OTT KPK Terhadap Bupati Langkat Syah Afandin, Masyarakat Sesalkan Berulangnya Kasus

REDAKSI SUMUT

- Redaksi

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:08 WIB

50296 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Waspada24, Langkat

Langkat, 2 Juli 2026 – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Langkat, H. Syah Afandin yang akrab disapa Ondim, pada Kamis sore (2/7/2026). Hingga saat ini, rincian resmi mengenai kasus dan dasar penangkapan tersebut belum diumumkan secara terperinci oleh pihak KPK.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Merespons peristiwa ini, Zulham Efendi, Ketua Dewan Pengurus Daerah Lembaga Konservasi Lingkungan Hidup (DPD LKLH) Kabupaten Langkat sekaligus mantan Ketua DPC HNSI Langkat, menyampaikan rasa kekecewaan dan penyesalan yang mendalam.

 

“Kami sangat menyayangkan dan menyesalkan peristiwa ini. Sekali lagi, Bupati Langkat terjaring operasi tangkap tangan secara beruntun. Seolah-olah praktik korupsi di daerah ini belum ada habisnya, baik di tingkat daerah maupun nasional,” ujarnya.

Menurut Zulham, jika peristiwa ini terbukti benar, hal itu menjadi sinyal buruk yang berpotensi semakin mengikis kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin daerah. Ia juga menilai, peristiwa ini bisa menjadi jawaban atas doa masyarakat yang merasa terdzalimi, maupun akibat janji-janji kepemimpinan yang tidak pernah ditepati.

 

“Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa pemimpin yang satu ini kerap melontarkan janji kepada masyarakat, namun sering kali tidak diwujudkan secara nyata, baik secara pribadi, kelembagaan, maupun untuk kepentingan masyarakat luas,” tambahnya.

 

Sampai berita ini dirilis, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut. Masyarakat menunggu proses hukum berjalan secara transparan dan akuntabel.

 

Riswan/Tim/ Kepala Investigasi Waspada24 Sumut

 

 

Berita Terkait

Kasus Pembunuhan Satria Aritonang 3 Tahun Tak Selesai: Penyidik Polres Langkat Diduga “Main Mata”, Oknum BKO TNI Belum Diperiksa  
Skandal Meluas: Dugaan Markup Dana Desa Suka Makmur, Terbukti Ada Upaya Bersama Menutupi Kebenaran!  
Dana Rakyat RP44, 4 Juta Lenyap:Inspektorat Langkat Kecolongan, Siapa Bertanggung Jawab?
REKAMAN BOCOR! Kades Suka Makmur AKUI Bagi-bagi Uang Desa ke Camat & Polres, Tak Netral Pilkada! Semua Dugaan Korupsi Terbukti Nyata!
Pembangunan Plat Deuker Dusun 1B Bohongi Warga: Klaim Bantuan Caleg, Tapi Masuk Anggaran Dana Desa! Laporan APBDesa Suka Makmur Diduga Dimanipulasi
KILANG PADI MANGKRAK, DUA KALI BELANJA AMBULAN HANYA SATU KENDARAAN: DUA PROYEK DIDUGA SARANG KORUPSI TERSELUBUNG DESA SUKA MAKMUR
Bendera Merah Putih di Kantor Desa Sukamakmur Terlihat Koyak, Lusuh, dan Tak Pernah Diturunkan Melanggar Aturan – Nilai Kebangsaan
Bendera Merah Putih Koyak & Lusuh di YPIS Maju Binjai: Pelanggaran Hormat dan Aturan yang Terabaikan

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 19:17 WIB

FPII Kecam Keras Pelabelan “Londo Ireng, Kasihhati : Itu Serangan Terbuka Terhadap Martabat Insan Pers Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 - 18:46 WIB

Masih Adakah Pers Nasionalis? Ini Jawaban AKPERSI untuk Presiden

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:53 WIB

PW GP Al Washliyah Pertanyakan Keistimewaan Penahanan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: “Semua Warga Negara Sama di Mata Hukum

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:08 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Siapa Pun yang Serang Ketum Bahlil Akan Berhadapan dengan saya dan Ormas Golkar!

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:02 WIB

Fahd El Fouz Arafiq: Serangan terhadap Bahlil Sudah Kelewatan, Ormas Golkar Siap Melawan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:19 WIB

Jangan Bangun Opini Tendensius! DPP LPPI : Pencekalan Eks Jampidsus Sudah Sesuai Aturan UU dan permintaan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:13 WIB

TANGAN DINGIN PMA, PADANG LAWAS MAJU

Senin, 13 Juli 2026 - 15:59 WIB

GP Al Washliyah DKI Jakarta Dukung Komitmen Presiden Prabowo Wujudkan Indonesia Bebas Korupsi

Berita Terbaru