Bitung | Waspada24.com — Di tengah semarak ibadah Ramadan 1447 Hijriah, Polres Bitung menunjukkan komitmennya tak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam merawat ruang spiritual masyarakat, Jumat (6/3/26).
Jajaran kepolisian ini turun tangan membersihkan Masjid Jami An Nur di Kelurahan Girian Bawah, Kecamatan Girian, Kota Bitung, sebuah langkah simbolis yang sarat makna sosial dan religius.
Kegiatan bersih-bersih tersebut digelar sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Indonesia Asri sekaligus upaya menumbuhkan semangat gotong royong di bulan penuh berkah.
Dengan sapu, kain pel, dan peralatan kebersihan lainnya, personel Polres Bitung bahu-membahu membersihkan area dalam hingga pekarangan masjid, memastikan tempat ibadah itu layak dan nyaman bagi para jamaah.
Dipimpin langsung Wakapolres Bitung, Kompol J.H. Daniel Korompis, S.E., rombongan yang terdiri atas Pejabat Utama (PJU) dan anggota Polres disambut hangat oleh Imam Masjid Jami An Nur, Ramly Mamonto, beserta warga sekitar.

Kehadiran aparat keamanan dalam balutan seragam dinas yang ikut menyapu lantai masjid menjadi pemandangan yang menyentuh hati banyak jamaah.
“Ini bukan sekadar aksi kebersihan, tapi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat,”
ujar Kompol Daniel. Ia menegaskan bahwa Polres Bitung ingin hadir tidak hanya saat dibutuhkan dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam hal-hal sederhana yang menyentuh kehidupan sehari-hari umat, seperti merawat rumah ibadah.
Imam Ramly Mamonto tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Polres Bitung.
“Terima kasih kepada bapak-bapak polisi yang telah peduli pada masjid kami. Ini memberi semangat baru bagi jamaah untuk terus menjaga kebersihan dan kerukunan,”
katanya.
Kegiatan ini juga menjadi cerminan nilai-nilai Ramadan yang universal: kepedulian, kerendahan hati, dan solidaritas sosial.
Dengan turun langsung ke lapangan, Polres Bitung membuktikan bahwa institusi keamanan bisa menjadi bagian aktif dalam membangun lingkungan yang asri, sehat, dan penuh kedamaian.
Lebih dari sekadar membersihkan debu dan sampah, aksi ini bertujuan membersihkan persepsi menghapus jarak antara seragam dan masyarakat.
Melalui kerja sama yang tulus, Polres Bitung berharap hubungan harmonis dengan warga terus menguat, terutama di masa-masa penting seperti bulan suci ini.
Di tengah tantangan sosial yang kompleks, langkah kecil seperti ini justru membawa dampak besar:
menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif bukan hanya lewat pengawasan, tapi lewat kepercayaan, kebersamaan, dan rasa saling menghargai yang tumbuh dari hati ke hati. (74M)



































