Dikira Solusi, Ternyata Jembatan di Desa Kuning 1 Menjadi Malapetaka bagi Warga, Kuning I 22/05/2026

REDAKSI GAYO LUES

- Redaksi

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:41 WIB

5075 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan jembatan di Simpang Pinding, Desa Kuning 1, Kecamatan Bambel, Kabupaten Aceh Tenggara, yang awalnya diharapkan menjadi solusi akses masyarakat, kini justru menimbulkan keresahan bagi warga sekitar.

Gundukan badan jembatan yang dinilai terlalu tinggi dan kurang memperhatikan saluran aliran air menyebabkan air tertahan saat musim hujan dan banjir terjadi. Akibatnya, sejumlah rumah warga di sekitar lokasi menjadi terdampak banjir karena air tidak dapat mengalir dengan lancar.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Masyarakat mengeluhkan kondisi tersebut karena setiap hujan deras turun, genangan air semakin cepat meluap ke permukiman warga. Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan evaluasi serta perbaikan terhadap konstruksi jembatan agar tidak terus merugikan masyarakat.

“Awalnya kami mengira pembangunan jembatan ini akan membantu masyarakat, tetapi sekarang justru menjadi penyebab banjir di sekitar rumah warga,” ujar Muda remaja salah seorang warga setempat.

Selain mengganggu aktivitas sehari-hari, kondisi ini juga dikhawatirkan dapat merusak rumah dan lingkungan sekitar apabila tidak segera ditangani. Warga meminta adanya normalisasi saluran air serta peninjauan kembali desain jembatan agar aliran air dapat kembali lancar saat musim hujan tiba. (In)

Berita Terkait

SMAN 1 Kutacane Catat Prestasi, 117 Siswa Lolos Seleksi Nasional Perguruan Tinggi 2026
Digerebek Saat Simpan Sabu, Pria Berinisial R Diamankan Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Sabu di Lawe Bulan, Dua Terduga Pelaku Diamankan
Sambut Idul Adha 1447 H, Kapolres Aceh Tenggara Salurkan Bantuan Beras dari Kapolda Aceh kepada Personel
Bupati Aceh Tenggara Serahkan 2.540 SK PPPK Paruh Waktu
AKPERSI Buka Suara: FGD Pendidikan Bukan Proyek Berbayar, Semua Partisipasi Sukarela
Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Kabar Gembira? PPPK Paruh Waktu Pemkab Aceh Tenggara Bakal Terima SK Senin Depan

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:35 WIB

Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi

Senin, 25 Mei 2026 - 22:13 WIB

Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force

Senin, 18 Mei 2026 - 16:04 WIB

Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Desak Pemerintah Usut Legalitas Bahan Baku Industri di Aceh

Senin, 18 Mei 2026 - 14:10 WIB

Aktivitas PT Rosin Masih Berlangsung Meski Dibekukan, Publik Pertanyakan Siapa yang Membekingi Perusahaan

Senin, 11 Mei 2026 - 22:40 WIB

Kecam Pernyataan Amien Rais Soal Teddy, Ketum GP Alwashliyah: Narasi Tidak Etis dan Memecah Belah!

Senin, 11 Mei 2026 - 18:16 WIB

Kasus PT Rosin di Gayo Lues Dinilai Tidak Sekadar Administratif, Tapi Sudah Menyentuh Ranah Pidana

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:00 WIB

Stop Narasi Hoaks, Kinerja Menko Pangan Zulkifli Hasan Selaras dengan Visi Presiden Prabowo Subianto

Rabu, 29 April 2026 - 19:51 WIB

Sekjen PP GP Alwashliyah H. Saibal Putra Tegaskan Dukungan Penuh Pemekaran Provinsi Sumatera Pantai Timur

Berita Terbaru