Bitung, Sulut | Waspada24.com
Pemerintah Kota Bitung bergerak cepat memastikan kekhusyukan umat Muslim dalam menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H, Kamis (19/02/26).
Melalui Rapat Koordinasi Forum Lintas Sektoral yang digelar di Aula Merdeka Lounge Kantor Walikota pada Rabu (18/02), unsur Forkopimda berkumpul untuk menyelaraskan langkah strategis demi menjaga kondusivitas wilayah serta stabilitas pasokan kebutuhan pokok.
Walikota Bitung, Hengky Honandar, S.E., memimpin langsung jalannya pertemuan tersebut, menegaskan bahwa prioritas utama pemerintah adalah memberikan rasa aman bagi warga dalam beribadah.
Didampingi Wakil Walikota Randito Maringka dan Sekda Ignatius Rudy Theno, jajaran eksekutif bersama pimpinan TNI, Polri, serta instansi vertikal lainnya membedah berbagai potensi kerawanan yang mungkin muncul selama bulan puasa mendatang.
Fokus utama pembahasan tertuju pada penebalan pengamanan di titik-titik rawan gangguan ketertiban umum.
Aparat gabungan dari Polres Bitung, Kodim 1310/Bitung, hingga Satpol PP dijadwalkan bakal meningkatkan intensitas patroli rutin.
Langkah ini diambil untuk menertibkan segala bentuk aktivitas yang berpotensi mencederai kekhusyukan masyarakat, termasuk optimalisasi posko pengamanan terpadu di pusat-pusat keramaian.
Tak hanya aspek keamanan, sektor ketahanan pangan juga menjadi sorotan tajam dalam rapat tersebut.
Pemerintah berkomitmen menjamin kelancaran distribusi bahan pokok guna mencegah terjadinya kelangkaan.
Pengawasan ketat terhadap stok pangan di tingkat distributor terus dilakukan, skema operasi pasar murah siap digulirkan sewaktu-waktu apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan di tengah masyarakat.
Terkait dinamika sosial, regulasi mengenai operasional tempat hiburan malam turut disepakati.
Selama bulan Ramadhan, jam operasional akan dibatasi secara ketat, bahkan penutupan sementara berlaku bagi jenis usaha tertentu sesuai ketentuan yang ada.
Kebijakan ini diambil sebagai bentuk penghormatan terhadap toleransi antarumat beragama dan untuk menciptakan suasana lingkungan yang tenang bagi warga yang menjalankan ibadah puasa.
Dukungan penuh juga datang dari unsur kewilayahan TNI. Mewakili Dandim 1310/Bitung, Pasiintel Kapten Inf Lukas P. Lahama menyatakan kesiapan personelnya untuk bersinergi dengan Polri dalam menjaga posko terpadu.
“Dalam kegiatan rapat ini seluruh instansi terkait sepakat untuk bersinergi dan meningkatkan koordinasi guna menciptakan situasi yang aman, tertib, serta kondusif selama Bulan Suci Ramadhan. Partisipasi warga Bitung dalam melaporkan aktivitas mencurigakan sangat diharapkan untuk mendukung suasana tetap kondusif,”
Tegasnya.
Selain pengerahan fisik, TNI-Polri juga mengimbau masyarakat untuk proaktif melaporkan segala hal mencurigakan serta menjaga semangat kerukunan yang selama ini telah terjalin erat di Kota Bitung.
Menutup rangkaian koordinasi, seluruh instansi sepakat bahwa keberhasilan pengamanan Ramadhan tahun ini bergantung pada kuatnya kolaborasi lintas sektor.
Dengan sinergitas yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, dan partisipasi aktif warga, diharapkan suasana Ramadhan di Kota Bitung tetap berjalan aman, tertib, dan penuh kedamaian hingga hari kemenangan tiba. (74M)



































