Polresta Manado dan Jajarannya Lakukan Pengecekan Harga Sembako di Wilayah Hukum Polresta Manado 

REDAKSI WASPADA 24

- Redaksi

Senin, 13 Januari 2025 - 23:49 WIB

50168 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANADO,Dalam upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok dan memastikan ketersediaan barang di pasar tradisional serta modern, Polresta Manado bersama jajarannya melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembako di sejumlah wilayah hukum Polresta Manado, Senin (13/1/2025)

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Manado Kombes Pol. Julianto Sirait melalui Kasi Humas Polresta Manado menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan serta memonitor ketersediaan bahan pokok di pasar.

“Kami melakukan pemantauan langsung agar masyarakat dapat merasakan suasana belanja yang aman dan nyaman tanpa ada kekhawatiran akan kenaikan harga bahan pokok secara tiba-tiba. Selain itu, kami juga memastikan tidak ada pihak-pihak yang sengaja melakukan penimbunan sembako,” ujar Kasi Humas Polresta Manado.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hasil pantauan menunjukkan bahwa harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan daging masih dalam batas normal. Namun, beberapa pedagang melaporkan adanya peningkatan permintaan yang berdampak pada ketersediaan stok di tingkat grosir.

Selain melakukan pengecekan, Polresta Manado juga memberikan himbauan kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga sembarangan serta menghindari praktik yang merugikan konsumen.

Kegiatan ini disambut baik oleh masyarakat, terutama para pembeli yang merasa terbantu dengan kehadiran aparat kepolisian di pasar. Polresta Manado menegaskan akan terus melakukan pengawasan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan hari besar keagamaan mendatang.

Polresta Manado dan Jajaran terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, termasuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di pasaran. Dengan turun langsung ke lapangan, Upaya ini dilakukan untuk menciptakan rasa aman bagi masyarakat dan memastikan tidak ada gangguan pada sektor perekonomian lokal. Kehadiran Polresta Manado di tengah masyarakat membuktikan dedikasi mereka dalam menjaga kesejahteraan dan kenyamanan warga Manado.

( Sofyan  )

Berita Terkait

Pererat Silaturahmi, Pemkot Manado Gelar Safari Ramadan di Malendeng
Pererat Silaturahmi, Pemkot Manado Gelar Safari Ramadan di Malendeng ​MANADO – Mengawali rangkaian agenda keagamaan di bulan suci, Pemerintah Kota Manado melaksanakan kegiatan Safari Ramadan pada Jumat (20/2). Bertempat di Masjid Jami Nurut Taqwa, Kelurahan Malendeng, Kecamatan Paal Dua, kehadiran pimpinan daerah ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat di tengah khidmatnya suasana ibadah. ​Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang didampingi langsung oleh Wakil Wali Kota, dr. Richard Sualang, memberikan apresiasi tinggi kepada umat Muslim yang tengah menjalankan kewajiban puasa. Dalam orasi singkatnya, Andrei menegaskan bahwa kekuatan utama Ibu Kota Provinsi Sulawesi Utara ini terletak pada kerukunan yang terjaga, sehingga nilai-nilai toleransi harus terus dipupuk demi keutuhan sosial. ​Lebih lanjut, Andrei menekankan bahwa hubungan harmonis antarumat beragama bukan sekadar tradisi, melainkan fondasi pembangunan. Ia mengajak seluruh jamaah untuk memaksimalkan ruang silaturahmi selama bulan Ramadan ini sebagai upaya mempererat tali persaudaraan, guna memastikan Manado tetap menjadi rumah yang sejuk bagi keberagaman. ​Sinergi antara pemangku kebijakan dan para tokoh agama juga menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut. Wali Kota berharap kolaborasi strategis yang telah terjalin selama ini dapat ditingkatkan kualitasnya. Menurutnya, dukungan dari para pemuka agama sangat krusial untuk menciptakan stabilitas wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh lapisan warga tanpa terkecuali. ​Aspek sosial lingkungan pun tidak luput dari perhatian pemerintah. Di hadapan para tokoh masyarakat, Andrei mengingatkan pentingnya peran aktif warga dalam menjaga kebersihan lingkungan serta ketertiban umum. Ia menekankan bahwa kedisiplinan kolektif dalam menjaga estetika dan keamanan kota merupakan cerminan dari nilai-nilai ibadah yang sedang dijalankan. ​Agenda religius ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat teras, di antaranya Sekretaris Daerah Kota Manado, dr. Steaven Dandel, MPH., Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Julises Oehlers, S.H., serta sejumlah Kepala SKPD. Kehadiran para tokoh agama setempat melengkapi khidmatnya acara yang ditutup dengan dialog hangat bersama para undangan.
​Hadir di Rakornas 2026, Kajati Sulut Perkuat Sinergi Pusat-Daerah dari Aspek Hukum
Perkuat Komitmen Berantas Korupsi, Kejati Sulut Peringati Hakordia
Kejati Sulut Turut Meriahkan Semangat Natal Melalui Santa Run 2025
Prajurit Yonmarhanlan VIII Bitung Ikuti Olahraga Bersama Sambut Hari Armada RI 2025
Perkuat Akuntabilitas Kejaksaan, Wakajati Sulut Hadiri Rakornas Virtual Bersama Komisi Kejaksaan RI
Law Enforcement Meets Campus, Kejati Sulut Gandeng Unima Terjun ke Desa

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:56 WIB

Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

​TNI dan Warga Bersinergi Bersihkan Jalan Penghubung Kasawari-Makawidey

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:57 WIB

​Gelar Adat untuk Sang Komandan Satrol di Hari Kebangkitan Nasional

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:42 WIB

Terima Gelar Adat Tonsea di Hari Kebangkitan Nasional, Dandim 1310/Bitung Ajak Warga Jaga Harmonisasi

Rabu, 20 Mei 2026 - 22:06 WIB

​Kala Jaket Adat Mengikat Sinergitas Kota Cakalang

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:41 WIB

​Gerebek Kamar Kost di Aertembaga, Satresnarkoba Polres Bitung Ringkus Pengedar 130 Butir Trihexyphenidyl

Jumat, 15 Mei 2026 - 20:08 WIB

Mengikat Retakan Sosial dari Pesisir Lembeh

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:41 WIB

Laporan Khusus: Bara di Pesisir Bitung, Saat Petani Terusir dari “Surga” Kelapa Leluhur

Berita Terbaru