Minut | Waspada24.com — Suasana khidmat menyelimuti Pioneer Chapel Universitas Klabat (UNKLAB) pada Kamis (26/02), saat Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus S.E., hadir untuk memberikan kuliah umum.
Kehadiran orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini disambut antusias oleh ratusan civitas akademika yang memadati ruangan sejak pagi hari.
Agenda akademik tersebut menjadi istimewa dengan kehadiran Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, yang turut mendampingi Gubernur.
Di jajaran kursi undangan, tampak Rektor UNKLAB, Pdt. Danny Rantung, PhD., bersama para wakil rektor dan dewan dosen yang memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan kerja yang dikemas dalam bingkai pendidikan ini.
Dalam orasi ilmiahnya, Gubernur Yulius Selvanus menggarisbawahi tantangan besar yang dihadapi generasi muda di era disrupsi teknologi dan globalisasi yang kian masif.
Ia menegaskan bahwa kecerdasan intelektual semata tidaklah cukup tanpa dibarengi dengan visi kebangsaan yang kokoh dan disiplin tinggi sebagai fondasi utama.
Mantan perwira tinggi TNI ini mengajak para mahasiswa untuk memandang diri mereka bukan sekadar pencari kerja, melainkan sosok pemimpin masa depan.
Ia mendorong seluruh peserta, termasuk siswa-siswi yang hadir, untuk mulai menanamkan karakter pengabdian yang tulus demi kemajuan daerah dan bangsa Indonesia.
”Mahasiswa harus berani mengambil peran sebagai agen perubahan. Kalian adalah tumpuan masa depan Sulawesi Utara. Asahlah kompetensi kalian, namun yang paling utama, jagalah integritas dan miliki semangat melayani sesama,”
ujar Yulius dengan nada tegas di hadapan peserta.
Lebih lanjut, Gubernur menyoroti pentingnya simbiose mutualisme antara pemerintah daerah dan institusi pendidikan tinggi.
Menurutnya, perguruan tinggi adalah laboratorium strategis untuk mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perubahan zaman.
Senada dengan hal tersebut, Bupati Joune Ganda dalam penyampaiannya mengapresiasi langkah Gubernur yang turun langsung ke kampus-kampus.
Baginya, momentum ini sangat krusial dalam memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, dan dunia akademik guna menciptakan ekosistem pembangunan yang terintegrasi.
Rektor UNKLAB, Danny Rantung, PhD., menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas kesediaan Gubernur berbagi perspektif dan pengalaman kepemimpinan.
Ia berharap setiap poin yang disampaikan dapat menjadi katalisator bagi mahasiswa untuk lebih termotivasi dalam merancang masa depan yang gemilang.
Acara kemudian diakhiri dengan sesi dialog interaktif yang berlangsung dinamis, di mana mahasiswa melontarkan berbagai pertanyaan kritis mengenai peluang generasi muda dalam pembangunan daerah.
Diskusi ini mempertegas komitmen bersama untuk mewujudkan Sulawesi Utara yang lebih maju, sejahtera, dan memiliki daya saing global. (74M)



































