Pabrik Tuna di Bitung Dilalap Api, Kerugian Ditaksir Rp 2 Miliar

Tamrin L.

- Redaksi

Kamis, 13 November 2025 - 12:17 WIB

50420 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitung,Sulut|Waspada24.com

Sebuah kebakaran hebat melanda fasilitas produksi pengolahan tuna milik PT. Army Pasifik Morotai Cabang Bitung, Kamis (13/11/25).

Diketahui, amukan “si jago merah” yang dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.25 WITA di Kelurahan Madidir Unet, Kecamatan Madidir, ini menghanguskan bangunan pabrik dan menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai angka fantastis, Rp 2 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sementara itu, aparat Kepolisian, mulai dari jajaran Polres Bitung hingga Polsek Maesa, segera merespons insiden tersebut dengan terjun langsung ke lokasi kejadian.

Pengerahan personel ini bertujuan untuk memastikan keamanan area, mengumpulkan keterangan awal, dan membantu upaya pemadaman yang tengah dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bitung.

​Menurut keterangan resmi Kapolsek Maesa, AKP Ferry Padama, SH, berdasarkan kesaksian di lapangan, api pertama kali terdeteksi oleh warga yang berada di sekitar pabrik.

Saksi bernama Ahmar (42) menyebutkan bahwa ia mendengar teriakan panik yang mengarah pada munculnya kobaran api dari area pabrik pengolahan ikan tersebut.

​Dugaan awal menguat pada gangguan kelistrikan sebagai sumber pemicu kebakaran.

Hal ini diperkuat oleh kesaksian Rivaldo Padoa (18), seorang saksi lain, yang sempat melihat monitor komputernya berkedip-kedip sesaat sebelum menyadari adanya kepulan asap tebal dari arah pabrik.

Tak hanya itu, ketika dicek, titik api telah menyala hebat di dekat meteran listrik bangunan.

Meskipun Rivaldo bersama beberapa warga lain sempat berupaya melakukan pemadaman mandiri menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan air, keganasan api tak terbendung.

Kobaran dengan cepat membesar dan menjalar ke bagian-bagian lain bangunan, memaksa warga segera menghubungi pihak berwenang.

​Respons cepat ditunjukkan Polsek Maesa. Lima menit pasca kejadian, tepatnya pukul 03.30 WITA, piket Polsek langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

Aiptu Sabri Mampa (Ka SPK), Bripka Halim Laata (Ka Jaga), dan Aiptu Soeyadi Duhe, S.Sos (Piket Reskrim), yang bertindak cepat menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran.

​Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba dan langsung berjibaku memadamkan api.

Upaya penanganan darurat ini diperkuat oleh puluhan personel gabungan dari Polres Bitung di bawah pimpinan Padal IPDA C.H. Lalamentik dan jajaran, serta empat personel dari Kodim 1310/Bitung, menunjukkan sinergi aparat dalam penanganan bencana.

​Berkat kerja keras tim gabungan polisi, TNI, damkar, dan masyarakat, api akhirnya berhasil dilokalisasi dan dipadamkan sepenuhnya setelah berkobar selama hampir empat jam.

Proses pendinginan area pabrik rampung sekitar pukul 07.15 WITA. Dalam insiden ini, dipastikan tidak ada korban jiwa yang jatuh, namun kerugian material yang menimpa perusahaan tercatat sangat besar.

​Hingga berita ini diturunkan, Tim Inafis Polres Bitung telah merampungkan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mencari penyebab pasti musibah.

Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Maesa AKP Ferry Padama, SH, mengapresiasi partisipasi seluruh pihak dan mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap instalasi listrik yang berpotensi memicu bencana serupa. (74M)

Berita Terkait

​Dipicu Cekcok Soal KTP, Nelayan di Bitung Tega Tikam Rekannya Pakai Pisau
Coba Kabur dan Buang Sajam, Remaja di Kompleks Nabati Diangkut Team Tarsius
Menguak Sejarah Kota Bitung: Dari Markas Perompak Menjadi Kota Administratif Pertama di Indonesia
Sebut Polri Tak Bisa Kerja Sendiri, AKBP Arie Sulistyo Ajak Tiga Ormas Bitung Perkuat Sinergi
Sabet Juara Utama Kategori TNI/Polri, Aipda Irfan Harumkan Nama Polres Bitung di Muscle War 2026
Kapolres Bitung Tekankan Respons Cepat dan Tindak Tegas Pelaku Karhutla
​Peringati Maulid Nabi 1448 H, Polres Bitung Salurkan Bansos ke Panti Asuhan Karunia Allah
​Sidak SPBU di Bitung: Wakapolres Temukan Plat Nomor Ganda dan Dugaan Penyalahgunaan BBM

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:17 WIB

Wali Kota Bandung Terancam Diperiksa Kejari, Kasus Korupsi Penyalahgunaan Wewenang Menghangat

Sabtu, 5 April 2025 - 19:23 WIB

Makelar Kasus dan Makelar Jabatan di Seputar Korupsi Pertamina

Rabu, 26 Maret 2025 - 18:36 WIB

Korupsi Korporasi Kelapa Sawit Akibatkan Multi Dimensional Impact

Kamis, 20 Maret 2025 - 15:13 WIB

Laporan Dugaan Korupsi Disdikbud Tasikmalaya: AMAK Indonesia Desak KPK dan Kejagung Tindaklanjuti

Selasa, 18 Maret 2025 - 20:13 WIB

Diduga Selewengkan Dana BOS, Aktivis Minta APH Segera Memeriksa LPJ Dana BOS SDN 308 Tomale

Sabtu, 8 Maret 2025 - 14:05 WIB

Publik Menanti Kepastian Hukum Atas Dugaan Pengancam Kadis PMK kepada Mahasiswa

Kamis, 27 Februari 2025 - 18:22 WIB

Laporan Korupsi di Tasikmalaya: AMAK Indonesia Tuntut KPK Tindak

Rabu, 5 Februari 2025 - 19:58 WIB

Mantan Kadis PUPR Ogan Ilir Ditahan 20 Hari Terkait Dugaan Korupsi Proyek Jalan Rp 2 Miliar

Berita Terbaru