Pedagang Selesai Direlokasi, Pasar Ciparay Segera Groundbreaking

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Sabtu, 18 Januari 2025 - 14:18 WIB

50166 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Well! Berkat Pendekatan Humanis dan Musyawarah, Pembangunan Pasar Ciparay Tanpa Gejolak

Well! Berkat Pendekatan Humanis dan Musyawarah, Pembangunan Pasar Ciparay Tanpa Gejolak

KAB BANDUNG – Pembangunan Pasar Ciparay, di Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung memasuki babak baru. Pasar terbesar di Kecamatan Ciparay ini akan segera memasuki tahapan groundbreaking atau pembangunan.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kabupaten Bandung, Dicky Anugerah mengatakan saat ini kios-kios lama di Pasar Ciparay telah selesai dibongkar. Para pedagang pun telah direlokasi ke tempat penampungan baru.

“Alhamdulillah saat ini para pedagang Pasar Ciparay telah selesai direlokasi ke tempat berdagang sementara. Insya Allah mudah-mudahan segera akan groundbreaking,” ujar Dicky usai audiensi antara perwakilan pedagang, masyarakat, Disdagin dengan Bupati Bandung, Kamis (9/1/2025).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku bersyukur karena proses relokasi pedagang yang sempat menimbulkan kekhawatiran, dapat berjalan lancar berkat kerjasama antara pemerintah daerah, pedagang, tokoh masyarakat dan unsur masyarakat lainnya.

Para pedagang kini telah menempati lokasi berdagang sementara yang telah disiapkan. Dengan begitu, diharapkan para pedagang dapat tetap berjualan dengan nyaman selama pembangunan Pasar Ciparay dilakukan.

“Keberhasilan relokasi yang tanpa gejolak ini berkat arahan Pak Bupati yang meminta seluruh pihak yang terlibat terutama pengembang, dapat melakukan pendekatan humanis dan selalu mengedepankan dialog dan musyawarah,” ungkap Dicky.

Dengan keberhasilan relokasi tanpa gejolak tersebut, Dicky optimistis seluruh tahapan pembangunan Pasar Ciparay selanjutnya, mulai dari groundbreaking hingga tahap penyelesaian dapat berjalan lancar.

Hanya saja, Dicky belum dapat memastikan kapan groundbreaking Pasar Ciparay dapat dilaksanakan. Pasalnya, Pemkab Bandung harus memastikan seluruh perizinan harus ditempuh agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Kalau waktunya (groundbreaking) belum pasti. Hanya saja Pak Bupati mewanti-wanti agar seluruh tahapan ditempuh dulu sesuai mekanisme yang berlaku,” jelasnya.

Menurutnya, sesuai arahan Bupati Dadang Supriatna, pihaknya selalu menekankan kepada pihak desa maupun pengembang agar selalu mendengarkan aspirasi dan masukan dari seluruh stakeholder terkait, termasuk pedagang dan masyarakat sekitar.

“Hal ini bertujuan untuk meminimalisir potensi konflik dan memastikan pembangunan berjalan sesuai harapan bersama. Intinya tempuh semua prosedur dan normatif,” tambah Dicky.

Meski demikian, ia mengakui saat ini muncul sedikit permasalahan di lapangan dengan munculnya oknum pedagang yang berdagang di pinggir jalan. Padahal pihak pengembang dan pihak desa telah menyediakan tempat berjualan khusus bagi para pedagang.

“Hal ini sedikit menimbulkan kecemburuan dari pedagang lain. Selain itu, mereka yang berdagang di pinggir jalan ini juga menimbulkan komplain dari masyarakat lain karena menganggu arus lalu lintas. Insya Allah akan segera ditertibkan,” kata dia.

Sebagai informasi, pembangunan Pasar Ciparay ini dilakukan oleh pemerintah Desa Ciparay karana lahannya merupakan tanah carik milik Desa Ciparay. Pihak Desa Ciparay sebelumnya melakukan beauty contest atau tender untuk mencari pengembang Pasar Ciparay ini. (**)

Berita Terkait

Klarifikasi Keluarga: Tuduhan Kalapas Labuhan Ruku dan Ka KPLP minta uang kepada almarhum Fanny Ismail Peranginangin tidak benar
Polsek Tapung Hilir Hasilkan 4 Ton Jagung Pipil – Siap Dijual Ke Bulog Tandun Melalui Bulog Kampar
Kasus Mandek Berbulan-Bulan, Keluarga Satria Aritonang Sebut Janji Pengacara Tinggal Retorika
JEMBATAN PENGHUBUNG ANTARA DESA PINTU RIME DAN DESA PERTIK DI KECAMATAN PINING MEMBUTUHKAN PERHATIAN KITA
KELUARGA ALMARHUM SATRIA ARITONANG TUNTUT PENGEMBALIAN UANG JASA ADVOKAT SEBESAR RP 40 JUTA KARENA DINILAI WANPRESTASI
Tingkatkan Kualitas SDM, Lapas Labuhan Ruku Gelar Pembinaan Pendidikan Bersama PKBM Amanah Alwasliyah Indrapura
Usai Ikrar Pemasyarakatan, Lapas Labuhan Ruku Gerak Cepat Lakukan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Tes Urine Petugas dan Warga Binaan
Pemerintah Desa Lengkese Kawal Penyaluran Bantuan Pangan 2026, Warga Merasa Terbantu

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:56 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:46 WIB

​Dituding Muat Berita Sepihak Tanpa Klarifikasi, Tiga Media Siber Disomasi Dansatrol

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:57 WIB

​Gelar Adat untuk Sang Komandan Satrol di Hari Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:42 WIB

Terima Gelar Adat Tonsea di Hari Kebangkitan Nasional, Dandim 1310/Bitung Ajak Warga Jaga Harmonisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:06 WIB

​Kala Jaket Adat Mengikat Sinergitas Kota Cakalang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:41 WIB

​Gerebek Kamar Kost di Aertembaga, Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Pengedar 130 Butir Trihexyphenidyl

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:08 WIB

Mengikat Retakan Sosial dari Pesisir Lembeh

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:41 WIB

Laporan Khusus: Bara di Pesisir Bitung, Saat Petani Terusir dari “Surga” Kelapa Leluhur

Berita Terbaru