JAKARTA — Pergerakan Driver Online Nasional 2026 (PERON 26) menegaskan komitmennya untuk mempersatukan pengemudi online dan komunitas pengemudi di seluruh Indonesia dalam memperjuangkan kesejahteraan, kepastian hukum, serta perlindungan profesi.
Melalui keterangannya, Minggu (23/8), Ketua Umum PERON 26, Einsten, mengatakan, persatuan menjadi kunci agar aspirasi para pengemudi dapat disampaikan secara lebih kuat, terarah dan konstruktif kepada pemerintah, perusahaan aplikator, maupun pemangku kepentingan terkait.
“PERON 26 hadir untuk menyatukan pengemudi online di seluruh Indonesia. Kami ingin memperjuangkan kesejahteraan sekaligus memastikan profesi pengemudi mendapatkan perlindungan dan kepastian hukum,” ujar Einsten.
Ia menegaskan, PERON 26 akan terus mendorong terciptanya regulasi yang adil dan memberikan perlindungan bagi pengemudi, dengan tetap memperhatikan keberlangsungan ekosistem transportasi online secara keseluruhan.
Selain memperjuangkan kebijakan yang dinilai adil, PERON 26 juga berkomitmen membangun solidaritas dan semangat gotong royong lintas daerah sebagai kekuatan bersama para pengemudi online.
“Kami ingin PERON 26 menjadi wadah bersama bagi pengemudi untuk menyampaikan aspirasi. Suara pengemudi harus didengar dan menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan yang berkaitan dengan keberlangsungan profesi kami,” tegasnya.
Menurut Einsten, peningkatan kesejahteraan pengemudi tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan kolaborasi antara pengemudi, komunitas, pemerintah, perusahaan aplikator dan pemangku kepentingan lainnya untuk menciptakan ekosistem transportasi online yang sehat dan berkeadilan.
“Kami mengedepankan persatuan, solidaritas dan gotong-royong. Harapan kami sederhana, pengemudi online dapat bekerja dengan lebih sejahtera, memiliki kepastian hukum, serta mendapatkan perlindungan profesi yang jelas,” katanya.
Ajak Jaga Kamtibmas
Di sisi lain, Einsten mengajak seluruh pengemudi online untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar tetap kondusif, khususnya dalam menyampaikan aspirasi.
Ia menekankan bahwa, penyampaian aspirasi merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dilakukan dengan tetap mengedepankan ketertiban, keamanan dan kedamaian.
“Kami mengajak seluruh driver online untuk menyampaikan setiap aspirasi secara tertib, aman dan damai. Mari kita jaga Kamtibmas tetap kondusif dan jangan mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat merugikan kita bersama,” ujar Einsten.
Menurutnya, perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan profesi pengemudi online harus dilakukan secara konstruktif melalui komunikasi dan dialog dengan pemerintah, perusahaan aplikator, serta pemangku kepentingan terkait.
“Kami ingin aspirasi pengemudi didengar dan diperjuangkan, tetapi semuanya harus dilakukan dengan cara yang baik, tertib, aman dan damai. Persatuan dan kondusivitas adalah kekuatan kita bersama,” tegasnya.
Einsten menambahkan, PERON 26 akan terus membangun solidaritas pengemudi online di seluruh Indonesia sekaligus mendorong penyampaian aspirasi secara bertanggung jawab demi terciptanya situasi yang aman, damai dan kondusif.
“PERON 26 akan terus menjadi bagian dari perjuangan pengemudi online, dengan mengedepankan persatuan, dialog dan cara-cara yang konstruktif,” pungkasnya. (Red).

































