Operasi Gabungan TNI AL dan Tim Gabungan Gagalkan Penyelundupan Manusia

Tamrin L.

- Redaksi

Sabtu, 22 Februari 2025 - 12:20 WIB

50509 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Waspada24.com,

 

Dalam upaya menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia, TNI AL melalui Tim Second Fleet Quick Response (SFQR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama tim gabungan berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 22 orang Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non prosedural di Pelabuhan Somel Pos Marinir Pancang Dusun H.Beddu Rahim 01 Desa Pancang, Kec. Utara, Kab. Nunukan, Prov. Kalimantan Utara. Sabtu (22/02/25).

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, Menurut Komandan Lanal Nunukan Kolonel Laut (P) Handoyo, S.H., M.Si.,  M.Tr.Opsla, dalam keterangan persnya, operasi gabungan ini berawal dari informasi rencana kedatangan CPMI non prosedural dengan tujuan Tawau Malaysia melalui Pulau Sebatik Perbatasan Indonesia-Malaysia. Tim gabungan kemudian mengidentifikasi dua unit mobil mencurigakan yang membawa sejumlah penumpang.

Setelah dilakukan pemeriksaan awal, ditemukan bahwa penumpang tersebut merupakan CPMI non prosedural. Mereka berjumlah 22 orang, terdiri dari 11 orang dewasa dan 11 anak-anak. Mereka kemudian dibawa ke Pos Satgas Marinir Sei Pancang untuk dilaksanakan pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil pendalaman terhadap CPMI non prosedural menunjukkan bahwa biaya yang dikenakan untuk penyaluran ilegal tersebut sebesar RM 1.000.

selain itu, Operasi ini menunjukkan sinergitas prajurit Lanal Nunukan bersama tim gabungan dalam menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia.

Tindakan ini selaras dengan penekanan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali untuk terus menjaga kedaulatan negara dan keselamatan warga negara Indonesia dengan memaksimalkan pengawasan perbatasan maritim guna mencegah Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan penyelundupan manusia terutama di wilayah perairan Nusantara. (*-Talia)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Sedang Berantas Kebocoran APBN, Bukan Melakukan Pemborosan
Wujudkan Persatuan, Kolaborasi, dan Resolusi Ekonomi untuk Indonesia, Bukan Reformasi Jilid II
Aliansi Mahasiswa Peduli Pendidikan Soroti Perolehan Gelar Doktor Kakorlantas Polri dalam Waktu Singkat
PP GPA Sikapi Ancaman Demo BEM SI: Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan dan Stabilitas Nasional
Senior Wartawan PWI Kecewa Kebijakan Humas Kementerian Desa Tolak Tugas Liputan Jurnalis dan Surat Kerjasama Publikasi
Prof. Sutan Nasomal SH MH Penanggungjawab Timpas1 Apresiasi Langkah Rajudin Sagala Anggota DPRD Sumut Bantu Pasien Operasi Caesar Di RS Medan Mengharukan !!!
Pelatihan Bersama Antara Prajurit TNI AU Dengan Personel US Air Force
Surat Gerakan Pemuda Kebangsaan Desak Pemerintah Usut Legalitas Bahan Baku Industri di Aceh

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 15:42 WIB

Kapus UPTD Puskesmas Lawe Dua Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

Diduga Tak Transparan Rekrut Paruh Waktu, Oknum Kepsek SD N 2 Biak Muli Berinisial JM Disorot Agara

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:51 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:52 WIB

Menyapa Harapan di Ruang Operasi, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Langsung Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:54 WIB

Petani Menjerit Pupuk Langka di Aceh Tenggara

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:21 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:57 WIB

Tiga Unit Rumah di Lalap Sijago Merah Desa Seri Muda Aceh Tenggara

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:05 WIB

Dikira Solusi, Ternyata Jembatan di Desa Kuning 1 Menjadi Malapetaka bagi Warga,  Kuning I

Berita Terbaru