Bitung | Waspada24.com — Pemerintah Kota Bitung menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kedaulatan pangan nasional, Sabtu (07/03/26).
Hal ini dibuktikan melalui partisipasi aktif jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dalam agenda penanaman jagung serentak Kuartal I Tahun 2026 yang dipusatkan di Kelurahan Wangurer Barat, Kecamatan Madidir.
Langkah strategis ini merupakan bagian dari gerakan masif berskala nasional yang dikomandoi langsung oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Melalui sambungan virtual, Kapolri memimpin jalannya kegiatan yang diikuti oleh berbagai daerah di Indonesia guna memastikan akselerasi program swasembada pangan berjalan sesuai target.
Dalam instruksinya, Kapolri menegaskan bahwa gerakan menanam jagung ini bukan sekadar aktivitas seremonial.
Program ini merupakan pengejawantahan langsung dari direktif Presiden RI untuk memperkokoh benteng ketahanan pangan domestik di tengah ketidakpastian kondisi global yang kian dinamis.
Jenderal Listyo Sigit Prabowo menggarisbawahi bahwa stabilitas ekonomi nasional sangat bergantung pada kemandirian sektor agraria.
Menurutnya, ketersediaan stok pangan yang memadai adalah kunci utama agar Indonesia tidak goyah saat menghadapi fluktuasi pasar internasional yang sering kali tidak menentu.
”Program ini adalah amanah besar dari Presiden. Kita harus menyadari bahwa permintaan jagung terus melonjak, terutama untuk menyokong sektor peternakan dan berbagai industri turunan lainnya yang membutuhkan pasokan pakan dalam jumlah besar,”
ujar Kapolri dalam sambutannya secara virtual.
Lebih lanjut, Kapolri menyoroti tantangan geopolitik dunia yang berisiko mengganggu rantai pasok pangan global.
Ia berpendapat bahwa kemandirian merupakan satu-satunya jalan keluar agar Indonesia tidak terus bergantung pada komoditas impor yang rentan terhadap gangguan eksternal.
Optimisme juga digaungkan oleh Kapolri terkait potensi sumber daya alam Indonesia yang melimpah.
Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengelola kekayaan tanah air secara optimal demi mewujudkan kesejahteraan rakyat melalui kedaulatan pangan yang berkelanjutan.
Di lokasi kegiatan, Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka tampak memimpin jajaran pejabat setempat. Kehadirannya didampingi oleh Kapolres Bitung AKBP Albert Zai dan Dandim 1310 Bitung I Dewa Made Dharmawan Juniarta sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam mengawal program strategis pemerintah pusat.
Turut memberikan dukungan di lapangan Komandan Yonmarhanlan VIII Helmi Hamsyir serta perwakilan Satrol Kodaeral VIII Kapten Laut (P) Sunarko. Kehadiran unsur TNI-Polri ini mempertegas bahwa urusan pangan merupakan bagian dari pertahanan negara yang memerlukan kolaborasi terpadu.
Pemerintah Kota Bitung juga mengerahkan perangkat teknisnya, mulai dari Asisten I Forsman F.T Dandel hingga Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Steven DJ Prok.
Kolaborasi ini melibatkan Camat Madidir Heimans Bidara Kansil serta kelompok tani binaan yang menjadi ujung tombak di lapangan.
Melalui penanaman serentak ini, pemerintah menargetkan adanya lonjakan produksi jagung nasional yang signifikan pada tahun 2026.
Target utamanya adalah memenuhi kebutuhan industri pakan ternak di dalam negeri sekaligus menekan biaya produksi bagi para peternak lokal agar harga pangan tetap stabil.
Sebagai penutup, sinergi yang ditunjukkan Forkopimda Kota Bitung diharapkan menjadi pemantik bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Dengan meningkatnya produktivitas lahan di Kelurahan Wangurer Barat, diharapkan kesejahteraan petani lokal ikut terkerek naik seiring dengan terciptanya ekosistem pangan yang mandiri. (Kiti)



































