Data PKH Aceh Tenggara Diduga Ngawur, Kadis Sosial Tuli dan Abaikan Suara Rakyat Miskin! LSM Tipikor Desak Bupati Tegur Keras dan Bentuk Tim Verifikasi Khusus

WASPADA24.COM

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 12:54 WIB

50588 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Aceh Tenggara, 5 Desember 2025 – Kebijakan Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Aceh Tenggara tengah diterpa badai dugaan kecurangan.

Ketua LSM Tipikor Aceh Tenggara, Jupriyadi, meledak meluapkan kekecewaannya atas dugaan data penerima di Desa Timang Rasa, Kecamatan Tanoh Alas, yang dinilai tidak tepat sasaran dan ngawur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kepala Dinas Sosial (Kadisos), Bahagiawati, yang dituding sepenuhnya mengabaikan keluhan masyarakat yang berhak, namun terdepak dari daftar penerima bantuan.

Kami sudah berkali-kali mencoba menghubungi Kadis Sosial, Ibu Bahagiawati. Pesan WhatsApp (WA) sudah kami kirimkan berulang kali memohon klarifikasi dan tindakan atas data yang diduga kacau ini. Namun, beliau tetap bungkam, tuli, dan enggan memberikan komentar apa pun!

Ini bukan hanya ketidakpedulian, ini adalah bentuk kelalaian serius pejabat publik terhadap hajat hidup rakyat miskin,” tegas Jupriyadi dengan nada tinggi.
​Tuntutan Keras: Tegur Kades, Pendamping, dan Turunkan Tim Khusus

​Melihat sikap Kadis Sosial yang tertutup dan abai, Jupriyadi kini mendesak Bupati Aceh Tenggara untuk segera mengambil tindakan tegas. Tuntutan LSM Tipikor tidak hanya berhenti pada teguran untuk Kadis Sosial, tetapi juga menuntut aksi nyata di lapangan:

​TEGUR KERAS OKNUM LAPANGAN: Kadis Sosial, jika tidak ditegur Bupati, harus segera memberikan teguran keras kepada Pendamping PKH dan Kepala Desa Timang Rasa. Keduanya dianggap lalai dalam memverifikasi data sehingga menimbulkan kekacauan penerima bantuan.

​Jupriyadi menuntut agar Dinas Sosial segera membentuk dan menurunkan Tim Khusus Verifikasi (Fripikasi) data penerima PKH ke Desa Timang Rasa. Tim ini harus segera bekerja untuk menyisir dan memvalidasi ulang data agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan warga yang berhak.

Pengabaian tidak boleh dibiarkan menjadi budaya. Jika data PKH salah sasaran, itu sama saja merugikan keuangan negara dan menzalimi rakyat miskin yang seharusnya dibantu. Bupati harus segera turun tangan! Kami butuh aksi cepat, bukan kebisuan dari Kadis Sosial,” pungkas Jupriyadi.

​Hingga berita ini diterbitkan, upaya media untuk mendapatkan konfirmasi dari Kadis Sosial, Bahagiawati, terkait polemik data PKH dan tudingan pengabaian ini masih tidak membuahkan hasil.(Aliasa).

Berita Terkait

Puskesmas Deleng Pokhisen Jemput Bola ke Tualang Lama, Perkuat Kelas Ibu Balita Cegah Stunting
Kapolsek Bambel Kegiatan Dipompes Darul Iman
Polres Aceh Tenggara Ungkap Peredaran Sabu di Lawe Alas, 30 Paket Diamankan
PAD Tahun 2025 Tidak Capai Target. LPP Bupati Aceh Tenggara
Empat Frakasi DPRK Setujui LPP APBK Aceh Tenggara Tahun 2025.
Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial
Kaukus Nusantara Desak Pemekaran ALA Dan ABAS Jadi Solusi Jaga Keutuhan NKRI Pasca-Kericuhan di Aceh
Kapolres Aceh Tenggara Kunjungi Lapas Kelas II B Kutacane Untuk Perkuat Antara Intansi

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 19:08 WIB

Banjir Melanda Aceh, Mualem Disorot karena Bolak-Balik Kuala Lumpur, Publik Pertanyakan Kepemimpinan

Rabu, 9 September 2026 - 17:35 WIB

Pengamat Apresiasi Polres Cimahi Bongkar Home Industry Tembakau Sintetis, Ratusan Ribu Jiwa Diselamatkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:59 WIB

Sekjen PP GP AL Washliyah: Pernyataan AHY Adalah Edukasi Demokrasi, Jangan Diartikan Sebagai Ambisi Politik 2029

Senin, 7 September 2026 - 00:07 WIB

Prof DR Sutan Nasomal Sangat Heran..DI TENGAH LUASNYA KEMISKINAN RAKYAT PARA LEMBAGA TINGGI DAN KEMENTRIAN MINTA NAIK ANGGARAN !!!

Kamis, 3 September 2026 - 17:33 WIB

Pengamat: Laporan terhadap Budi Arie Dinilai Kurang Tepat, Hanya Berangkat dari Penggunaan Kata “Seandainya”Bukan Dugaan Makar

Selasa, 1 September 2026 - 21:51 WIB

Budi Arie Clear: Tak Ada Bukti Hukum Keterlibatan dalam Kasus Judi Online

Senin, 31 Agustus 2026 - 22:19 WIB

“Budi Arie Clear”, Pengamat Minta Publik Tak Terjebak Narasi dan Spekulasi Kasus Judi Online

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman

Berita Terbaru