​Gubernur Yulius Selvanus: Penambang Rakyat Sulut Harus Legal dan Bermartabat!

Tamrin L.

- Redaksi

Minggu, 1 Februari 2026 - 10:59 WIB

50341 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Sulut | Waspada24.com

Langkah konkret diambil Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE, dalam membela nasib para penambang lokal, Minggu (01/02/26).

Bertempat di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (29/1), purnawirawan jenderal berbintang dua ini menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi XII guna membahas masa depan sektor pertambangan di Bumi Nyiur Melambai.

ADVERTISEMENT

banner 300x250

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Dalam forum krusial tersebut, Gubernur Yulius yang didampingi jajaran pejabat Pemprov Sulut, secara resmi mengajukan usulan penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).

Usulan ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah tidak ingin lagi melihat warganya terus-menerus terjebak dalam stigma penambang ilegal yang penuh risiko hukum.

​Gubernur menegaskan bahwa transformasi status penambang dari ilegal menjadi legal merupakan prioritas utama kepemimpinannya.

Ia bertekad menyelaraskan aktivitas ekonomi masyarakat dengan koridor perundang-undangan agar tercipta ekosistem kerja yang sehat dan terlindungi oleh payung hukum yang jelas.

​”Ini adalah janji saya kepada masyarakat. Penambang rakyat harus mendapat kepastian hukum agar mereka bisa bekerja dengan aman, tenang, dan bermartabat,”

Ujar Yulius dengan nada tegas di hadapan para wakil rakyat yang membidangi energi dan sumber daya mineral tersebut.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa legalisasi ini membawa efek domino positif, tidak hanya bagi kesejahteraan rumah tangga penambang, tetapi juga stabilitas fiskal daerah.

Dengan status yang legal, sektor ini diproyeksikan mampu memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

​Visi Gubernur tidak berhenti pada aspek ekonomi semata, namun juga mencakup keberlanjutan lingkungan.

Ia berharap sinergi antara pusat dan daerah mampu melahirkan regulasi yang pro-rakyat sekaligus tetap menjaga kelestarian alam, sehingga pertumbuhan ekonomi daerah dapat berjalan secara berkesinambungan.

​Dalam presentasinya, Yulius membedah tujuh poin strategis pengelolaan WPR. Poin tersebut mencakup validasi KTP penambang sesuai regulasi, penambahan kuota BBM bersubsidi khusus penambang, pengaturan pajak alat berat, hingga pengawasan ketat terhadap penggunaan bahan kimia berbahaya seperti sianida di lapangan.

​Selain teknis operasional, Gubernur juga menyoroti aspek hilirisasi dan dukungan akademis.

Ia mengusulkan penataan tata niaga hasil tambang, pelibatan perguruan tinggi melalui riset dan pendampingan BUMD, serta percepatan izin pinjam pakai kawasan hutan untuk mempermudah akses kerja rakyat secara sah.

​RDP yang turut dihadiri Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung dan Dirjen Minerba Tri Winarno ini berlangsung produktif.

Berbagai gagasan strategis yang dilemparkan Gubernur Sulut diapresiasi oleh Komisi XII dan dinilai layak menjadi bahan pertimbangan utama dalam penyusunan regulasi pertambangan nasional di masa depan. (74M)

Berita Terkait

​Kawal Kesejahteraan Warga, Dandim 1310/Bitung Pastikan Jembatan Airmadidi Tuntas Tepat Waktu
Eksistensi 526 Tahun Wanua Kema Satu: Merajut Keberagaman dan Sinergitas TNI-Rakyat di Minahasa Utara
KRI Selar-879 Gelar ‘Refreshment Exercise’ Guna Dongkrak Profesionalisme Prajurit Satrol Kodaeral VIII
Antisipasi Kriminalitas Malam Hari, Kodim 1310/Bitung Gelar Patroli Skala Besar
​TNI dan Warga Bersinergi Bersihkan Jalan Penghubung Kasawari-Makawidey
​Dituding Muat Berita Sepihak Tanpa Klarifikasi, Tiga Media Siber Disomasi Dansatrol
​Gelar Adat untuk Sang Komandan Satrol di Hari Kebangkitan Nasional
Terima Gelar Adat Tonsea di Hari Kebangkitan Nasional, Dandim 1310/Bitung Ajak Warga Jaga Harmonisasi

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:15 WIB

Tegaskan Komitmen Zero Halinar, Satopspatnal Ditjenpas Sumut Laksanakan Sidak dan Razia di Rutan Pangkalan Brandan

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:53 WIB

Dipimpin Kapolres Batu Bara, Razia Gabungan di Lapas Labuhan Ruku Tidak Temukan Narkoba dan HP Ilegal

Rabu, 27 Mei 2026 - 00:40 WIB

Lapas Sibolga Jalin Kerja Sama dengan PKBM Talora, Warga Binaan Ikuti Pendidikan Paket dan Keterampilan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 06:28 WIB

Panen Raya Jagung di Kebun SAE, Lapas Kupang Sulap Lahan Batu Karang Jadi Simbol Ketahanan Pangan NTT

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:47 WIB

Lapas Kelas I Medan Terima Kunjungan Pengawasan Anggota DPR RI Komisi XIII

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:43 WIB

Panen Raya Lele 250 Kg, Lapas Kelas I Medan Optimalkan Program Ketahanan Pangan dan Pembinaan Kemandirian

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:25 WIB

Sinergi Positif, Lapas Labuhan Ruku Terima Kunjungan Audiensi Majelis Kedatukan Melayu Batu Bara

Senin, 11 Mei 2026 - 15:54 WIB

Klarifikasi Secara Humanis, Kalapas Labuhan Ruku DR. Hamdi Hasibuan S.H., M.H Diapresiasi Sejumlah Awak Media

Berita Terbaru

ACEH TENGGARA

Tiga Unit Rumah di Lalap Sijago Merah Desa Seri Muda Aceh Tenggara

Selasa, 2 Jun 2026 - 16:57 WIB