Manado, Sulut|Waspada24.com
Upaya modernisasi layanan keimigrasian di Sulawesi Utara semakin gencar. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Utara, Ramdhani, kamis (11/12) melakukan inspeksi mendadak ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado untuk memantau langsung kesiapan operasional Autogate Imigrasi dan fasilitas Lounge khusus Pekerja Migran Indonesia (PMI), Minggu (14/12/25).
Peninjauan ini menjadi langkah krusial dalam memastikan peningkatan kualitas pelayanan publik dan kelancaran arus lalu lintas pelaku perjalanan internasional.
Ramdhani didampingi jajaran pejabat tinggi Kanwil Imigrasi Sulut, termasuk Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Novly Momongan, Kepala Bidang Penegakan Hukum dan Kepatuhan Internal James Sembel, serta Kepala Bidang Dokumen Perjalanan Izin Tinggal dan Status Keimigrasian Rejeki Putra Ginting.
Kunjungan kerja ini berfokus pada verifikasi fungsionalitas teknologi baru dan kesiapan infrastruktur pendukung, yang diharapkan dapat segera diresmikan untuk melayani masyarakat.
Titik utama peninjauan Kakanwil adalah unit-unit Autogate yang kini telah terpasang rapi di area kedatangan dan keberangkatan internasional.
Menurut Ramdhani, implementasi Autogate di Bandara Sam Ratulangi adalah manifestasi nyata dari komitmen Imigrasi dalam menghadirkan layanan yang efisien.
“Kehadiran Autogate di Bandara Sam Ratulangi merupakan langkah modernisasi yang signifikan. Kami menargetkan pemangkasan waktu pemeriksaan yang drastis, menjamin pengalaman layanan yang lebih cepat, aman, dan efisien bagi setiap pelaku perjalanan,”
Tegasnya, sembari menambahkan bahwa seluruh sistem sedang melalui tahap finalisasi agar berjalan sempurna saat dioperasikan penuh.
Selain fokus pada kemudahan bagi wisatawan dan masyarakat umum, Ramdhani juga memberikan perhatian khusus pada fasilitas Lounge PMI yang disediakan sebagai sarana pelayanan terpadu bagi pekerja migran.
Fasilitas ini dirancang untuk memberikan ruang tunggu yang nyaman, layanan informasi komprehensif, serta asistensi keimigrasian dan kepulangan yang terstruktur bagi para pekerja migran yang memanfaatkan Bandara Sam Ratulangi sebagai titik keberangkatan.
Ramdhani menekankan bahwa keberadaan Lounge PMI adalah wujud implementasi Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang berorientasi pada pelayanan humanis.
“Kami ingin memastikan Pekerja Migran Indonesia mendapatkan perlakuan yang layak, tertib, dan mudah diakses. Lounge ini adalah bentuk keberpihakan kami dalam menjamin kenyamanan dan keamanan PMI, baik saat proses keberangkatan maupun kedatangan,”
Jelasnya, menyoroti aspek kemanusiaan dalam setiap proses keimigrasian.
Secara keseluruhan, peninjauan ini menegaskan keseriusan Kanwil Imigrasi Sulawesi Utara dalam menghadapi peningkatan mobilitas internasional.
Dengan kesiapan Autogate untuk efisiensi dan Lounge PMI untuk pelayanan yang humanis, Imigrasi Sulut siap melangkah maju menghadirkan pelayanan publik yang modern, cepat, dan berstandar internasional di pintu gerbang utama Sulawesi Utara. (74M)



































