*LGN Umumkan Aksi Nasional Jilid II: Kepung KPK, Bareskrim, dan Kejaksaan Agung Desak Penuntasan Kasus Korupsi di Bungo* 

REDAKSI JAWA BARAT

- Redaksi

Jumat, 18 April 2025 - 10:54 WIB

50175 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

*LGN Umumkan Aksi Nasional Jilid II: Kepung KPK, Bareskrim, dan Kejaksaan Agung Desak Penuntasan Kasus Korupsi di Bungo*

 

Jakarta – Tekanan publik terhadap aparat penegak hukum kembali digemakan oleh Lingkar Gerakan Nusantara (LGN). Organisasi pemuda yang dikenal kritis terhadap isu korupsi dan tata kelola anggaran ini mengumumkan akan menggelar aksi unjuk rasa nasional jilid II, menyasar tiga institusi hukum tertinggi di negeri ini: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bareskrim Mabes Polri, dan Kejaksaan Agung RI.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Aksi dijadwalkan berlangsung pada Senin, 21 April 2025, di Jakarta, dengan satu misi tegas: mendesak penuntasan dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi.

 

“Cukup sudah pembiaran. Kalau satu institusi tak mampu, maka kami datangi semuanya. Negara tak boleh diam saat uang rakyat digerogoti,” tegas Ketua Umum LGN, Erwin Putra Harahap, saat konferensi pers, Rabu (16/4).

 

Ia menambahkan bahwa aksi ini bukan sekadar demonstrasi, melainkan representasi dari gelombang kekecewaan publik terhadap lambannya penegakan hukum.

 

“Kami tidak hanya membawa spanduk, kami membawa suara rakyat yang haus akan keadilan,” imbuh Erwin.

 

*Sorotan Tajam: Dugaan Korupsi Multilapis di Bungo*

 

LGN menyoroti sejumlah kejanggalan dalam penggunaan anggaran di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo. Dugaan praktik mark-up anggaran, pengadaan fiktif, serta keterlibatan oknum pejabat dinas dan kontraktor, disebut menjadi indikasi kuat adanya tindak pidana korupsi yang terstruktur.

 

Namun hingga kini, menurut LGN, belum ada langkah konkret dari aparat penegak hukum. Karena itu, aksi ini diatur sebagai bentuk eskalasi gerakan yang menuntut ketegasan negara.

 

“Kami tidak ingin mendengar jawaban normatif lagi. Kami ingin langkah nyata dan tegas,” kata Arigandhi, Koordinator Nasional LGN.

 

*Lima Tuntutan Tegas LGN:*

 

1. KPK segera membuka penyelidikan menyeluruh dan transparan terhadap dugaan korupsi di Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bungo.

 

2. Kapolri memerintahkan Bareskrim membentuk tim investigasi independen dan profesional.

 

3. Kejaksaan Agung melakukan audit menyeluruh terhadap proyek yang terindikasi bermasalah dan memproses hukum semua pihak yang terlibat.

 

4. Penetapan tersangka terhadap pejabat dinas dan rekanan kontraktor yang terbukti terlibat.

 

5. Kementerian Dalam Negeri melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Kepala Daerah dan OPD Kabupaten Bungo.

 

*Ultimatum Moral: Gerakan Nasional Menggeliat*

 

Menurut LGN, aksi ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang telah menjalin konsolidasi dengan berbagai elemen mahasiswa dan pemuda dari berbagai daerah. Jika tuntutan diabaikan, LGN menyatakan siap memobilisasi aksi serentak lintas wilayah.

 

“Kalau keadilan terus tidur, maka kami akan jadi alarmnya,” tegas Erwin.

“Ini bukan gertakan. Jika negara tak hadir, rakyat akan mengambil peran.”

 

*Gerakan Nurani, Bukan Agenda Politik*

 

Menepis spekulasi yang menyebut aksi ini bermuatan politis, LGN menegaskan bahwa perjuangan mereka murni digerakkan oleh nurani dan komitmen pada keadilan.

 

“Kami tidak datang untuk mencaci, tapi untuk mengingatkan. Ini panggilan tanggung jawab moral atas uang rakyat,” pungkas Arigandhi.

 

Senin pekan depan, sorotan publik akan tertuju ke jantung kekuasaan hukum negeri ini. Ketika suara pemuda kembali menggema di jalanan ibu kota, membawa pesan yang tak bisa diabaikan: rakyat menuntut keadilan, bukan janji.

Berita Terkait

Kaperwil Mitrapolisi.com Aceh: Jika Tak Bisa Buktikan Tuduhan, Dun Belanda Akan Dipertimbangkan Dilaporkan
Di Balik Gubuk Reot, Harapan Itu Kembali Menyala: GRIB Jaya Kota Medan Antar Dua Anak Kembali Bersekolah
Пин Ап Казино – играть в онлайн Pin Up Casino – официальный сайт
Kapolres Simalungun Dampingi Kunjungan Kerja Wamenkes RI, Tinjau Langsung Skrining TBC Terintegrasi Program Cek Kesehatan Gratis di Parapat
118 Hektare Mangrove di Pasir Limau Kapas Rusak, Kapolda Riau Tangkap 2 Pelaku Pakai Excavator
Kapolda Riau, Bupati Rohil dan Kejaksaan Sidak Lokasi Perusakan Mangrove di Rokan Hilir
Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mapolda Riau Meriah, Hiburan, Stand Up Comedy hingga Doorprize Warnai Acara
Pakai Tanjak, Irjen Darinto, Kapolda Riau dan Wakapolda Tanam Pohon Gaharu di Mapolda

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:39 WIB

Resmi Jabat Kapolres Gayo Lues, AKBP Cakra Donya Disambut Didong Alo dan Tari Ranup Lampuan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:25 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:59 WIB

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Ungkap Kasus Narkotika Ganja, Seorang Perempuan Diamankan

Senin, 13 Juli 2026 - 21:49 WIB

Meriah dan Penuh Keakraban, SDN 4 Blangkejeren Sambut Murid Baru dalam MPLS

Senin, 13 Juli 2026 - 09:40 WIB

MPLS SMA Negeri 1 Pining Berlangsung Penuh Semangat di Tengah Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:26 WIB

Bencana Banjir Putuskan Jalur Vital, Polri dan TNI Bersinergi Layani Masyarakat

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:39 WIB

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:40 WIB

HK Kebut Pembersihan Material Longsor, Jalan Tetumpun Kembali Bisa Dilintasi

Berita Terbaru