SEMMI MADINA TAGIH STEDMEND POTONG KUPING KAPOLRES MADINA JIKA PETI MASIH BER OPERASI DI MANDAILING NATAL.

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 28 Februari 2025 - 20:03 WIB

50340 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, 1 Maret 2025 – Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Cabang Mandailing Natal mendesak Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, untuk menepati janjinya dalam menindak tegas aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah kabupaten Mandailing Natal. Desakan ini muncul sudah beberapa kali karna selama ini kami merasa yang di lakukan oleh Kapolres Madina hanyalah Gimmick karna paktanya sudah berapa kali penindakan tetapi peti masih tetap ber operasi.

Pada bagian lain di tanggal 17 januari 2025 cipayung plus, dan organisasi kepemudaan Madina, melaksanakan unjuk rasa di depan kantor POLRES MADINA, dan langsung di tanggapi oleh kapolres madina dengan mengucapkan stetmen mulai hari ini jika ada tambang ilegal yang beroperasi lagi maka POTONG KUPING SAYA,

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ini kami meminta denga tegas untuk membuktikan ucapannya tersebut jangan hanya pencitraan saja, karna kami lihat masih banyak tambang ilegal, yah terus ber operasi seperti baru baru ini.

“Kami menuntut Kapolres Madina untuk konsisten dalam menegakkan hukum dan menutup semua aktivitas PETI tanpa pandang bulu. Jangan sampai ada kesan tebang pilih dalam penindakan,” ujar Adek Lubis Ketua SEMMI Madina.

Sebelumnya Kapolres Madina sudah beberapa kali menegaskan akan komitmennya untuk menertibkan seluruh aktivitas PETI kenyataanya dalam pantauan kami pada hari Jum’at tanggal 28 Februari di muara soma kecamatan batang Natal Kabupaten Mandailing Natal masih bebas ber operasi menggunakan excavator.

Namun, hingga saat ini, aktivitas PETI masih marak terjadi. Mahasiswa mengeluhkan bahwa eksploitasi tambang emas ilegal di Batang Natal semakin tak terkendali, selain merusak lingkungan, juga diduga melibatkan oknum-oknum tertentu.

SEMMI Madina menegaskan akan terus mengawal isu ini dan siap menggelar aksi jika aparat penegak hukum tidak segera mengambil tindakan tegas terhadap pelaku PETI. Mereka juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan menolak segala bentuk aktivitas tambang ilegal yang merugikan.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Sinergi Polri dan Lapas Bengkalis Ungkap Peredaran Narkoba di Lapas, Kalapas : Tidak Ada Ruang Untuk Narapidana Bermain Narkoba
KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR
Pin Up Casino – Azərbaycanda onlayn kazino Pin-Up
​Sinergi Lintas Sektor, Dinas Damkar Bitung Sukses Kawal Latihan Penanggulangan Kebakaran Guskamla Koarmada II
PEMKAB KARO TEGAS: UNGGAHAN TIKTOK CATUT NAMA BUPATI SOAL PUNGLI DAN WISATA ADALAH HOAKS
Pantastis! Biaya Perlengkapan Sekolah di SMPN1 Indralaya Jadi Sorotan Publik, Orang Tua Keluhkan Beban Hingga Rp2,5jt Terbukaan Rincian Harga Tak Ada?
Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara ke-80, Polda Riau Gelar 14 Layanan Medis
Periksa Jagung Pipil di Desa Tapung Makmur, Bhabinkamtibmas Tapung Hilir Dukung Program Ketahanan Pangan

Berita Terkait

Jumat, 25 April 2025 - 17:02 WIB

Aksi Gotong Royong Bersama Warga Kelurahan Kahean Sambut HUT Kota Pematangsiantar ke-154 Tahun

Kamis, 6 Februari 2025 - 20:35 WIB

Diduga Bandar Narkoba UH Kembali Beroperasi Polisi Setengah Hati Berantas Narkoba

Senin, 27 Januari 2025 - 08:18 WIB

Langkah Berbenah, Lapas Narkotika Kelas IIA Pematangsiantar Melaksanakan Razia Insidentil Kamar Hunian

Jumat, 17 Januari 2025 - 17:11 WIB

Wartawan Yang Pro Aksi Pengrebekan Lokasi Peredaran Narkoba Oleh Polda Diancam Akan Dibunuh Sekelompok Orang Di Pematangsiantar

Berita Terbaru