​Memburu Deru di Ujung Fajar

Tamrin L.

- Redaksi

Sabtu, 28 Februari 2026 - 10:28 WIB

50190 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung | Waspada24.com Sorot lampu rotator biru membelah sisa gelap di sudut-sudut Kota Bitung, Sulawesi Utara, Sabtu 28 Februari 2026.

Sejak hari pertama Ramadhan 1447 Hijriah, aspal kota tak lagi dibiarkan lengang setelah santap sahur usai. Polisi kini lebih rajin bersolek di jalanan, memburu deru knalpot yang kerap mencuri kekhusyukan fajar.

​Langkah ini bukan tanpa alasan. Satuan Lalu Lintas Polres Bitung mencium gelagat lama yang kembali berulang, jalanan sepi selepas subuh sering kali disulap menjadi sirkuit dadakan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Balapan liar dan knalpot brong seolah menjadi “menu tambahan” yang merusak ritme ibadah umat Muslim di masjid-masjid.

​Patroli subuh pun diperketat. Polisi memetakan sejumlah titik panas yang lazim menjadi palagan bagi para remaja untuk memacu adrenalin.

Ruas-ruas jalan yang biasanya riuh oleh teriakan mesin kini dijaga ketat agar tak ada celah bagi aksi kebut-kebutan yang membahayakan nyawa.

​Di bawah komando Satlantas, personel kepolisian menyisir tiap jengkel aspal dengan pendekatan yang tak melulu kaku.

Di sana-sini, mereka berhenti, menyapa para pemuda yang berkumpul, lalu melemparkan imbauan persuasif. Sebuah upaya menjinakkan ego muda dengan cara-cara yang lebih humanis.

​Kasi Humas Polres Bitung, AKP Abdul Natip Anggai, menyebut gerakan ini sebagai ikhtiar menjaga ketenangan batin masyarakat.


Baginya, kenyamanan warga dalam menjalankan rukun Islam di bulan suci adalah mandat yang harus ditunaikan tanpa kompromi, namun tetap dengan hati.


​“Ini lebih kepada tindakan preventif dan edukasi. Kami tidak ingin ibadah warga terganggu oleh kebisingan yang tak perlu, apalagi oleh aksi balap liar yang mengancam keselamatan,”

ujar Abdul Natip, menegaskan posisi kepolisian sebagai penjaga ketertiban di balik seragamnya.

​Namun, polisi tak bisa bekerja sendirian di atas aspal. Abdul Natip menyadari bahwa pengawasan di jalan raya hanyalah hilir dari sebuah persoalan.

Ia mengetuk pintu kesadaran para orang tua di rumah agar lebih ketat mengawasi buah hati mereka, terutama di jam-jam rawan menjelang subuh.


​Di mata kepolisian, peran orang tua adalah benteng pertama. Mengarahkan energi masa muda ke kegiatan yang lebih maslahat, seperti tadarus atau aktivitas positif lainnya jauh lebih berharga ketimbang membiarkan mereka memacu mesin di jalanan yang licin oleh embun pagi.


​Polres Bitung memang mengedepankan wajah ramah dalam patroli kali ini. Meski begitu, ada garis tegas yang tak boleh dilalui.

Jika edukasi diabaikan dan pelanggaran yang mengancam nyawa ditemukan, aparat tak akan ragu mencabut “kartu merah” berupa penindakan sesuai aturan hukum.

​Harapannya sederhana: Bitung tetap teduh, tertib, dan kondusif. Dengan patroli yang konsisten, kepolisian ingin memastikan bahwa Ramadhan kali ini dilewati dengan penuh kedamaian, di mana deru mesin tak lagi mampu mengalahkan syahdunya lantunan doa di pengujung fajar. (74M)

Berita Terkait

Komandan Satrol Kodaeral VIII Dukung Edukasi Kemaritiman Siswa Taruna Nusantara
​Penyegaran di Gerbang Utara: Upaya Polres Bitung Menjinakkan Kompleksitas Kamtibmas
Emi Maturbongs Resmi Lantik Pengurus DPD LPM Kota Bitung Periode 2026–2031
Paulus Denny Liemintang Terpilih Aklamasi Pimpin DPD LPM Kota Bitung Periode 2026–2031
​”Sinergi Jaga Kota: Kapolres Bitung Anugerahi Piagam Khusus untuk Tokoh Muda Mario Mamuntu”
Mengalirkan Air, Membedah Nestapa di Ujung Dinas
​Usung Tema ‘Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat’, Rakernas XVIII APEKSI 2026 Resmi Bergulir
Kelas Khusus di Markas AL: Babinsa Kodim Bitung Bekali Prajurit Sathantai Ilmu Binter

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 18:33 WIB

Kodim Abdya Selesaikan Tiga Jembatan, Warga Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Senin, 20 Juli 2026 - 17:51 WIB

Program Manunggal Air Bergulir di Abdya, Kodim 0110 Bangun Sumur Bor hingga Jaringan Pipanisasi

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:49 WIB

Membelah Bukit, TMMD Hadirkan ‘Merah Putih’ di Gunung Cut

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:38 WIB

Momen Mengharukan di Penutupan TMMD Abdya, Anak-anak SD Sambut TNI dengan Penuh Semangat

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:11 WIB

Warga Gunung Cut Kagum Lihat Drama Kolosal Patriotik Prajurit TNI

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:28 WIB

Aksi Memukau Prajurit Yon TP 958/RM Hibur Masyarakat di Penutupan TMMD Abdya

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:05 WIB

Penutupan TMMD Ke-128 Diwarnai Peninjauan Infrastruktur oleh Pejabat TNI dan Pemda

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:28 WIB

Penutupan TMMD di Abdya Penuh Kepedulian, TNI Bantu Kursi Roda untuk Warga Membutuhkan

Berita Terbaru