Panen Raya Lele dan Hidroponik, Lapas Kelas I Medan Hasilkan Ratusan Kilogram Produk Pembinaan WBP

REDAKSI MEDAN

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 15:07 WIB

50113 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan melaksanakan kegiatan panen raya ternak lele dan tanaman hidroponik sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), pada Rabu (11/03/2026) pukul 09.30 WIB hingga selesai bertempat di beranggang belakang serta area tanaman hidroponik Lapas Kelas I Medan.

Kegiatan diawali dengan panen ikan lele sebanyak 500 kilogram yang merupakan hasil budidaya warga binaan dalam program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah proses panen selesai, kolam budidaya kembali diisi (refill) sebanyak 7.000 ekor bibit ikan lele guna memastikan keberlanjutan program budidaya yang dikelola oleh warga binaan.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan panen tanaman hidroponik sebanyak 300 kilogram yang terdiri dari berbagai jenis sayuran seperti sawi, pak coy, dan kailan, hasil budidaya warga binaan melalui program pembinaan keterampilan di bidang pertanian modern.

Kegiatan panen raya ini diikuti oleh sejumlah pejabat struktural Lapas Kelas I Medan, di antaranya Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Kepala Bidang Pembinaan, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang Keamanan dan Ketertiban, Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan (Bimkemas), Kepala Seksi Pengolahan Hasil Kerja, Kepala Seksi Sarana Kerja, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, serta staf kegiatan kerja Lapas Kelas I Medan.

Mewakili Kepala Lapas Kelas I Medan, Kepala Bidang Bimbingan Kerja, Yan Patmos, menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan kemandirian yang diberikan kepada warga binaan agar mereka memiliki keterampilan produktif selama menjalani masa pembinaan.

“Melalui program budidaya lele dan tanaman hidroponik ini, warga binaan dibekali keterampilan yang dapat memberikan nilai ekonomi serta menjadi bekal yang bermanfaat ketika mereka kembali ke tengah masyarakat,” ujar Yan Patmos.(AVID)

#kemenimipas

#pemasyarakatan

#pemasyarakatansumut

#lapas1medan

Berita Terkait

Konsistensi Nur Bintang Qurahmi: Santri Asal Takalar Raih Dua Kali Juara 2 Tingkat Nasional
Pengukuhan Datuak Suku Malayu Rambai Manih Jadi Momentum Perkuat Persatuan Kaum
Warung di Wilayah Plered Ini Diduga Jadi Agen Rokok Ilegal, Aparat Diminta Bertindak
Taufik Hidayat (TH) Kembali Tenar, LP Dari Korban Lainnya “SAA” Ditangani Unit PPA Polresta Bandung
Pewarta Polrestabes Medan Salurkan Bantuan Beras Melalui Program Jumat Barokah
Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polres Sergai Hidupkan Kegiatan Kearifan Lokal Lewat Gelar Festival Layang-Layang “Semarak Langit”
Program Penyetaraan Pendidikan Narapidana, Rutan Kelas I Medan Jalin Kerja Sama dengan PKBM Bina Tunas Muda Cakrawala
PPNM Gelar Pembagian Rapor Serentak dan Apresiasi Siswa Berprestasi di Seluruh Kompleks Sekolah

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 16:30 WIB

Gotong Royong TNI dan Warga Bangun Jembatan Aramco, Mobilitas Petani Abdya Makin Lancar

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:38 WIB

Taklukkan Aceh Timur 2-0, Tim Legend 0110 Abdya Melaju ke Final Piala Pangdam IM U-43

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:31 WIB

Progres Signifikan, Kodim Abdya Bersama Warga Kebut Pembangunan Tower Air di Tangan-Tangan

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:01 WIB

Sigupai Abdya Melenggang ke Semifinal Usai Bungkam Aceh Jaya 3-0 di Blang Padang

Minggu, 26 Juli 2026 - 16:50 WIB

TNI Bersama Warga Bangun Jembatan Beton di Gunung Cut, Permudah Akses Hasil Kebun Petani

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:26 WIB

Tim U-43 Abdya Singkirkan Aceh Barat 5-2 di Piala Pangdam Iskandar Muda, Bupati Safaruddin Pimpin Langsung di Lapangan

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:00 WIB

Dalam Sepekan, Program Air Bersih Kodim Abdya Capai Kemajuan Pesat, Kini Bangun Tower Air

Jumat, 24 Juli 2026 - 08:42 WIB

Jembatan Beton Hadir di Desa Cinta Makmur, Petani Kini Lebih Mudah Mengangkut Hasil Perkebunan

Berita Terbaru