Bitung | Waspada24.com – Hujan deras yang mengguyur Kota Bitung pada Sabtu (28/3/2026) kembali menyisakan persoalan lama yang tak kunjung usai.
Kawasan Eks Pasar Kanopi, yang merupakan salah satu urat nadi aktivitas ekonomi kota, kini tampak memprihatinkan dengan pemandangan sampah yang berserakan di sepanjang jalan protokol dan area publik.
Pantauan langsung di lokasi menunjukkan sisa-sisa plastik, potongan kardus, hingga limbah organik menumpuk di badan jalan.
Arus air hujan yang kuat diduga menyeret material sampah dari tempat penampungan yang tidak terkelola dengan baik, hingga akhirnya tercecer dan mengganggu kelancaran lalu lintas bagi kendaraan maupun pejalan kaki.
Kondisi ini diperparah dengan tersumbatnya sistem drainase di sekitar kawasan tersebut.
Tumpukan limbah terlihat memenuhi mulut-mulut selokan, yang jika dibiarkan, dipastikan akan memicu genangan air atau banjir lokal apabila intensitas hujan kembali meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
Masalah klasik ini bukanlah fenomena baru bagi warga dan pedagang di Eks Pasar Kanopi.
Meski penataan kawasan sempat dilakukan, sistem pembuangan air dan tata kelola kebersihan tampaknya belum mencapai titik optimal, sehingga polemik serupa terus berulang setiap kali cuaca ekstrem melanda wilayah Bitung.
Sejumlah pedagang dan warga setempat mulai menyuarakan keluhan mereka terkait degradasi estetika dan ancaman kesehatan.

“Selaku warga setempat Kami berharap agar Pemerintah bisa memperhatikannya, karena setiap kali hujan situasinya seperti ini”
ujar Jl yang berada diseputaran Kanopi.
Selain merusak pemandangan pusat kota, tumpukan sampah yang mulai membusuk tersebut dikhawatirkan akan menimbulkan bau tidak sedap serta menjadi sarang bagi bibit penyakit di tengah pemukiman padat.
Merespons situasi ini, desakan kini tertuju pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Perumda Pasar, serta instansi terkait lainnya di lingkup Pemerintah Kota Bitung.
Diperlukan langkah evakuasi sampah secara masif serta evaluasi menyeluruh terhadap skema pengelolaan limbah di kawasan pusat ekonomi tersebut agar tidak terus-menerus merugikan publik.

Di sisi lain, edukasi terhadap kesadaran kolektif masyarakat dan pedagang menjadi poin krusial yang tidak boleh diabaikan.
Kedisiplinan untuk tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air harus diperketat, mengingat musim penghujan masih diprediksi akan berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.
Diharapkan adanya kolaborasi nyata antara pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan solusi sistematis.
Sebagai pusat aktivitas masyarakat, Kawasan Eks Pasar Kanopi sudah sepatutnya tampil bersih, nyaman, dan bebas dari ancaman banjir demi mendukung roda perekonomian Kota Bitung yang lebih sehat. (74M)


































