Tokoh Agama Buddha Minta Masyarakat Dunia Tidak Menutup Mata dan Telinga Terhadap Penderitaan Rakyat Palestina

WASPADA24

- Redaksi

Minggu, 23 Maret 2025 - 12:06 WIB

50219 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 Maret 2025 – Dalam acara buka puasa bersama Al-Quds Volunteers Indonesia (AVI) bertajuk “Silaturrahmi Tokoh dan Lembaga Indonesia untuk Palestina”, Suhu Jimmu Goh/Mahabhiksu Gunabadra, Ketua Umum Ssngha Mahayana, menyampaikan pentingnya kepedulian terhadap Palestina, khususnya dari sudut pandang ajaran Buddha. Acara yang dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri RI M. Anis Matta, KH Bahtiar Nasir, Deni Syahid, dan tokoh-tokoh lainnya ini menekankan solidaritas kemanusiaan untuk rakyat Palestina.

Suhu Jimmu Goh menegaskan bahwa membela Palestina sejalan dengan amanat UUD 1945. Beliau memaparkan bagaimana ajaran Buddha, dengan prinsip-prinsip cinta kasih universal (mettā), kasih sayang (karuṇā), dan tanpa kekerasan (ahimsa), mendorong umat Buddha untuk turut serta dalam upaya perdamaian dan meringankan penderitaan rakyat Palestina.

Konflik berkepanjangan di Palestina, menurut Suhu Jimmu Goh, merupakan pelanggaran terhadap prinsip ahimsa. Penderitaan yang dialami rakyat Palestina, baik secara fisik maupun struktural, menuntut respons nyata dari umat Buddha. Lebih lanjut, beliau menjelaskan konsep pratītyasamutpāda (ketergantungan timbal balik) sebagai pemahaman penting untuk menemukan solusi yang berkelanjutan dan adil bagi konflik tersebut. Bukan hanya simpati, tetapi juga upaya memahami akar permasalahan yang menjadi kunci penyelesaian konflik.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Praktik karuṇā, lanjut Suhu Jimmu Goh, mengajak umat Buddha untuk bertindak aktif, baik melalui donasi, advokasi, maupun penyebaran kesadaran akan situasi di Palestina. Sementara itu, mettā, atau cinta kasih universal, diharapkan dapat mengirimkan energi positif untuk perdamaian dan penyelesaian yang adil bagi semua pihak yang terlibat.

Sebagai penutup, Suhu Jimmu Goh menyerukan umat Buddha untuk mengambil peran aktif dalam mewujudkan perdamaian di Palestina, dengan memanfaatkan platform masing-masing untuk meningkatkan kesadaran, berdonasi kepada organisasi kemanusiaan yang terpercaya, dan mendorong dialog damai.

Masyarakat dunia tidak boleh menutup mata dan telinga terhahadap penderitaan rakyat Palestina. Kepedulian terhadap Palestina, bukan sekadar pilihan, melainkan tanggung jawab moral bagi setiap masyarakat dunia khususnya umat Buddha.

Berita Terkait

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia
Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden
PW GP Al Washliyah Pertanyakan Keistimewaan Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: “Semua Warga Negara Sama di Mata Hukum
Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!
Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan
Jangan Bangun Opini Tendensius! DPP LPPI : Pencekalan Eks Jampidsus Sudah Sesuai Aturan UU dan permintaan
TANGAN DINGIN PMA, PADANG LAWAS MAJU
GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:24 WIB

Mayjen TNI Krido Pramono Gugah Semangat Anak Bangsa Lewat Lagu “Teruslah Melangkah”, PW GP Al Washliyah Beri Apresiasi Tinggi

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:15 WIB

Safrizal ZA Dorong Enam Kota Indonesia Jadi Penggerak Smart City ASEAN

Minggu, 5 Juli 2026 - 21:36 WIB

Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung

Rabu, 17 Juni 2026 - 06:13 WIB

PROF DR Sutan Nasomal Menyesalkan Tenaga Kerja ART Dianiaya Di Malaysia Sangat Keji Diluar Batas Prikemanusiaan

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:36 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:22 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:15 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:14 WIB

Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Mantan Ketua Komite 1 DPD RI Desak Reformasi Total Imigrasi

Berita Terbaru