Operasi Gabungan TNI AL dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Manusia

Tamrin L.

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:20 WIB

50538 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Waspada24.com,

 

Dalam upaya menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia, TNI AL melalui Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 22 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural di Pelabuhan Somel Pos Marinir Pancang Dusun H.Beddu Rahim 01 Desa Pancang, Kec. Utara, Kab. Nunukan, Prov. Kalimantan Utara. Sabtu (22/02/25).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Menurut Komandan Lanal Nunukan Kolonel Laut (P) Handoyo, S.H., M.Si.,  M.Tr.Opsla, dalam keterangan persnya, operasi gabungan ini berawal dari informasi rencana kedatangan CPMI non prosedural dengan tujuan Tawau Malaysia melalui Pulau Sebatik Perbatasan Indonesia-Malaysia. Tim gabungan kemudian mengidentifikasi dua unit mobil mencurigakan yang membawa sejumlah penumpang.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, ditemukan bahwa penumpang tersebut merupakan CPMI non prosedural. Mereka berjumlah 22 orang, terdiri dari 11 orang dewasa dan 11 anak-anak. Mereka kemudian dibawa ke Pos Satgas Marinir Sei Pancang untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pendalaman terhadap CPMI non prosedural menunjukkan bahwa biaya yang dikenakan untuk penyaluran ilegal tersebut sebesar RM 1.000.

selain itu, Operasi ini menunjukkan sinergitas prajurit Lanal Nunukan bersama tim gabungan dalam menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia.

Tindakan ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia dengan memaksimalkan pengawasan perbatasan maritim guna mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan manusia terutama di wilayah perairan Nusantara. (*-Talia)

Berita Terkait

Aktivis Nasional Dedi Siregar: Bendera Identitas di Samarinda Bukan Serta-Merta Simbol Separatisme, Apresiasi Respons Cepat Pangdam VI/Mulawarman
Kepala BNN dan Jajaran Di Apresiasi, Ringkus Gembong Narkoba Kado HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Aktivis Nasional Kombes Reza Chairul Sosok Tepat Komandani Upacara HUT ke-81 RI di Istana Negara
PW GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Imbauan Panglima TNI: Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi Narasi yang Belum Terverifikasi
FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
PW GP Al Washliyah Pertanyakan Keistimewaan Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: “Semua Warga Negara Sama di Mata Hukum
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:36 WIB

Soroti Kinerja Penyidik, Tim Monev Bareskrim Polri Sambangi Mapolres Bitung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 09:21 WIB

​Kapolres Bitung Bersama Ketua Bhayangkari Hadiri Malam Toast Kenegaraan HUT ke-81 RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:27 WIB

​Pimpin Upacara Kemerdekaan, AKBP Arie Sulistyo Tegaskan Komitmen Pelayanan Humanis Polres Bitung

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:46 WIB

​Mantapkan Kedisiplinan Generasi Muda, Kejari Bitung Dukung Pengukuhan Paskibraka

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 20:56 WIB

​Dandim 1310/Bitung Letkol Inf Dewa Made DJ Kawal Khidmatnya Tradisi Taptu dan Pawai Obor

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:47 WIB

​Respon Cepat Laporan Warga, Satreskrim Polres Bitung Amankan Dua Terduga Pelaku Penganiayaan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 23:02 WIB

Lebih dari Tugas Keamanan, Polres Bitung Turun Tangan Donor Darah demi Selamatkan Nyawa Pasien

Rabu, 25 Februari 2026 - 22:18 WIB

​Sajadah di Aspal Ranowulu

Berita Terbaru