Bulog Aceh Tenggara Hentikan Sementara Kerja Sama Dengan UD Kamsia

WASPADA24.COM

- Redaksi

Kamis, 10 April 2025 - 02:20 WIB

50537 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com-Bulog Kutacane menegaskan pihaknya akan memutus kerja sama dengan mitra yang terbukti pengoplosan beras ,surat yang berisi tentang temuan Pemeriksaan yang meliputi pos-pos yang dikoreksi, nilai koreksi, dasar koreksi, perhitungan.

“Mitra yang tidak disiplin akan kami ‘coret’. Mereka tidak boleh lagi menjual beras ke Bulog,” jelas Pemimpin Wilayah Pimpinan Bulog Aceh Tenggara.Fahmi Seregar.

Oleh karena itu, Fahmi meminta kepada empat kilang yang mitra dengan Bulog Aceh Tenggara untuk mematuhi ketentuan pemerintah soal ketentuan beras sesuai dengan kualitas standar medium.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengingatkan, kepada mitra,yang empat kilang tersebut,kami menerima beras sesuai standar kualitas yang di tentukan oleh pemerintah. Tim kami tetap mengecek setiap goni beras sudah sesaui aturan yang ditentukan oleh pemerintah itu baru kami terima.

“Disaat dikonfirmasi.Waspada24.com-pimpinan buloq Aceh Tenggara diruangan kerjanya selasa,08/04/25.Fahmi Seregar,di dampingi .Rijal mereka menjelaskan sebelum kami melakukan pembelian beras terhadap mitra, tiim pemeriksa kualitas kami terus memonitor dan mengawal beras hingga memenuhi syarat. Mereka pun akan rutin melakukan inspeksi mendadak,” jelas Fahmi.

Beras yang kami terima dari UD Kamsia ,mulai bulan februari-maret yang 400 ton masih didalam gudang ,belum ada satu kilo gram pun dipasarkan kepada masyarakat oleh pihak bulog.

Fahmi menyebut harga Pembelian beras Rp. 12.000 merupakan harga yang ditetapkan pemerintah. Harga tersebut adalah harga pembelian bulog untuk jenis beras medium di wilayah Aceh Tenggara.

Harga pembelian beras merupakan keputusan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) nomor 16 Tahun 2025 tanggal 31 Januari 2025.

Seiring dengan saat ini mulai memasuki masa panen seharusnya meningkatkan penyerapan beras pengadaan beras di Aceh Tenggara untuk dimasukkan Gudang Bulog.

Bulog Aceh Tenggara memaksimalkan peran para pengusaha kilang padi untuk kerja sama dengan kantor bulog Kutacane dengan pemerintah daerah dan pihak-pihak swasta sebagai mitra untuk penyerapan tersebut gabah dan beras demi membantu pemerintah menuju swasembada pangan dengan target 3 juta ton di tahun 2025 ini.

“Kata tambahan dari Pimpinan Bulog Kutacane Fahmi Seregar untuk sembilan 9 bahan pokok ditahun 2025 di proritaskan saat ini khusus jenis beras saja,” jelasnya.(M jeni).

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:47 WIB

Wadan Kodaeral VIII Pimpin Kerja Bakti Lintas Instansi di Pasar Bersehati Manado

Kamis, 10 September 2026 - 17:48 WIB

Peringati HUT Ke-81 TNI AL, Kodaeral VIII Manado Tegaskan Kesiapsiagaan Menjaga Kedaulatan Laut Nusantara

Senin, 7 September 2026 - 21:57 WIB

Wakili Dankodaeral VIII, Wadan Kodaeral VIII Pimpin Ziarah Rombongan Peringati HUT ke-81 TNI AL

Senin, 7 September 2026 - 02:58 WIB

​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau

Senin, 7 September 2026 - 02:17 WIB

Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius

Kamis, 3 September 2026 - 18:41 WIB

Percepat Akses Ekonomi dan Pendidikan, TNI Targetkan Puluhan Jembatan di Minahasa Utara Rampung Bulan Ini

Selasa, 1 September 2026 - 16:09 WIB

Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi

Berita Terbaru