Manado,Sulut|Waspada24.com
Klub sepak bola legendaris kebanggaan Kota Manado, Persma 1960, secara resmi diluncurkan kembali dalam sebuah acara meriah di Lapangan KONI Sario, Kamis (13/11/25).
Diketahui, acara bersejarah ini dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., dan dihadiri oleh Wali Kota Manado, Andrei Angouw, bersama sejumlah tokoh penting lainnya.
Dalam pidato utamanya, Gubernur Yulius Selvanus menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menghidupkan kembali “Badai Biru.”
Gubernur menekankan bahwa kebangkitan kembali Persma 1960 bukan hanya sekadar momentum peluncuran sebuah klub, tetapi merupakan manifestasi nyata dari semangat dan tekad masyarakat Sulawesi Utara untuk memajukan dunia olahraga, khususnya cabang sepak bola.
Gubernur juga berharap hal ini dapat memicu motivasi generasi muda agar berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.
Peluncuran Persma 1960 tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru dalam sejarah perjalanan klub yang pernah berjaya di kancah sepak bola nasional.
Dengan tekad kuat untuk mengembalikan kejayaan masa lalu, Persma 1960 diharapkan mampu memberikan warna baru dan energi positif bagi persepakbolaan daerah.
Kehadiran klub ini kembali ke lapangan hijau juga menjadi simbol kebanggaan yang diyakini dapat mempersatukan seluruh lapisan masyarakat Kota Manado dan sekitarnya.
Sebagai bagian dari perayaan launching yang meriah, acara tersebut dimeriahkan dengan pertandingan persahabatan eksklusif.
Laga yang dinanti-nantikan ini mempertemukan tim Persma 1960 All Star melawan Persija Glory, menyuguhkan tontonan menarik bagi para penggemar yang memadati Lapangan KONI Sario.
Pertandingan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ajang nostalgia bagi para legenda sepak bola yang terlibat.
Kegiatan peluncuran klub ini dihadiri secara lengkap oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sulawesi Utara, serta sejumlah Kepala Daerah dari berbagai kabupaten dan kota di Sulawesi Utara.
Kehadiran para pimpinan daerah tersebut menunjukkan dukungan penuh pemerintah provinsi dan daerah terhadap upaya pemajuan olahraga dan pengembalian kejayaan klub sepak bola legendaris yang sempat vakum tersebut. (74M)



































