Ketua GMNI Madina Minta Kapolri Turun Tangan Tuntaskan PETI di Madina .

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Selasa, 11 Maret 2025 - 07:38 WIB

501,063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Waspada24.com.// .Mandailing Natal – Tambang emas ilegal yang menggunakan alat berat di aliran Sungai Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), semakin meresahkan.

Aktivitas tambang yang tidak bertanggung jawab ini telah mengubah aliran sungai yang seharusnya menjadi sumber air bersih menjadi aliran lumpur kotor.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

 

Tak hanya itu, kematian ikan, erosi tanah, dan kerusakan ekologis lainnya terjadi tanpa henti akibat keserakahan manusia.

 

Ironisnya, praktik tambang ilegal ini diduga mendapat perlindungan dari oknum Aparat Penegak Hukum (APH) yang justru mengorbankan keadilan demi keuntungan pribadi.

Mereka berpura-pura tidak tahu dan bahkan seolah membiarkan alat berat seperti ekskavator terus merusak bumi tanpa hambatan. Akibatnya, masyarakat kecil harus menanggung dampak lingkungan yang rusak parah.

 

Jika situasi ini terus dibiarkan, kerusakan lingkungan yang tidak dapat diperbaiki akan menjadi warisan kelam bagi generasi mendatang.

 

Lingkungan hidup bukanlah milik segelintir orang yang tamak, dan tidak ada alasan membiarkan kerakusan menghancurkan masa depan. Hukum seharusnya ditegakkan dengan tegas dan adil tanpa pandang bulu.

 

Organisasi Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Madina menyatakan kekecewaannya terhadap aparat kepolisian setempat.

 

Mereka menilai hukum di Madina seolah “tertidur” karena tidak ada tindakan tegas terhadap mafia tambang yang beroperasi terang-terangan, bahkan di depan Polsek Lingga Bayu.

 

DPC GMNI Madina secara tegas meminta Kapolri Jenderal Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., untuk turun tangan langsung menangani kasus ini.

 

Mereka sudah kehilangan kepercayaan pada Kapolres Madina, Kapolda Sumut, dan pemerintah daerah dalam menegakkan hukum yang seadil-adilnya di Bumi Gordang Sambilan.

 

Masyarakat dan aktivis lingkungan berharap agar tindakan nyata segera dilakukan sebelum kehancuran lingkungan semakin meluas dan tidak dapat dipulihkan.

(Magrifatulloh).

Berita Terkait

Diduga Tebang Pilih, Pemko Binjai abaikan Pelanggaran Bangunan Ilegal di DAS
Bupati Takalar mendampingi Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bangun Nawoko
Lawi-Lawi Takalar Curi Perhatian LO China, Berpeluang Tembus Pasar Ekspor
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
Belasan tim mendaftar pada hari pertama pembukaan pendaftaran kejuaraan cabang Domino yang diselenggarakan Federasi Olahraga Domino Indonesia (
LEMBAGA INVESTIGASI NEGARA ( LIN ) Desak Bupati Takalar Copot Kadis PUPR dan Oknum Lurah Terkait Dugaan Pungli Pembangunan Rumah Tahfidz
Cabang Olahraga Domino Madina Selenggarakan Kejurcab
Pemda Boleh Meminjamkan Kendaraan Dinas ke Kejaksaan, Ini Aturannya  

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28 WIB

Dari Bantaran Sungai Brantas, TNI Hadir Bangun Jembatan Harapan Warga Malang

Jumat, 17 April 2026 - 20:25 WIB

Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62

Rabu, 15 April 2026 - 17:25 WIB

Kebenaran Akhirnya Terungkap: Mantan Warga Binaan Tegaskan Berita Negatif Sebuah Media Online Terhadap Lapas Narkotika Pematangsiantar Adalah Hoaks

Senin, 13 April 2026 - 18:53 WIB

Gelanggang Ayam “Vallas Arena” Rumbai Barat, Pengelola: Kami Tidak Menyediakan Tempat Untuk Berjudi

Senin, 13 April 2026 - 18:31 WIB

Marjani Ajukan Keberatan ke KPK, Kuasa Hukum Nilai Penetapan Tersangka Tidak Sah

Sabtu, 11 April 2026 - 20:01 WIB

Yudi Suseno Lantik Pejabat Administrator, Tekankan Komitmen Kerja dan Anti Zona Nyaman

Jumat, 10 April 2026 - 20:32 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Jumat, 10 April 2026 - 16:07 WIB

Semarak HBP Ke-62, Bazar Ditjenpas Sumut Diserbu Warga dan Tampilkan Karya Warga Binaan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!