Bitung | Waspada24.com – Sebuah apresiasi bergengsi mengalir bagi pergerakan kepemudaan di Kota Bitung. Tokoh muda lokal, Mario Mamuntu, resmi dianugerahi Piagam Penghargaan Khusus oleh Kapolres Bitung, AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. Jumat (10/07/26).
Penyerahan penghargaan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi luar biasa Mario dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Pihak kepolisian menilai komitmen Mario dalam membangun kemitraan strategis sangat membantu tugas-tugas polres di lapangan.
Momentum sakral tersebut dilangsungkan di tengah atmosfer emosional acara kenal pamit Kapolres Bitung.
Bertempat di Ruang S.H. Sarundajang Kantor Walikota Bitung pada Kamis (9/7), prosesi ini disaksikan oleh jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat.
Polres Bitung secara spesifik menyoroti rekam jejak Mario yang konsisten menjembatani program kepolisian dengan masyarakat.
Melalui berbagai stimulan di bidang kepemudaan, olahraga, keagamaan, kebudayaan, hingga aksi kemanusiaan, kolaborasi aktif berhasil tercipta.
Langkah taktis Mario dinilai mampu mengarahkan energi destruktif yang rentan menjangkiti generasi muda menjadi potensi kreatif.
Kehadirannya sebagai figur pemimpin muda memberikan ruang baru bagi milenial dan Gen Z Bitung untuk mengukir prestasi.
Dalam piagam tertulis, AKBP Albert Zai menyampaikan rasa terima kasih mendalam atas loyalitas kemitraan yang selama ini terjaga.
Sinergitas yang digagas Mario mencakup sektor edukasi fundamental, pemberdayaan ekonomi mikro, hingga penguatan jejaring sosial antarelemen.
Lebih dari sekadar seremoni, penghargaan ini diproyeksikan menjadi katalisator jangka panjang. Institusi Polri berharap apresiasi ini mampu memicu semangat seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama merawat Kota Bitung yang aman, damai, tertib, dan sejahtera.
Merespons penghargaan tersebut, Mario Mamuntu menyatakan rasa syukur yang mendalam atas perhatian yang diberikan korps baju cokelat.
Baginya, piagam tersebut bukan akhir dari pencapaian, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang besar.
“Penghargaan ini bukan sekadar pengakuan bagi saya pribadi, tetapi menjadi penyemangat untuk terus mengajak anak-anak muda Kota Bitung melakukan hal-hal positif dan mengambil bagian dalam menjaga keamanan serta persatuan di tengah masyarakat,”
ungkap Mario secara lugas.
Ia menambahkan bahwa posisinya saat ini adalah bagian dari komitmen untuk terus menginspirasi sesama. Generasi muda, menurut pandangannya, memegang kartu truf sebagai agen perubahan yang memiliki insting inovasi tinggi lewat gerakan gotong royong.
Mario menekankan bahwa pemuda fungsional tidak boleh terjebak menjadi penonton pasif dalam dinamika pembangunan daerah. Jika diberikan panggung yang tepat pada sektor-sektor strategis, mereka dipastikan menjelma menjadi pilar kekuatan wilayah yang kokoh.
Di sisi lain, Mario juga melayangkan penghormatan tinggi atas dedikasi AKBP Albert Zai selama menakhodai Polres Bitung.
Kepemimpinan perwira menengah tersebut dinilai berhasil mengubah wajah kepolisian resort menjadi lebih inklusif.
”Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H. yang telah membuka ruang kolaborasi dengan para pemuda. Beliau menunjukkan bahwa keamanan dapat diwujudkan melalui pendekatan yang humanis, kolaboratif, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat,”
tuturnya.
Menatap masa depan, Mario berharap estafet kepemimpinan di Polres Bitung yang baru akan tetap mempertahankan ritme kemitraan yang sudah solid. Keberlanjutan sinergi antara Polri, birokrasi, tokoh adat, agama, dan pemuda menjadi kunci utama kemajuan kota pelabuhan ini.
Sebagai penutup, tokoh muda ini menegaskan bahwa piagam penghargaan tersebut ia dedikasikan sepenuhnya kepada para relawan dan komunitas akar rumput.
Solidaritas kolektif dari seluruh anak muda yang bergerak bersamanya menjadi pemilik sah atas apresiasi tertinggi ini. (74M)



































