Kejati Sulut Segel Aset PT HWR, Aroma Korupsi Tambang Emas Ratatotok Kian Terkuak

Tamrin L.

- Redaksi

Kamis, 18 Desember 2025 - 19:32 WIB

50330 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mitra, Sulut|Waspada24.com

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara (Kejati Sulut) resmi mengambil langkah represif terhadap PT Hakian Wellem Rumansi (PT HWR) terkait dugaan tindak pidana korupsi sektor pertambangan emas, Kamis (18/12/25).

Tim penyidik melakukan serangkaian penggeledahan dan penyitaan di beberapa titik krusial, mulai dari areal tambang di Desa Ratatotok Selatan, Kabupaten Minahasa Tenggara, hingga merambah ke kantor Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Utara di Manado.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Operasi lapangan ini menghasilkan penyitaan aset dalam skala besar yang diduga kuat berkaitan dengan praktik ilegal perusahaan tersebut.

Selain mengamankan dokumen administratif dan perangkat elektronik, penyidik menyita sedikitnya 12 unit alat berat yang terdiri dari delapan ekskavator, dua loader, dan dua articulated dump truck.

Tidak hanya itu, data penggunaan bahan kimia berbahaya jenis sianida turut disita sebagai bukti kunci dalam menelusuri alur pengelolaan emas yang menjadi objek penyidikan.

Ketegasan aparat penegak hukum ini memicu reaksi positif sekaligus desakan keras dari elemen masyarakat sipil.

Ketua LSM Garda Timur Indonesia (GTI), Fikri Alkatiri, secara terbuka memberikan apresiasi atas keberanian Kejati Sulut dalam menyegel aset PT HWR.

Namun, ia mengingatkan agar proses hukum tidak berhenti pada penyitaan fisik semata, melainkan harus menjangkau aktor intelektual di balik operasional tambang tersebut.

​Dalam pernyataannya, Fikri menyoroti adanya dugaan “main mata” antara pihak korporasi dengan oknum birokrasi yang menyebabkan kerugian negara ditaksir mencapai angka triliunan rupiah.

Ia menegaskan bahwa PT HWR diduga tetap beroperasi meskipun Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah kedaluwarsa dan Rencana Kerja serta Anggaran Biaya (RKAB) mereka telah ditolak oleh Kementerian terkait sejak tahun 2023.

Kondisi ini dianggap sebagai pelanggaran aturan yang kasat mata namun terus dibiarkan.

Selain mendesak penangkapan pemilik PT HWR, aktivis ini juga meminta kepolisian dan jaksa untuk memeriksa secara intensif Kepala Dinas ESDM Sulut.

Menurutnya, pembiaran operasional tambang yang tidak berizin tersebut mengindikasikan adanya skenario “beking” dari oknum tertentu.

Ia berharap penyidikan ini mampu membongkar keterlibatan aktor-aktor utama yang selama ini mengamankan aktivitas ilegal di wilayah Ratatotok.

​Kini, perhatian publik tertuju sepenuhnya pada progres penyidikan Kejati Sulut untuk menuntaskan perkara ini secara transparan.

Langkah penyidik yang turut menyasar instansi teknis pemerintah memberikan sinyalemen kuat bahwa penanganan kasus ini akan menyisir hingga ke akar tata kelola perizinan.

Masyarakat berharap kepastian hukum segera tegak demi memulihkan kerugian negara serta memberikan rasa keadilan bagi warga lokal yang terdampak langsung oleh aktivitas tambang tersebut. (*-74M)

Berita Terkait

​Bupati Ronald Kandoli Resmi Lantik Sejumlah Pejabat Administrator dan Pengawas Pemkab Mitra
​Penegakan Disiplin Internal di Polres Minahasa Tenggara
Nakhodai PSSI Minahasa Tenggara, Stevi Keintjem Komit Rangkul Tim Anggota Lewat Ajang Junior Cup
Ketua PersMitra Apresiasi Kinerja Pelatih Usai Menang Telak atas Pandabo FC
Perkuat Sinergitas, Bupati Ronald Kandoli dan Sekda Mitra Gelar Safari Natal ke Forkopimda Sulut
Ancam Kelestarian Hutan, Tambang Emas Ilegal di Kebun Raya Megawati Kini Jadi Incaran Polisi
​Minahasa Tenggara Perkuat Digitalisasi dan Stabilitas Harga Lewat HLM TPID-TP2DD
Pemkab Mitra Perkuat Birokrasi, Bupati Kandoli Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Selasa, 1 September 2026 - 21:51 WIB

Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:19 WIB

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:59 WIB

Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara

Berita Terbaru