersumbat oleh tumpukan sampah.
“Setelah kita cek ke lapangan, ternyata masih banyak terdapat sampah seperti ban bekas sepeda motor, sampah plastik, dan lain-lain. Hal inilah yang menyebabkan aliran air di drainase terhambat sehingga air meluap ke badan jalan,” jelas Edward.

Oleh karena itu, pihaknya menghimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kedisiplinan dalam membuang sampah. Diharapkan sampah tidak lagi dibuang sembarangan hingga terbawa arus air dan menyumbat saluran.
“Besar harapan kami agar masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Dengan begitu, sampah tidak akan terbawa ke drainase dan tidak menyebabkan penyumbatan yang berakibat pada luapan air di jalan raya,” pungkas Edward.
(Riswan)



































