Belum Setahun, Rehab Puskesmas Sultan Daulat Sudah Kropos – Pasien Rawat Inap Butuh Dokter

WASPADA24

- Redaksi

Kamis, 24 April 2025 - 03:07 WIB

50535 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Subulussalam – Sultan Daulat | Proyek rehabilitasi Puskesmas Kecamatan Sultan Daulat yang baru dikerjakan pada tahun 2024 menuai sorotan tajam. Meski belum genap setahun selesai dibangun, kondisi fisik bangunan tampak memprihatinkan. Hasil pantauan langsung di lokasi menunjukkan plafon yang sudah kropos dan hanya dicat ulang tanpa perbaikan struktural yang memadai.

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan kuat bahwa pekerjaan rehab dilakukan asal-asalan dan tidak sesuai spesifikasi teknis. Padahal, proyek ini menelan anggaran hingga ratusan juta rupiah dari keuangan negara.

Saat dikonfirmasi, Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Sultan Daulat mengaku tidak mengetahui siapa pelaksana proyek tersebut. “Kalau mau lebih jelas, silakan tanya langsung ke Dinas Kesehatan,” ujarnya singkat.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

KTU juga mengungkapkan adanya kendala serius dalam pelayanan kesehatan, khususnya di ruang rawat inap. “Pelayanan belum maksimal karena kami hanya punya satu dokter. Pasien rawat inap seringkali harus menunggu lama,” ungkapnya. Ia berharap pemerintah Kota Subulussalam segera menambah jumlah dokter agar pelayanan kepada masyarakat dapat optimal.

Terkait kondisi bangunan yang memprihatinkan, KTU kembali menegaskan bahwa dirinya baru menjabat dan tidak mengetahui detail teknis proyek, serta menyarankan media menanyakan langsung kepada dinas terkait.

Masyarakat Kecamatan Sultan Daulat mendesak agar proyek pembangunan dilakukan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan kebutuhan riil di lapangan. Mereka berharap pemerintah tidak hanya fokus pada tampilan fisik, tetapi juga kualitas serta fungsionalitas bangunan. Selain itu, penambahan tenaga medis menjadi tuntutan mendesak demi pelayanan kesehatan yang lebih baik.//Inv.**

Berita Terkait

SP2HP Terbit, Kasus Dugaan Pengeroyokan Suriati Naik Penyidikan; Keluarga Desak Polisi Usut Tuntas dan Tangkap Seluruh Pelaku
“Rp800 Ribu per KK Dipalak! Skema Pungli JADUP Siperkas Diduga Terstruktur, Aparat Didesak Bertindak
Ketakutan Menyelimuti Warga Lae Mbetar, Gangguan Keamanan Kian Meningkat
Surat Terbuka untuk Pemerintah Desa: Meminta Perlindungan dari Maraknya Keributan dan Ancaman di Tengah Warga
Mobil Wartawan Dirusak Usai Geber Knalpot dan Klakson Dini Hari, Polisi Diminta Usut Tuntas
LSM Desak Penegakan Hukum, Kasus Dugaan Korupsi Pulih Kombih Bisa Jadi Kuburan Integritas Aparat Subulussalam
Ibu Walikota Subulussalam dan Kades Sepadan laouncing Sekolah Lansia Kota Subulussalam
Klarifikasi Nurasiah: “Saya Tidak Pernah Gunakan Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi”

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:16 WIB

Pembangunan Plat Deuker Dusun 1B Bohongi Warga: Klaim Bantuan Caleg, Tapi Masuk Anggaran Dana Desa! Laporan APBDesa Suka Makmur Diduga Dimanipulasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:03 WIB

KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:10 WIB

Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:25 WIB

Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Senin, 6 Juli 2026 - 16:11 WIB

Kepala Sekolah SMPN 2 Selesai Ditegur Keras: Biarkan Bendera Koyak dan Lusuh Berkibar Tanpa Pernah Diturunkan, Langgar Hukum  

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:14 WIB

Dugaan Penyimpangan Anggaran Desa Suka Makmur, Langkat: Laporan Ungkap Mark Up, Dana Fiktif, dan Silpa Diduga Digelapkan

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:02 WIB

Kisah Mencekam Tanah Nenek Moyang yang Harus Diperjuangkan Melawan PT LNK Tanpa Dasar Hukum

Berita Terbaru