Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang, Kejari Usut Rutin BPJN

WASPADA24

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:17 WIB

5021 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane.Waspada24.com- Kondisi ruas Nasional Kutacane menuju Sumatera Utara (Medan) tepatnya di wilayah Kecamatan Lawe sigala-gala, Lawe Tua, Kayu Mbelin, Bambel, Semadam, Titi Pasir, Lawe Dua, Kecamatan Bukit Tusam sekitarnya Kabupaten Agara bertaburan lubang. Padahal dibangun atau diperbaiki tak tuntas-tuhtas. Padahal dialokasikan anggaran APBN 2023/2024/2025.

Jalan ini dipenuhi lubang, saluran parit wilayah tanggung jawab BPJN Aceh tersumbat sehingga musim penghujan tergenang jalan nasional. Dan sebagian besar titiknya digenangi air, sehingga membahayakan pengguna jalan yang melintas setiap hari. “Saya minta Kejaksaan Negeri Aceh Tenggara usut anggaran rutin BPJN Aceh tiga tahun ini. Anggaran tersedot miliaran tetapi perbaikan jalan nasional dan parit tak tuhtas. Bahkan, rumputan di bahu jalan semak,” ujar Ketua Barisan Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah.

Pantauan wartawan di lapangan, pada Jumat (03/07/26), menunjukkan bahwa permukaan jalan sudah tidak lagi rata dan nyaman dilalui. Lubang-lubang menganga dengan berbagai ukuran tersebar di sepanjang badan jalan. Genangan air di sejumlah titik turut memperburuk kondisi tersebut, terutama saat musim hujan, karena lubang sulit terlihat oleh pengendara.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rusaknya semakin parah sekarang, karena lubangnya tambah banyak. Sebulan yang lalu sempat ditambal, tapi bukan di titik-titik yang rusak berat. Sekarang malah makin sulit dilewati,” ungkap Amir, salah seorang pengguna jalan yang ditemui di sekitar lokasi.

Jalan yang rusak ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Provinsi Sumatera Utara dengan wilayah Aceh Tenggara. Kondisi ini menyebabkan masyarakat harus ekstra hati-hati, terutama pengendara roda dua yang sering terperosok saat melintasi jalan.

Hal senada disampaikan Kasimin, warga lainnya yang mengaku khawatir karena kerusakan jalan terus melebar dari hari ke hari. Menurutnya, jika terus dibiarkan tanpa penanganan, kerusakan bisa semakin meluas dan mengancam keselamatan warga. “Apalagi sekarang musim hujan. Lubangnya tertutup air, pengguna jalan jadi tidak tahu mana yang dalam. Ini sangat berbahaya,” ujarnya.

Menanggapi kondisi itu, Ardi (54), warga Desa Kute Lang-Lang, Kecamatan Bambel, menyampaikan harapannya agar pemerintah provinsi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Aceh segera melakukan perbaikan. Ia menyebut bahwa kerusakan paling parah berada di ruas jalan dari Dusun Paye Bute hingga ke Desa Kuning, Kecamatan Bambel.

“Kami masyarakat Kecamatan Bambel memohon agar segera dilakukan perbaikan. Jalan ini sangat penting, dan setiap hari dilalui masyarakat,” katanya.

Masyarakat berharap adanya tindakan konkret dari pemerintah agar perbaikan bisa segera dilakukan, demi kelancaran aktivitas warga dan keselamatan pengguna jalan. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak pemerintah provinsi terkait rencana perbaikan jalan lintas Medan–Kutacane tersebut.

Laporan. M. Jeni
Waspada24.com

Berita Terkait

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan
80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat, Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Tenggara Berlangsung Khidmat
Laporan panitia perayaan HUT Kabupaten Aceh Tenggara ke-52 tahun 2026
Kapus UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
Kapus UPTD Puskesmas Lawe Dua Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu
Diduga Tak Transparan Rekrut Paruh Waktu, Oknum Kepsek SD N 2 Biak Muli Berinisial JM Disorot Agara
Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 00:07 WIB

Pelukan Terakhir di Bumi Sepakat Segenep, Kapolres Aceh Tenggara Berpamitan kepada Purnawirawan

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:17 WIB

Ruas Jalan Nasional Medan–Kutacane Bertaburan Lubang, Kejari Usut Rutin BPJN

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:31 WIB

Laporan panitia perayaan HUT Kabupaten Aceh Tenggara ke-52 tahun 2026

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:28 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 16:39 WIB

Kapus UPTD Puskesmas Perawatan Kutambaru Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu, Tekankan Disiplin dan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Senin, 15 Juni 2026 - 15:42 WIB

Kapus UPTD Puskesmas Lawe Dua Serahkan SK Pegawai Paruh Waktu

Senin, 15 Juni 2026 - 08:00 WIB

Diduga Tak Transparan Rekrut Paruh Waktu, Oknum Kepsek SD N 2 Biak Muli Berinisial JM Disorot Agara

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:51 WIB

Putri Tanoh Alas di Grand Final Duta FILKOM UB 2026, Aceh Tenggara Diajak Bersatu Memberi Dukungan

Berita Terbaru